HARI BURUH INTERNASIONAL
Buruh melakukan unjuk rasa di seputar bundaran Bank Indonesia, Jakarta,
memperingati Hari Buruh Sedunia, Senin (1/5/2017). Aksi buruh serentak
dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia menuntut agar pemerintah
menghapuskan sistem outsourcing, m
Aksi Demo Hari Buruh 2017 Dipusatkan di Depan Istana Negara
Selasa 02 Mei 2017, 00:10 WIB
Buruh melakukan unjuk rasa di seputar bundaran Bank Indonesia, Jakarta,
memperingati Hari Buruh Sedunia, Senin (1/5/2017). Aksi buruh serentak
dilakukan di seluruh wilayah di Indonesia menuntut agar pemerintah
menghapuskan sistem outsourcing, m
JAKARTA, RIAUMADANI. com - Peringatan Hari Buruh Internasional pada Senin (1/5/2017) kembali diisi dengan unjuk rasa sejumlah serikat pekerja gabungan dari berbagai daerah.
Kumpulan serikat pekerja akan menggelar unjuk rasa yang terpusat di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, pagi ini.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal pada Minggu (30/4/2017) mengklaim, hampir 150.000 buruh akan berhimpun di depan Istana Negara menyerukan tiga isu utama.
"Tiga isu yang akan diangkat itu disingkat jadi hosjatum, hapus outsourcing dan magang, jaminan sosial, dan tolak upah murah. Hosjatum serentak diangkat di seluruh wilayah Indonesia," kata Said.
Isu "hosjatum" tidak hanya didengungkan pada unjuk rasa buruh di depan Istana Negara nanti. Isu tersebut digaungkan bersama-sama dengan aksi yang serentak digelar di 32 provinsi seluruh Indonesia pada hari ini.
Rangkaian gelaran aksi kali ini juga lebih sederhana, dengan titik kumpul di patung kuda Arjuna Wiwaha dekat gedung Indosat, Jalan MH Thamrin sekitar pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan long march menuju Istana Negara.
Said menjelaskan, "hosjatum" merupakan isu lama yang dalam dua tahun terakhir kembali menguat.
Advertisment
Terkait outsourcing dan magang, Said menyebut hanya ada lima jenis pekerjaan yang bisa diterapkan sistem itu bila merujuk pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) Nomor 19 Tahun 2012.
Lima pekerjaan yang dimaksud adalah cleaning service, catering, security, driver, dan jasa penunjang perminyakan. Namun kenyataannya, banyak perusahaan penyedia jasa outsourcing menyediakan pekerjaan di luar lima bidang tersebut.
Mengenai jaminan sosial, buruh akan meminta agar jaminan kesehatan digratiskan dari iuran dan mengambil preminya dari pajak. Para buruh juga akan meminta perbaikan terhadap mekanisme rawat inap bagi peserta jaminan sosial yang masih belum baik.
Sedangkan poin tolak upah murah lebih menuntut pada penyetaraan upah rata-rata Indonesia yang masih kalah jauh dengan beberapa negara tetangga.
Adapun salah satu serikat pekerja lain, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea mengungkapkan pihaknya tidak akan berorasi layaknya "May Day" tahun-tahun sebelumnya. Orasi politik akan digantikan dengan pawai budaya.
"Ada marching band, Pencak Silat, dan pertunjukkan lainnya. Parade kebudayaan nusantara akan digelar di jalan-jalan sampai ke depan Istana," tutur Andi pada Kamis (27/4/2017) langsung di hadapan Presiden Joko Widodo.
Baik Said maupun Andi berjanji kegiatan peringatan Hari Buruh 2017 akan berlangsung aman dan kondusif. Personel gabungan dari Polda Metro Jaya akan membantu mengamankan jalannya aksi, dengan menerjunkan kurang lebih 15.000 petugas di lapangan.
Lalu Lintas Tol Cikampek Tidak Sepadat Kemarin(Kompas TV)
Kumpulan serikat pekerja akan menggelar unjuk rasa yang terpusat di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, pagi ini.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal pada Minggu (30/4/2017) mengklaim, hampir 150.000 buruh akan berhimpun di depan Istana Negara menyerukan tiga isu utama.
"Tiga isu yang akan diangkat itu disingkat jadi hosjatum, hapus outsourcing dan magang, jaminan sosial, dan tolak upah murah. Hosjatum serentak diangkat di seluruh wilayah Indonesia," kata Said.
Isu "hosjatum" tidak hanya didengungkan pada unjuk rasa buruh di depan Istana Negara nanti. Isu tersebut digaungkan bersama-sama dengan aksi yang serentak digelar di 32 provinsi seluruh Indonesia pada hari ini.
Rangkaian gelaran aksi kali ini juga lebih sederhana, dengan titik kumpul di patung kuda Arjuna Wiwaha dekat gedung Indosat, Jalan MH Thamrin sekitar pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan long march menuju Istana Negara.
Said menjelaskan, "hosjatum" merupakan isu lama yang dalam dua tahun terakhir kembali menguat.
Advertisment
Terkait outsourcing dan magang, Said menyebut hanya ada lima jenis pekerjaan yang bisa diterapkan sistem itu bila merujuk pada Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Permenakertrans) Nomor 19 Tahun 2012.
Lima pekerjaan yang dimaksud adalah cleaning service, catering, security, driver, dan jasa penunjang perminyakan. Namun kenyataannya, banyak perusahaan penyedia jasa outsourcing menyediakan pekerjaan di luar lima bidang tersebut.
Mengenai jaminan sosial, buruh akan meminta agar jaminan kesehatan digratiskan dari iuran dan mengambil preminya dari pajak. Para buruh juga akan meminta perbaikan terhadap mekanisme rawat inap bagi peserta jaminan sosial yang masih belum baik.
Sedangkan poin tolak upah murah lebih menuntut pada penyetaraan upah rata-rata Indonesia yang masih kalah jauh dengan beberapa negara tetangga.
Adapun salah satu serikat pekerja lain, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea mengungkapkan pihaknya tidak akan berorasi layaknya "May Day" tahun-tahun sebelumnya. Orasi politik akan digantikan dengan pawai budaya.
"Ada marching band, Pencak Silat, dan pertunjukkan lainnya. Parade kebudayaan nusantara akan digelar di jalan-jalan sampai ke depan Istana," tutur Andi pada Kamis (27/4/2017) langsung di hadapan Presiden Joko Widodo.
Baik Said maupun Andi berjanji kegiatan peringatan Hari Buruh 2017 akan berlangsung aman dan kondusif. Personel gabungan dari Polda Metro Jaya akan membantu mengamankan jalannya aksi, dengan menerjunkan kurang lebih 15.000 petugas di lapangan.
Lalu Lintas Tol Cikampek Tidak Sepadat Kemarin(Kompas TV)
| Editor | : | kompas |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan