BAGANSIAPIAPI, RIAUMADANI. com - Ribuan pengunjung menyaksikan even tradisi bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Rohil, P" />
Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Acara Bakar Tongkang
Tradisi Bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Dua Tiang Kapal Jatuh ke Laut
Senin 12 Juni 2017, 08:43 WIB
Ribuan pengunjung menyaksikan even tradisi bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Rohil, Provinsi Riau, Ahad (11/6/2017).
BAGANSIAPIAPI, RIAUMADANI. com - Ribuan pengunjung menyaksikan even tradisi bakar Tongkang di Bagan Siapiapi, Kabupaten Rokan Rohil, Provinsi Riau, Ahad (11/6/2017).

Selama acara bakar Tongkang kondisi berjalan lancar. Adapun dua tiang Tongkang jatuh ke laut. Menurut kepercayaan masyarakat Tionghoa, rezeki untuk setahun kedepan mengarah ke laut.

Sebelum tongkang dibakar, Bupati Rohil Suyatno bersama Forkopimda Provinsi Riau dan Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir didaulat untuk menaiki tongkang yang tiangnya sudah terpasang.

Setelah mereka turun, tongkang mulai dibakar dan tepat pukul 15.30 WIB, tiang kedua jatuh dan mengarah ke laut. Lautan manusia yang berada di areal tersebut langsung membubarkan diri dan mereka yang beragama Tionghoa meyakini untuk satu tahun kedepan rezeki mengarah ke laut.

"Tiang jatuh ke arah laut, berarti rezeki kebanyakan dari laut," ungkap Anggota DPRD Riau Siswaja Muljadi kepada wartawan di lokasi, usai mengikuti rangkaian bakar Tongkang.

Dikatakan pria yang akrab disapa Aseng UB ini, meski tiang jatuh ke laut bukan berarti di darat tidak ada rezeki, tetap ada hanya kepercayaan masyarakat Tionghoa mungkin lebih banyak di laut.

"Di darat juga ada rezeki. Ini hanya kepercayaan dari masyarakat. Ada yang percaya di laut lebih banyak, yang jelas inilah tradisi nenek orang Tionghoa Bagansiapiapi yang saat ini tetap terjaga dan menjadi event nasional," pungkas Asen




Editor : Tis.
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top