Satpol PP
Pemeriksaan pasukan oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman pada Upacara HUT SATPOLPP KE-67
Gubri: Satpol PP Harus Perkuat Intelijen Mengejar Aset Daerah
Sabtu 15 April 2017, 23:48 WIB
Pemeriksaan pasukan oleh Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman pada Upacara HUT SATPOLPP KE-67
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengakui tugas berat pemerintah dalam menyelesaikan aset daerah yang masih dikuasai oleh mantan pejabat maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya.
Untuk itu perlu dilakukan pengamanan aset oleh seluruh aparat terkait. Terutama bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau.
Hal tersebut disamlaikan oleh Gubernur Riau, saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi Satpol PP dan Linmas dalam upaya pengembangan pariwisata Riau, Kamis (13/4) di Hotel Grand Central Pekanbaru.
"Yang terpenting saat ini Satpol PP harus bisa melakukan penguasaan. Karena banyak aset pemerintah masih dikuasasi orang lain," ujar Andi Rachman sapaan akrab Gubri.
Agar tidak lagi terjadi hal serupa kedepan. Gubu juga meminta kepada Satpol PP berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, untuk mendata aset yang dipegang oleh pejabat, maupun ASN lainnya.
Gubri menceritakan, selain aset yang ada di jajaran pemerintahan Provinsi. Aset lainnya yang ada di Kabupaten Kota, juga harus ditertibkan. Seperti halnya, lahan dan bangunan yang selama ini tidak tercatat.
"Ini tugas berat, dan tidak bisa kita sepelekan. Karena kita harus mengejar laporan keuangan dan aset terbaik, dan Satpol PP punya tanggungjawab untuk mengamankan aset daerah. Ketika saya ke Siak dan Inhu, ternyata ada lahan Pemprov yang selama ini kita tidak tau. Hal-hal seperti inilah yang perlu di tertibkan lagi," ungkap Gubri.
Selain permasalahan aset, Gubri juga menyinggung masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang tak lepas di Riau. Satpol PP diminta berperan aktif dalam menegakkan Perda Karhutla.
"Secara legal Karhutla sudah disahkan melalui Perda dan Pergub, ini harus diamankan. Kebakaran harus dikawal, jangan sampai ada lagi kebakaran lahan dan hutan di negeri ini. Seperti pada tahun 2015 yang lalu, dan kita sukses pada tahun 2016, tantangan kita masih ada tahun ini, jangan sampai terjadi kerhutla," tegas Gubri.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Riau, Zainal, menjelaskan, sejauh ini Satpol PP yang dipimpinnya, telah banyak mengamankan aset daerah. Setelah menerima laporan dan permintaan dari BPKAD, serta dari OPD lainnya.
"Tugas kami penegak Perda. Mengamankan aset menjadi tugas kami, dimanapun berada aset yang dilaporkan akan kami kejar dan amankan," kata Zainal.
Beberapa minggu yang lalu.
Pihaknya juga sudah diminta untuk mencari dua mobil dinas (mobnas), milik dinas Perhubungan Riau yang sebelumnya diduga telah dibawa kabur pejabat lama, sampai saat ini masih belum jelas keberadaannya. Ia telah membentuk tim intelejen untuk menelusuri keberadaan dua london tersebut.
"Memang mobil itu belum diketemukan. Tim intelejen kita sedang melacaknya,mobdin tersebut masih ada di Riau. Itulah sekarang dilacak, persisnya belum pasti apakah masih di Pekanbaru atau ada di daerag lain," ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan rakor Satpol PP se Kabupaten Kota, terlebih dahulu dilakaanakan upacara HUT Satpol PP, di jalan Gajahmada Pekanbaru. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Riau, dan dihadiri oleh Danrem 031 WB, Kapolda Riau, Danlanud Roeamin Nurjahdin, dan seluruh peserta upacara dari Kabupaten Kota.
Untuk itu perlu dilakukan pengamanan aset oleh seluruh aparat terkait. Terutama bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Riau.
Hal tersebut disamlaikan oleh Gubernur Riau, saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi Satpol PP dan Linmas dalam upaya pengembangan pariwisata Riau, Kamis (13/4) di Hotel Grand Central Pekanbaru.
"Yang terpenting saat ini Satpol PP harus bisa melakukan penguasaan. Karena banyak aset pemerintah masih dikuasasi orang lain," ujar Andi Rachman sapaan akrab Gubri.
Agar tidak lagi terjadi hal serupa kedepan. Gubu juga meminta kepada Satpol PP berkoordinasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau, untuk mendata aset yang dipegang oleh pejabat, maupun ASN lainnya.
Gubri menceritakan, selain aset yang ada di jajaran pemerintahan Provinsi. Aset lainnya yang ada di Kabupaten Kota, juga harus ditertibkan. Seperti halnya, lahan dan bangunan yang selama ini tidak tercatat.
"Ini tugas berat, dan tidak bisa kita sepelekan. Karena kita harus mengejar laporan keuangan dan aset terbaik, dan Satpol PP punya tanggungjawab untuk mengamankan aset daerah. Ketika saya ke Siak dan Inhu, ternyata ada lahan Pemprov yang selama ini kita tidak tau. Hal-hal seperti inilah yang perlu di tertibkan lagi," ungkap Gubri.
Selain permasalahan aset, Gubri juga menyinggung masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), yang tak lepas di Riau. Satpol PP diminta berperan aktif dalam menegakkan Perda Karhutla.
"Secara legal Karhutla sudah disahkan melalui Perda dan Pergub, ini harus diamankan. Kebakaran harus dikawal, jangan sampai ada lagi kebakaran lahan dan hutan di negeri ini. Seperti pada tahun 2015 yang lalu, dan kita sukses pada tahun 2016, tantangan kita masih ada tahun ini, jangan sampai terjadi kerhutla," tegas Gubri.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Riau, Zainal, menjelaskan, sejauh ini Satpol PP yang dipimpinnya, telah banyak mengamankan aset daerah. Setelah menerima laporan dan permintaan dari BPKAD, serta dari OPD lainnya.
"Tugas kami penegak Perda. Mengamankan aset menjadi tugas kami, dimanapun berada aset yang dilaporkan akan kami kejar dan amankan," kata Zainal.
Beberapa minggu yang lalu.
Pihaknya juga sudah diminta untuk mencari dua mobil dinas (mobnas), milik dinas Perhubungan Riau yang sebelumnya diduga telah dibawa kabur pejabat lama, sampai saat ini masih belum jelas keberadaannya. Ia telah membentuk tim intelejen untuk menelusuri keberadaan dua london tersebut.
"Memang mobil itu belum diketemukan. Tim intelejen kita sedang melacaknya,mobdin tersebut masih ada di Riau. Itulah sekarang dilacak, persisnya belum pasti apakah masih di Pekanbaru atau ada di daerag lain," ungkapnya.
Sebelum pelaksanaan rakor Satpol PP se Kabupaten Kota, terlebih dahulu dilakaanakan upacara HUT Satpol PP, di jalan Gajahmada Pekanbaru. Bertindak sebagai inspektur upacara Gubernur Riau, dan dihadiri oleh Danrem 031 WB, Kapolda Riau, Danlanud Roeamin Nurjahdin, dan seluruh peserta upacara dari Kabupaten Kota.
| Editor | : | Tis.RM |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan