Jelang lebaran 1435.H
Poto Tribunnews
KPK Ingatkan Pejabat Pemerintah Tidak Terima Parsel Lebaran
Minggu 27 Juli 2014, 04:53 WIB
Poto Tribunnews
JAKARTA. Riaumadani. com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] Adnan Pandu Praja mengatakan para pejabat tidak boleh menerima parsel lebaran. Sebab itu bagian gratifikasi.
Hal itu dingatkan kembali ke lembaga dan instansi pemerintahan lantaran penyakit oknum pejabat yang sering lupa dan tetap menerima parsel.
"Ini rutin, memang kita mengingatkan terus kali-kali ada yang lupa. Bagian gratifikasi itu yang harus dihindari. Walau kita membaca beberapa lembaga sudah ingatkan, tapi belum banyak. Secara nasional kita ingatkan ke semua lembaga dan instansi," ujar Adnan kepada wartawan saat manghadiri Malam Amal Kemanusiaan untuk Palestina di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat [25/7/2014] malam.
Adnan menegaskan, pihaknya akan mendalami oknum-oknum pejabat yang bandel tersebut. Menurutnya, pengaduan gratifikasi parsel sudah banyak dan bentuknya macam-macam. Oleh karena itu, KPK akan menganalisa laporan terkait pengaduan parsel Lebaran.
"Ini selalu kita dalamin, perorangan, BUMN, instansi lainnya, nampaknya kesadaran melaporkan dan pengaduan parsel ini meningkat," kata Adnan.
Adnan menuturkan kalau KPK saat ini juga sudah membentuk tim khusus, yakni unit pengendali gratifikasi [UPG] di berbagai instansi pemerintahan diantaranya di Medan dan Surabaya.
"Kami bentuk unit pengendali gratifikasi [upg] di berbagai instansi, di Surabaya dan Medan, kita bangun di inspektorat. Sekarang sudah 100 di setiap BUMN dan lain-lain," ujarnya.**
Hal itu dingatkan kembali ke lembaga dan instansi pemerintahan lantaran penyakit oknum pejabat yang sering lupa dan tetap menerima parsel.
"Ini rutin, memang kita mengingatkan terus kali-kali ada yang lupa. Bagian gratifikasi itu yang harus dihindari. Walau kita membaca beberapa lembaga sudah ingatkan, tapi belum banyak. Secara nasional kita ingatkan ke semua lembaga dan instansi," ujar Adnan kepada wartawan saat manghadiri Malam Amal Kemanusiaan untuk Palestina di Hotel Aryaduta, Jakarta, Jumat [25/7/2014] malam.
Adnan menegaskan, pihaknya akan mendalami oknum-oknum pejabat yang bandel tersebut. Menurutnya, pengaduan gratifikasi parsel sudah banyak dan bentuknya macam-macam. Oleh karena itu, KPK akan menganalisa laporan terkait pengaduan parsel Lebaran.
"Ini selalu kita dalamin, perorangan, BUMN, instansi lainnya, nampaknya kesadaran melaporkan dan pengaduan parsel ini meningkat," kata Adnan.
Adnan menuturkan kalau KPK saat ini juga sudah membentuk tim khusus, yakni unit pengendali gratifikasi [UPG] di berbagai instansi pemerintahan diantaranya di Medan dan Surabaya.
"Kami bentuk unit pengendali gratifikasi [upg] di berbagai instansi, di Surabaya dan Medan, kita bangun di inspektorat. Sekarang sudah 100 di setiap BUMN dan lain-lain," ujarnya.**
| Editor | : | Sumber : TR/TIS |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham