Korban Banjir
Banjir kembali melanda provinsi Riau
Sebanyak 2.467 Rumah Terdampak Banjir di Riau, Berikut Datanya
Sabtu 04 Maret 2017, 23:44 WIB
Banjir kembali melanda provinsi Riau
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Dinas Sosial Provinsi Riau menyatakan sebanyak 2.469 rumah di lima kabupaten di wilayah itu terdampak banjir akibat meningkatnya curah hujan dalam beberapa hari terakhir.
"Hingga Jumat (3/3) pukul 24.00 WIB, bencana banjir terdata di Pelalawan, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi dan Rokan Hulu," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Syarifudin di Pekanbaru, Sabtu.
Ia menjbrkan di Pelalawan, banjir terjadi di dua desa di Kecamatan Ukui yakni Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam. Dari catatan Antara, banjir di Pelalawan mulai terjadi sejak awal Maret 2017 ini.
Sebanyak 140 rumah atau 1.064 jiwa terdampak banjir di Pelalawan tersebut. Mereka mengungsi secara swadaya ke kediaman kerabat yang tidak terdampak banjir. Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan tetap mendirikan tiga titik posko penanganan banjir.
Selanjutnya di Kampar, banjir terjadi di Kecamatan Gunung Sahilan dan XIII Koto Kampar. Sebanyak lima desa di Kecamatan Gunung Sahilan dilanda banjir sejak tiga hari terakhir. Sementara di XIII Koto Kampar, banjir terjadi di Desa Koto Tuo. Dilaporkan 200 jiwa di desa itu terdampak banjir.
"Dari data di lapangan, 1.496 jiwa terdampak banjir namun tidak ada yang mengungsi. Bantuan berupa logistik telah disalurkan ke Kampar," jelasnya dilansir antarariau.
Di Kuantan Singingi, banjir dilaporkan terjadi di tiga kecamatan berbeda. Diantaranya adalah Kecamatan Kecamatan Kuantan Mudik, Gunung Toar dan Hulu Kuantan. Dilaporkan banjir menggenangi 325 rumah yang berdampak pada 1.300 jiwa.
"Untuk di Kuansing dilaporkan hanya 468 jiwa yang mengungsi. Sementara lainnya bertahan, namun kita tetap mengimbau untuk waspada. Petugas gabungan juga telah dikerahkan ke sana," jelasnya.
Sementara itu, di Indragiri Hulu banjir dilaporkan terjadi di Desa Semelinang Darat, Kecamatan Indragiri Hulu dan Desa Lubuk Batu Jaya Kecamatan Peranap. Secara keseluruhan banjir merendam 128 rumah dengan 531 jiwa terdampak banjir.
Kemudian di Rokan Hulu, banjir terpantau terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto tepatnya di Desa Lubuk Ingu dan Cipang Kanan. Berdasarkan pendataan Dinas Sosial Provinsi Riau, banjir di Rokan Hulu terbilang cukup parah karena berdampak pada 6.000 jiwa.
Bahkan pada awal pekan lalu, banjir di Rokan Hulu menyebabkan sebuah jembatan di Kecamatan Rokan IV Koto roboh. Akibatnya empat desa dengan penduduk berjumlah 7.500 jiwa terisolir. Saat ini bantuan sementara berupa dua unit kapal cepat untuk membantu mobilisasi warga.
Banjir di Riau berpotensi terus meluas menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah Sumatera Barat hingga menyebabkan banjir dan longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota. BPBD Riau sebelumnya menyatakan sejumlah daerah di Riau seperti Kampar dan Pelalawan berpotensi mendapat banjir kiriman dari Sumatera Barat.
"Hingga Jumat (3/3) pukul 24.00 WIB, bencana banjir terdata di Pelalawan, Indragiri Hulu, Kampar, Kuantan Singingi dan Rokan Hulu," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Syarifudin di Pekanbaru, Sabtu.
Ia menjbrkan di Pelalawan, banjir terjadi di dua desa di Kecamatan Ukui yakni Desa Lubuk Kembang Bunga dan Air Hitam. Dari catatan Antara, banjir di Pelalawan mulai terjadi sejak awal Maret 2017 ini.
Sebanyak 140 rumah atau 1.064 jiwa terdampak banjir di Pelalawan tersebut. Mereka mengungsi secara swadaya ke kediaman kerabat yang tidak terdampak banjir. Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pelalawan tetap mendirikan tiga titik posko penanganan banjir.
Selanjutnya di Kampar, banjir terjadi di Kecamatan Gunung Sahilan dan XIII Koto Kampar. Sebanyak lima desa di Kecamatan Gunung Sahilan dilanda banjir sejak tiga hari terakhir. Sementara di XIII Koto Kampar, banjir terjadi di Desa Koto Tuo. Dilaporkan 200 jiwa di desa itu terdampak banjir.
"Dari data di lapangan, 1.496 jiwa terdampak banjir namun tidak ada yang mengungsi. Bantuan berupa logistik telah disalurkan ke Kampar," jelasnya dilansir antarariau.
Di Kuantan Singingi, banjir dilaporkan terjadi di tiga kecamatan berbeda. Diantaranya adalah Kecamatan Kecamatan Kuantan Mudik, Gunung Toar dan Hulu Kuantan. Dilaporkan banjir menggenangi 325 rumah yang berdampak pada 1.300 jiwa.
"Untuk di Kuansing dilaporkan hanya 468 jiwa yang mengungsi. Sementara lainnya bertahan, namun kita tetap mengimbau untuk waspada. Petugas gabungan juga telah dikerahkan ke sana," jelasnya.
Sementara itu, di Indragiri Hulu banjir dilaporkan terjadi di Desa Semelinang Darat, Kecamatan Indragiri Hulu dan Desa Lubuk Batu Jaya Kecamatan Peranap. Secara keseluruhan banjir merendam 128 rumah dengan 531 jiwa terdampak banjir.
Kemudian di Rokan Hulu, banjir terpantau terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto tepatnya di Desa Lubuk Ingu dan Cipang Kanan. Berdasarkan pendataan Dinas Sosial Provinsi Riau, banjir di Rokan Hulu terbilang cukup parah karena berdampak pada 6.000 jiwa.
Bahkan pada awal pekan lalu, banjir di Rokan Hulu menyebabkan sebuah jembatan di Kecamatan Rokan IV Koto roboh. Akibatnya empat desa dengan penduduk berjumlah 7.500 jiwa terisolir. Saat ini bantuan sementara berupa dua unit kapal cepat untuk membantu mobilisasi warga.
Banjir di Riau berpotensi terus meluas menyusul meningkatnya curah hujan di wilayah Sumatera Barat hingga menyebabkan banjir dan longsor di Kabupaten Lima Puluh Kota. BPBD Riau sebelumnya menyatakan sejumlah daerah di Riau seperti Kampar dan Pelalawan berpotensi mendapat banjir kiriman dari Sumatera Barat.
| Editor | : | TIS_GNc |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham