Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
GURU
Kadisdik Rohil HM Rusli Syarif: Untuk Capai Hasil yang Baik Guru Bekerja Dengan Ikhlas
Minggu 09 April 2017, 23:31 WIB
Disdikbud Rokan Hilir HM Rusli Syarif,
BAGANSIAPIAPI, RIAUMADANI.com - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rokan Hilir HM Rusli Syarif, berpesan kepada seluruh guru atau pengajar Rohil untuk bekerja ikhlas. Bahkan dengan ikhlas tersebut maka hasilnya akan memuaskan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rohil, HM Rusli Syarif, Ahad (9/4) di Bagansiapiapi. "Saya masih baru namun setiap kunjungan ke Kecamatan saya berpesan agar para guru kita bekerja dengan ikhlas, dengan kata lain itu modal awal untuk mencapai hasil yang baik. " katanya.

Ia mencontohkan, saat kondisi keuangan sedang tidak stabil gaji guru terkusus honorer belum bisa dibayarkan penuh, disinilah dituntut para guru untuk bekerja ikhlas. "Guru itu selalu dikenang, semua kita termasuk Presiden, Gubernur, Bupati dididik oleh guru dulunya, jadi ini bukti tugas guru itu mulia," katanya.

mantan Asisten I Setdakab Rohil itu menambahkan, bahwa untuk peringkat kualitas pendidikan dari hasil Ujian Nasional (UN), Rokan Hilir tahun lalu berada di posisi sembilan, untuk tahun ini tidak ada target khusus namun paling tidak bisa meningkat.

"Saya tegaskan tak ada target, tapi yakinlah kalau gurunya sudah bekerja dengan ikhlas seperti yang saya katakan bisa meningkat, tak menutup kemungkinan bisa peringkat empat," jelasnya.

Tak hanya itu, masalah pendidikan juga tak akan pernah usai jika tidak adanya kesadaran semua pihak. Terkhusus kepada Kepala Sekolah dan guru-guru.

"Kalau ada triplek kelas selembar bolong perbaikilah, jangan menunggu dari pemkab, kalau dibiarkan tentunya akan semakian banyak. Kebersihan juga diperhatikan, kalau saya ke sekolah saya numpang ke kamar mandi siswa, bukan kamar mandi guru, disana saya bisa menilai apakah kamar mandi siswa juga bersih seperti kamar mandi guru," pungkasnya.




Editor : Tis.Re
Kategori : Rohil
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top