JUDI GELPER
GAME ZONE
Dewan Dukung Upaya Aparat Kepolisian Tindak Tegas Pemilik Arena Judi Modus Gelper
Minggu 21 Mei 2017, 23:45 WIB
GAME ZONE
PEKANBARU RIAUMADANI.com - DPRD Kota Pekanbaru medukung upaya aparat kepolisian untuk mencegah beroperasinya Gelanggang Permainan (Gelper) dengan tindakan razia judi gelper yang digelar Polda Riau awal pekan lalu di Jalan Riau, Pekanbaru. Terlebih memasuki bulan puasa pada beberapa hari mendatang.
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Yose Saputra SH, menegaskan, gelper tidak ada yang boleh beroperasi, karena diduga masih ada beberapa tempat gelper yang masih beroperasi hingga saat ini.
"Kita yakin polisi sudah paham dengan modus judi gelper tersebut. Sekarang pertanyaannya, sanggup atau tidak polisi merazianya? Tinggal kemauan saja. Sebab selama ini razia gelper ini terkesan seremonial belaka. Buktinya dari sekian banyak tempat judi gelper dirazia, tapi yang lainnya tetap buka," sebut Yose saat berbincang dengan wartawan, Minggu (21/5).
Seperti diketahui, hingga saat ini, kepolisian sudah merazia beberapa tempat judi gelper di Kota Pekanbaru. Mulai dari Golden, Pasar Bawah, Pasar Buah 88 Jalan Riau dan di tempat lainnya. Namun sayang, razia tersebut tidak menimbulkan efek jera bagi pemilik lainnya.
Bahkan semakin banyak yang buka, karena peminatnya semakin banyak. Harusnya, tambah politisi Golkar tersebut, razia harus kontinyu dilakukan. Apakah teknisnya sekali atau dua kali dalam sebulan, atau lainnya.
Jika cara seperti ini dilakukan, pihaknya meyakini, dipastikan tidak ada tempat gelper yang berani beroperasi. "Selama ini kan tidak. Razia hanya sewaktu-waktu saja. Sehingga terkesan pemiliknya tidak takut. Karena memang, meski diketahui bos gelper itu, tapi tak kunjung ditangkap. Jadi polisi harus berani membongkar lingkaran ini," imbuhnya.
Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru Yose Saputra SH, menegaskan, gelper tidak ada yang boleh beroperasi, karena diduga masih ada beberapa tempat gelper yang masih beroperasi hingga saat ini.
"Kita yakin polisi sudah paham dengan modus judi gelper tersebut. Sekarang pertanyaannya, sanggup atau tidak polisi merazianya? Tinggal kemauan saja. Sebab selama ini razia gelper ini terkesan seremonial belaka. Buktinya dari sekian banyak tempat judi gelper dirazia, tapi yang lainnya tetap buka," sebut Yose saat berbincang dengan wartawan, Minggu (21/5).
Seperti diketahui, hingga saat ini, kepolisian sudah merazia beberapa tempat judi gelper di Kota Pekanbaru. Mulai dari Golden, Pasar Bawah, Pasar Buah 88 Jalan Riau dan di tempat lainnya. Namun sayang, razia tersebut tidak menimbulkan efek jera bagi pemilik lainnya.
Bahkan semakin banyak yang buka, karena peminatnya semakin banyak. Harusnya, tambah politisi Golkar tersebut, razia harus kontinyu dilakukan. Apakah teknisnya sekali atau dua kali dalam sebulan, atau lainnya.
Jika cara seperti ini dilakukan, pihaknya meyakini, dipastikan tidak ada tempat gelper yang berani beroperasi. "Selama ini kan tidak. Razia hanya sewaktu-waktu saja. Sehingga terkesan pemiliknya tidak takut. Karena memang, meski diketahui bos gelper itu, tapi tak kunjung ditangkap. Jadi polisi harus berani membongkar lingkaran ini," imbuhnya.
| Editor | : | Tis. |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham