Rekrutment Calon Anggota Polisi,
ilustrasi int
Alamak...Terima Suap Rekrutment Calon Anggota Polisi, Delapan Pamen Polri Ditangkap
Sabtu 01 April 2017, 23:42 WIB
ilustrasi int
JAKARTA RIAUMADANI. com - Karopenmas Porli Brigjen Rikwanto membenarkan adanya penangkapan delapan pejabat menengah (pamen) Polda Sumatera Selatan. Mereka diduga telah menggodol uang sebesar Rp 4,7 miliar hasil rekrutmen calon anggota polri 2015 lalu.
"Benar ada pemeriksaan terhadap beberapa perwira menengah dan beberapa Bintara di Polda Sumsel berkaitan dengan dugaan adanya penyimpangan dalam rekrutmen di kepolisian," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/3).
Rikwanto menjelaskan dugaan pelanggaran disiplin ini terungkap hasil penyelidikan Propam Mabes Polri. Hingga kemudian mereka mendapatkan beberapa anggota yang diduga melakukan penyimpangan.
Propam selanjutnya melakukan pemeriksaan sejak penangkapan pada Rabu (29/3) lalu. Selain itu juga diamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 4,7 miliar diduga hasil perekrutan yang tidak transparan dari beberapa periode yang telah lalu.
"Dari mereka di sita sejumlah uang totalnya Rp 4,7 miliar dari beberapa periode rekrutmen anggota polri," ujarnya.
Kepada mereka lanjut Rikwanto dikenakan sanksi kode etik profesi. Namun Rikwanto mengaku belum bisa memastikan bagaimana hasil pemeriksaan selanjutnya.
"Mereka dikenakan sipil dan kode etik profesi, masih ditangani oleh propam Mabes, saat ini sedang dalam pemeriksaan," jelasnya.
Rikwanto berharap peristiwa ini dapat menjadi tamparan bagi para panitia seleksi rekrutmen Polri yang akan digelar pada April 2017 besok. Tujuannya agar para panitia rekrutmen tidak bertingkah macam-macam atau menyalahi wewengang dengan melakukan tindak-tindakan penyimpangan tersebut.
"Benar ada pemeriksaan terhadap beberapa perwira menengah dan beberapa Bintara di Polda Sumsel berkaitan dengan dugaan adanya penyimpangan dalam rekrutmen di kepolisian," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/3).
Rikwanto menjelaskan dugaan pelanggaran disiplin ini terungkap hasil penyelidikan Propam Mabes Polri. Hingga kemudian mereka mendapatkan beberapa anggota yang diduga melakukan penyimpangan.
Propam selanjutnya melakukan pemeriksaan sejak penangkapan pada Rabu (29/3) lalu. Selain itu juga diamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 4,7 miliar diduga hasil perekrutan yang tidak transparan dari beberapa periode yang telah lalu.
"Dari mereka di sita sejumlah uang totalnya Rp 4,7 miliar dari beberapa periode rekrutmen anggota polri," ujarnya.
Kepada mereka lanjut Rikwanto dikenakan sanksi kode etik profesi. Namun Rikwanto mengaku belum bisa memastikan bagaimana hasil pemeriksaan selanjutnya.
"Mereka dikenakan sipil dan kode etik profesi, masih ditangani oleh propam Mabes, saat ini sedang dalam pemeriksaan," jelasnya.
Rikwanto berharap peristiwa ini dapat menjadi tamparan bagi para panitia seleksi rekrutmen Polri yang akan digelar pada April 2017 besok. Tujuannya agar para panitia rekrutmen tidak bertingkah macam-macam atau menyalahi wewengang dengan melakukan tindak-tindakan penyimpangan tersebut.
| Editor | : | Tis-RE |
| Kategori | : | Pendidikan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan