DEMO MASYARAKAT
Gelar Aksi Damai, Masyarakat dan PT. SAU Berujung Bentrok
Jumat 19 Mei 2017, 10:18 WIB
Masyarakat Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten.
Pelalawan melakukan aksi damai di Pos Security areal konsesi Hutan
Tanaman Industri (HTI) PT. SAU yang berada di Desa Petodaan Kecamatan.
Teluk
PELALAWAN, RIAUMADANI. com - Teluk Meranti, 18 Mai 2017, berawal dari wanprestasi atau melanggar kesepakatan antara masyarakat dengan PT. Selaras Abadi Utama (SAU) masyarakat Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten. Pelalawan melakukan aksi damai di Pos Security areal konsesi Hutan Tanaman Industri (HTI) PT. SAU yang berada di Desa Petodaan Kecamatan. Teluk Meranti Kab. Pelalawan.
Namun aksi damai tersebut berujung pada tindakan berutal security PT. SAU terhadap masyarakat dengan menyemprotkan sejenis cairan kearah masyarakat yang menyebapkan 6 orang masyarakat mengalami kesakitan dan cedera mata.
'Aksi damai di mulai dari pukul 09.00 wib, sekitar 250 masyarakat pada awalnya melakukan aksi secara damai dan tertib, dan meminta ke pada pihak PT. SAU untuk menghentikan dulu proses pemanenan pohon akasia di areal desa Teluk Binjai sebagai mana yang sudah disepakati antara pihak masyarakat dengan pihak PT. SAU pada bulan April 2017 yang lalu, saat itu kedua belah pihak sepakat menghentikan kegiatan pemanenan sampai adanya solusi atas tuntutan masyarakat Desa Teluk Binjai yang meminta agar PT. SAU merealisasiakan kesepakatan tentang fee kayu dan pengukuran ulang areal konsesi yang hingga kini belum ada kejelasan†ungkap Bahari Kordinator Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Kecamatan Teluk Meranti Kab. Pelalawan.
Bentrokan antara masyarakat dengan security PT. SAU dipicu dari aksi saling dorong oleh 30an security yang ingin membubarkan masyarakat yang meminta agar penghentian kegiatan perusahaan dan mengeluarkan 39 alat berat perusahaan dari areal kerja, namun sekitar pukul 11.00 wib security
Untuk mengusir masayarakat perusahaan mengunakan sejenis cairan yang disemprotkan kearah masyarakat sehingga menyebapkan 6 orang masyarakat mengalami kesakitan dan tidak bisa melihat, selain itu security juga mengunakan benda tumpul dan tameng untuk memukul mundur masyarakat,†Tambah Bahari.
Selain itu, dari keterangan warga Wanto Panduk yang kebetulan berada di tempat kejadian menyampaikan bahwa “PT. Selaras Abadi Utama (SAU) merupakan perusahaan kayu akasia yang memiliki konsesi di Desa Teluk Binjai dan Desa Petodaan, PT. SAU ini juga merupakan supplayer bahan baku kertas dan bubur kertas berupa kayu akasia ke PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebagai anak perusahaan dari APRIL GRUP, 'tutupnya wanto
Namun aksi damai tersebut berujung pada tindakan berutal security PT. SAU terhadap masyarakat dengan menyemprotkan sejenis cairan kearah masyarakat yang menyebapkan 6 orang masyarakat mengalami kesakitan dan cedera mata.
'Aksi damai di mulai dari pukul 09.00 wib, sekitar 250 masyarakat pada awalnya melakukan aksi secara damai dan tertib, dan meminta ke pada pihak PT. SAU untuk menghentikan dulu proses pemanenan pohon akasia di areal desa Teluk Binjai sebagai mana yang sudah disepakati antara pihak masyarakat dengan pihak PT. SAU pada bulan April 2017 yang lalu, saat itu kedua belah pihak sepakat menghentikan kegiatan pemanenan sampai adanya solusi atas tuntutan masyarakat Desa Teluk Binjai yang meminta agar PT. SAU merealisasiakan kesepakatan tentang fee kayu dan pengukuran ulang areal konsesi yang hingga kini belum ada kejelasan†ungkap Bahari Kordinator Jaringan Masyarakat Gambut Riau (JMGR) Kecamatan Teluk Meranti Kab. Pelalawan.
Bentrokan antara masyarakat dengan security PT. SAU dipicu dari aksi saling dorong oleh 30an security yang ingin membubarkan masyarakat yang meminta agar penghentian kegiatan perusahaan dan mengeluarkan 39 alat berat perusahaan dari areal kerja, namun sekitar pukul 11.00 wib security
Untuk mengusir masayarakat perusahaan mengunakan sejenis cairan yang disemprotkan kearah masyarakat sehingga menyebapkan 6 orang masyarakat mengalami kesakitan dan tidak bisa melihat, selain itu security juga mengunakan benda tumpul dan tameng untuk memukul mundur masyarakat,†Tambah Bahari.
Selain itu, dari keterangan warga Wanto Panduk yang kebetulan berada di tempat kejadian menyampaikan bahwa “PT. Selaras Abadi Utama (SAU) merupakan perusahaan kayu akasia yang memiliki konsesi di Desa Teluk Binjai dan Desa Petodaan, PT. SAU ini juga merupakan supplayer bahan baku kertas dan bubur kertas berupa kayu akasia ke PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sebagai anak perusahaan dari APRIL GRUP, 'tutupnya wanto
| Editor | : | Chandra Gunawan |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan