Kampar Kabupaten Pertama Serahkan Laporan Keuangan 2016 ke BPK RI Perwakilan Riau
Sabtu 01 April 2017, 00:01 WIB
Pemerintah Kabupaten Kampar tercatat sebagai kabupaten
pertama yang menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pemeriksa Keuangan
(BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau.
PEKANBARU RIAUMADANI. com - Pemerintah Kabupaten Kampar tercatat sebagai kabupaten pertama yang menyerahkan laporan keuangan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Riau.
Hal itu dikatakan Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka dalam sambutannya pada acara laporan penyerahan keuangan Kabupaten Kampar tahun 2016 kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau di gedung BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Kamis (30/3/2017).
Hari Purwaka menyampaikan, hal ini memiliki nilai tambah atas upaya keseriusan Pemkab Kampar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Turut hadir pada acara ini Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Kepala Bappeda Kampar Azwan, serta pejabat terkait lainnya. Laporan tersebut diserahkan Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi dan diterima langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka.
Di samping itu kata Hari, dilihat dari pencapaian dari tahun 2010 Kabupaten Kampar mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dengan penurunan pengecualian semakin tahun semakin menurun. "Tinggal pada tahun 2016 ini hanya satu item saja yakni dalam pengelolaan aset daerah," ujar Hari.
Ia mengharapkan agar Kabupaten Kampar serius mendalami serta menelusuri aset daerah hingga kedepan predikat itu tidak lagi melekat dan aset daerah Kabupaten Kampar dapat teriventarisir dengan baik.
Sementara itu Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi mengatakan, Pemkab Kampar kembali mampu lebih cepat memberikan laporan keuangan ini kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Riau yakni melaporkannya pada akhir bulan Maret. Menurut Abdi, ini menjadi kebiasaan Pemkab Kampar. "Tetapi kami optimis ditahun mendatang Kabupaten Kampar akan berbenah dan berusaha melaporkan laporan ini secepatnya. Memang ada beberapa kelemahan kami dalam mempersiapkan laporan ini," bebernya.
Setelah menyerahkan laporan ini, maka Kabupaten Kampar tinggal menunggu proses selanjutnya yakni menerima tim BPK RI yang akan bekerja di Kabupaten Kampar.
Lebih lanjut Abdi mengatakan, saat ini Kabupaten Kampar ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berusaha untuk komunikatif dalam pelaporan keuangan. "Disadari bahwa masih ada dua SKPD yakni
Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang masih belum menemukan cara berkomunikasi dengan BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau," pungkas Abdi. (Advertorial/Humas Kampar)
Hal itu dikatakan Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka dalam sambutannya pada acara laporan penyerahan keuangan Kabupaten Kampar tahun 2016 kepada BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau di gedung BPK RI Perwakilan Riau di Pekanbaru, Kamis (30/3/2017).
Hari Purwaka menyampaikan, hal ini memiliki nilai tambah atas upaya keseriusan Pemkab Kampar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Turut hadir pada acara ini Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, Kepala Bappeda Kampar Azwan, serta pejabat terkait lainnya. Laporan tersebut diserahkan Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi dan diterima langsung oleh Kepala BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau Hari Purwaka.
Di samping itu kata Hari, dilihat dari pencapaian dari tahun 2010 Kabupaten Kampar mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dengan penurunan pengecualian semakin tahun semakin menurun. "Tinggal pada tahun 2016 ini hanya satu item saja yakni dalam pengelolaan aset daerah," ujar Hari.
Ia mengharapkan agar Kabupaten Kampar serius mendalami serta menelusuri aset daerah hingga kedepan predikat itu tidak lagi melekat dan aset daerah Kabupaten Kampar dapat teriventarisir dengan baik.
Sementara itu Pj Bupati Kampar Syahrial Abdi mengatakan, Pemkab Kampar kembali mampu lebih cepat memberikan laporan keuangan ini kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Riau yakni melaporkannya pada akhir bulan Maret. Menurut Abdi, ini menjadi kebiasaan Pemkab Kampar. "Tetapi kami optimis ditahun mendatang Kabupaten Kampar akan berbenah dan berusaha melaporkan laporan ini secepatnya. Memang ada beberapa kelemahan kami dalam mempersiapkan laporan ini," bebernya.
Setelah menyerahkan laporan ini, maka Kabupaten Kampar tinggal menunggu proses selanjutnya yakni menerima tim BPK RI yang akan bekerja di Kabupaten Kampar.
Lebih lanjut Abdi mengatakan, saat ini Kabupaten Kampar ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) berusaha untuk komunikatif dalam pelaporan keuangan. "Disadari bahwa masih ada dua SKPD yakni
Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang masih belum menemukan cara berkomunikasi dengan BPK-RI Perwakilan Provinsi Riau," pungkas Abdi. (Advertorial/Humas Kampar)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham