Menuju Riau I. 2018
Bupati Siak Syamsuar siap bertarung pada Pilkada Gubri 2018 menghadapi incumbent Andi Rachman
Syamsuar Siap Merapat ke Partai Lain Jika Tidak Diusung Golkar
Sabtu 27 Mei 2017, 23:45 WIB
Bupati Siak Syamsuar siap bertarung pada Pilkada Gubri 2018 menghadapi incumbent Andi Rachman
BANGKINANG RIAUMADNI. com - Gaung perhelatan pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) tahun 2018 sudah mulai terasa. Hal ini ditandai dengan safari politik para kandidat yang bakal bertarung, dengan turun ke tengah masyarakat.
Bahkan sejumlah nama sudah terang-terangan menyatakan siap maju di Pilgubri nanti. Nama-nama bakal calon gubernur dari sejumlah partai politik juga mulai muncul ke permukaan. Begitu juga dengan partai Golkar, ada banyak nama kader yang digadang-gadangkan bakal maju sebagai calon gubernur Riau dari partai berlambang pohon beringin ini.
Salah satunya adalah Syamsuar yang saat ini menjabat sebagai Bupati Siak. Dia telah menyatakan sikapnya untuk maju sebagai calon guberur Riau. Tapi di sisi lain, banyak pula pesaingnya sesama kader Golkar yang bakal maju dengan perahu yang sama.
Seperti nama Arsyadjuliandi Rachman, Septina Primawati, Yopi Arianto, M. Harris, Sukarmis dan Syamsuar sendiri. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kepastian siapa yang bakal maju dan siapa yang bakal mengalah. Sebab, partai Golkar belum menetapkan calon yang diusung.
Pada Kamis (25/5/17) kemarin, bakal calon gubernur Riau Syamsuar berkunjung ke kecamatan Kampa guna melakukan silahturahmi dengan masyarakat setempat. Sambutan masyarakat cukup antusias dengan kehadiran Syamsuar.
Seperti diketahui, untuk penetapan siapa yang akan diusung nanti, Partai Golkar terlebih dahulu melakukan survei elektabilitas para calon. Hal ini tentu saja akan ada nama-nama kader yang bakal tereliminasi.
Meski demikian, Syamsuar tetap bertekad untuk maju. Kalaupun tidak diusung Golkar, dia siap “pindah perahu†dari sampan Golkar. Dia akan maju sebagai calon gubernur Riau dengan partai lain.
“Kalau survei (partai Golkar) tidak memberikan harapan kepada kami, kami siap bersaing dengan calon-calon lain dari Golkar. Jika Allah meridhoi, saya sudah nyatakan sikap. Kalau diberi kesempatan, maka inilah yang terbaik bagi saya,†ujar Syamsuar.
Akan tetapi, dia tidak menyebutkan dengan partai apa dia akan maju di Pilgubri selain Golkar. Namun katanya, dia sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai yang memiliki kursi di DPRD Riau.
“Untuk maju, saya tidak harapkan dari Golkar saja. Memang Golkar punya 15 kursi. Tentu sudah bisa mengusung satu pasangan calon tanpa berkoalisi. Di mana syaratnya, hanya 13 kursi untuk satu pasang calon. Namun, kita tentu sudah komunikasi dengan partai lain,†kata dia.
Dia mengakui, banyaknya nama kader Golkar yang muncul adalah hal biasa. Karena, ini adalah proses demokrasi. “Memang banyak kader Golkar yang bakal maju. Semangat ini yang kita harapkan. Mudah-mudahan nanti hasil survei (partai) mempercayakan kami maju sebagai calon gubernur,†harapnya.
Sedangkan untuk sosok wakil, menurut Syamsuar, dia tidak terlalu banyak pilih. Katanya, untuk wakil, dia mengharapkan sosok yang bisa bekerja sama dengannya, asal daerah calon wakil juga tidak menjadi pertimbangan utama.
“Kita harapkan yang bisa bekerja sama. Memang banyak sekali bupati dan wakil memiliki hubungan yang tidak baik. Kalau bisa, wakil yang seiya sekata, satu bahasa. Kita tidak mempertimbangkan dari daratan atau pesisir,†jelasnya.
Bahkan sejumlah nama sudah terang-terangan menyatakan siap maju di Pilgubri nanti. Nama-nama bakal calon gubernur dari sejumlah partai politik juga mulai muncul ke permukaan. Begitu juga dengan partai Golkar, ada banyak nama kader yang digadang-gadangkan bakal maju sebagai calon gubernur Riau dari partai berlambang pohon beringin ini.
Salah satunya adalah Syamsuar yang saat ini menjabat sebagai Bupati Siak. Dia telah menyatakan sikapnya untuk maju sebagai calon guberur Riau. Tapi di sisi lain, banyak pula pesaingnya sesama kader Golkar yang bakal maju dengan perahu yang sama.
Seperti nama Arsyadjuliandi Rachman, Septina Primawati, Yopi Arianto, M. Harris, Sukarmis dan Syamsuar sendiri. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada kepastian siapa yang bakal maju dan siapa yang bakal mengalah. Sebab, partai Golkar belum menetapkan calon yang diusung.
Pada Kamis (25/5/17) kemarin, bakal calon gubernur Riau Syamsuar berkunjung ke kecamatan Kampa guna melakukan silahturahmi dengan masyarakat setempat. Sambutan masyarakat cukup antusias dengan kehadiran Syamsuar.
Seperti diketahui, untuk penetapan siapa yang akan diusung nanti, Partai Golkar terlebih dahulu melakukan survei elektabilitas para calon. Hal ini tentu saja akan ada nama-nama kader yang bakal tereliminasi.
Meski demikian, Syamsuar tetap bertekad untuk maju. Kalaupun tidak diusung Golkar, dia siap “pindah perahu†dari sampan Golkar. Dia akan maju sebagai calon gubernur Riau dengan partai lain.
“Kalau survei (partai Golkar) tidak memberikan harapan kepada kami, kami siap bersaing dengan calon-calon lain dari Golkar. Jika Allah meridhoi, saya sudah nyatakan sikap. Kalau diberi kesempatan, maka inilah yang terbaik bagi saya,†ujar Syamsuar.
Akan tetapi, dia tidak menyebutkan dengan partai apa dia akan maju di Pilgubri selain Golkar. Namun katanya, dia sudah berkomunikasi dengan sejumlah partai yang memiliki kursi di DPRD Riau.
“Untuk maju, saya tidak harapkan dari Golkar saja. Memang Golkar punya 15 kursi. Tentu sudah bisa mengusung satu pasangan calon tanpa berkoalisi. Di mana syaratnya, hanya 13 kursi untuk satu pasang calon. Namun, kita tentu sudah komunikasi dengan partai lain,†kata dia.
Dia mengakui, banyaknya nama kader Golkar yang muncul adalah hal biasa. Karena, ini adalah proses demokrasi. “Memang banyak kader Golkar yang bakal maju. Semangat ini yang kita harapkan. Mudah-mudahan nanti hasil survei (partai) mempercayakan kami maju sebagai calon gubernur,†harapnya.
Sedangkan untuk sosok wakil, menurut Syamsuar, dia tidak terlalu banyak pilih. Katanya, untuk wakil, dia mengharapkan sosok yang bisa bekerja sama dengannya, asal daerah calon wakil juga tidak menjadi pertimbangan utama.
“Kita harapkan yang bisa bekerja sama. Memang banyak sekali bupati dan wakil memiliki hubungan yang tidak baik. Kalau bisa, wakil yang seiya sekata, satu bahasa. Kita tidak mempertimbangkan dari daratan atau pesisir,†jelasnya.
| Editor | : | Tis.RM |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Jumat 30 Januari 2026, 07:03 WIB
Bupati Bengkalis Resmikan Pembangunan Pengembangan RSU Mutiasari di Mandau
Selasa 13 Januari 2026
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham