RSUD Pemko
RSUD tipe C dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare
bekas taman kota Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan
Tampan.
Pembangunan RSUD Pemko Perlu Rp45 Miliar Lagi
Selasa 28 Maret 2017, 22:36 WIB
RSUD tipe C dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare
bekas taman kota Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan
Tampan.
PEKANBARU, RIAUMADANI. com - Pengerjaan fisik pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe C milik Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru baru mencapai sekitar 82 persen. Pengerjaan hingga RS tersebut beroperasi masih memerlukan anggaran sebesar Rp45 miliar.
RSUD tipe C dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare bekas taman kota Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan. Proses pengerjaan dimulai pada 2015 lalu ditargetkan rampung diakhir 2016 dan diperkirakan diawal 2017 sudah bisa memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu dalam pengelolaannya rumah sakit menerapkan konsep green hospital yang menjadi kelebihan tersendiri, didukung konsep hijau dengan landscape gedung unik menarik menjadikan pasien terasa nyaman.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Rahmad mengatakan sesuai Design Engenering Detail (DED) pembangunan RSUD itu menelan dana sebesar Rp125 miliar. Namun pada waktu ini anggaran yang tersedia Rp90 miliar.
“Rp125 miliar itu untuk keseluruhan, hanya saja dana untuk pembangunan rumah sakit Rp 90 miliar, maka kita optimalisasi apa yang saja perlu dibangun. Sedangkan sisa kekurangan dana Rp35 miliar untuk pembangunan masjid, site development, utilitas keliling, kamar mayat dan tempat loundri,â€ungkap Rahmad, Kamis (22/3).
Pada saat lelang proyek didapat harga kontrak pembangunan sebesar Rp80,9 miliar yang dimenangkan oleh PT PP (BUMN) dengan kontrak kerja mulai 23 Desember 2014 hingga akhir 2016 lalu. Akibat dampak rasionalisasi anggaran maka pembayarann pengerjaan tak terpenuhi
“Kondisi keuangan secara nasional pembayarannya pengerjaan tidak terpenuhi, sehingga kita lakukan amandemen kontrak. Dari Rp80,9 miliar menjadi Rp66 miliar di posisi 82 persen, untuk kelanjutan hingga beroperasi butuh Rp45 miliar lagi, kemudian harga dalam pelaksanaan fisik ini harga kontrak. kelanjutan kita perhitungkan sendiri karena sudah berubah,†sampai Rahmad.
Penambahan anggaran pembangunan rumah sakit ditahun 2017 tersebut sambung dia, pihaknya sudah mngajukan proposal untuk kamar mayat dan ulitas ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Pusat. “Kami sudah mangajukan alat kesehatan (alkes) di APBN Perubahan sebesar Rp205 miliar. Kami berharap dibantu. Sedangkan pengajuan alkes melalui APBD Kota Pekanbaru belum ada kita lakukan, karena menggunakan APBD pengerjaan fisik belum selesai†sambungnya.
Tahun ini kelanjutan pembangunan hanya di luar pengerjaan multiyears, seperti pembangunan kamar mayat dan pagar keliling. “Untuk multiyears tidak ada, karena sekarang masih dalam masa perawatanan. Kami khawatirkan tumpah tindih, masa pemeliharan setelah amanden, mereka pun baru dibayar sekitar Rp42 miliar, jadi ada masih ada utang Pemko Pekanbaru sekitar Rp24 miliar lagi,†tutupnya.
RSUD tipe C dibangun diatas lahan seluas 3,5 hektare bekas taman kota Jalan Garuda Sakti, Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan. Proses pengerjaan dimulai pada 2015 lalu ditargetkan rampung diakhir 2016 dan diperkirakan diawal 2017 sudah bisa memberikan pelayanan kesehatan. Selain itu dalam pengelolaannya rumah sakit menerapkan konsep green hospital yang menjadi kelebihan tersendiri, didukung konsep hijau dengan landscape gedung unik menarik menjadikan pasien terasa nyaman.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru Rahmad mengatakan sesuai Design Engenering Detail (DED) pembangunan RSUD itu menelan dana sebesar Rp125 miliar. Namun pada waktu ini anggaran yang tersedia Rp90 miliar.
“Rp125 miliar itu untuk keseluruhan, hanya saja dana untuk pembangunan rumah sakit Rp 90 miliar, maka kita optimalisasi apa yang saja perlu dibangun. Sedangkan sisa kekurangan dana Rp35 miliar untuk pembangunan masjid, site development, utilitas keliling, kamar mayat dan tempat loundri,â€ungkap Rahmad, Kamis (22/3).
Pada saat lelang proyek didapat harga kontrak pembangunan sebesar Rp80,9 miliar yang dimenangkan oleh PT PP (BUMN) dengan kontrak kerja mulai 23 Desember 2014 hingga akhir 2016 lalu. Akibat dampak rasionalisasi anggaran maka pembayarann pengerjaan tak terpenuhi
“Kondisi keuangan secara nasional pembayarannya pengerjaan tidak terpenuhi, sehingga kita lakukan amandemen kontrak. Dari Rp80,9 miliar menjadi Rp66 miliar di posisi 82 persen, untuk kelanjutan hingga beroperasi butuh Rp45 miliar lagi, kemudian harga dalam pelaksanaan fisik ini harga kontrak. kelanjutan kita perhitungkan sendiri karena sudah berubah,†sampai Rahmad.
Penambahan anggaran pembangunan rumah sakit ditahun 2017 tersebut sambung dia, pihaknya sudah mngajukan proposal untuk kamar mayat dan ulitas ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Pusat. “Kami sudah mangajukan alat kesehatan (alkes) di APBN Perubahan sebesar Rp205 miliar. Kami berharap dibantu. Sedangkan pengajuan alkes melalui APBD Kota Pekanbaru belum ada kita lakukan, karena menggunakan APBD pengerjaan fisik belum selesai†sambungnya.
Tahun ini kelanjutan pembangunan hanya di luar pengerjaan multiyears, seperti pembangunan kamar mayat dan pagar keliling. “Untuk multiyears tidak ada, karena sekarang masih dalam masa perawatanan. Kami khawatirkan tumpah tindih, masa pemeliharan setelah amanden, mereka pun baru dibayar sekitar Rp42 miliar, jadi ada masih ada utang Pemko Pekanbaru sekitar Rp24 miliar lagi,†tutupnya.
| Editor | : | Tis-Rp |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan