Rabu, 28 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
Rekrutment Calon Anggota Polisi,
Alamak...Terima Suap Rekrutment Calon Anggota Polisi, Delapan Pamen Polri Ditangkap
Sabtu 01 April 2017, 23:42 WIB
ilustrasi int

JAKARTA RIAUMADANI. com - Karopenmas Porli Brigjen Rikwanto membenarkan adanya penangkapan delapan pejabat menengah (pamen) Polda Sumatera Selatan. Mereka diduga telah menggodol uang sebesar Rp 4,7 miliar hasil rekrutmen calon anggota polri 2015 lalu.

"Benar ada pemeriksaan terhadap beberapa perwira menengah dan beberapa Bintara di Polda Sumsel berkaitan dengan dugaan adanya penyimpangan dalam rekrutmen di kepolisian," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/3).

Rikwanto menjelaskan dugaan pelanggaran disiplin ini terungkap hasil penyelidikan Propam Mabes Polri. Hingga kemudian mereka mendapatkan beberapa anggota yang diduga melakukan penyimpangan.

Propam selanjutnya melakukan pemeriksaan sejak penangkapan pada Rabu (29/3) lalu. Selain itu juga diamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 4,7 miliar diduga hasil perekrutan yang tidak transparan dari beberapa periode yang telah lalu.

"Dari mereka di sita sejumlah uang totalnya Rp 4,7 miliar dari beberapa periode rekrutmen anggota polri," ujarnya.

Kepada mereka lanjut Rikwanto dikenakan sanksi kode etik profesi. Namun Rikwanto mengaku belum bisa memastikan bagaimana hasil pemeriksaan selanjutnya.

"Mereka dikenakan sipil dan kode etik profesi, masih ditangani oleh propam Mabes, saat ini sedang dalam pemeriksaan," jelasnya.

Rikwanto berharap peristiwa ini dapat menjadi tamparan bagi para panitia seleksi rekrutmen Polri yang akan digelar pada April 2017 besok. Tujuannya agar para panitia rekrutmen tidak bertingkah macam-macam atau menyalahi wewengang dengan melakukan tindak-tindakan penyimpangan tersebut.




Editor : Tis-RE
Kategori : Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top