Tenaga Pengamanan di DPRD Riau
Tenaga Pengamanan di DPRD Riau
Pengadaan Tenaga Pengamanan di DPRD Riau Diduga Ada Permainan
Kamis 02 Maret 2017, 23:39 WIB
Pengadaan Tenaga Pengamanan di DPRD Riau Diduga Ada Permainan
PEKANBARU, RIAUMDANI. com - Aroma pengadaan tenaga pengamanan swasta di DPRD Riau mulai terkuak. Pasalnya, muncul dugaan jika pengadaan 136 security yang dimenangkan oleh PT Karya Satria Abadi (KSA) itu memiliki afiliasi dengan salah seorang anggota DPRD Riau.
Kejanggalan lain juga muncul karena penawaran PT KSA lebih tinggi dibandingkan PT Andalan Mitra Prestasi. Di mana berdasarkan data yang dihimpun Riau Pos, PT KSA mengajukan tawaran sebesar Rp5.618.423.000. Sedangkan PT Andalan Mitra Prestasi, hanya sekitar Rp4,7 miliar.
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris DPRD Riau Kaharudin buru-buru mengklarifikasinya. Dia menyebut bahwa segala sesuatu tentang pengadaan tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pagu anggaran pengamanan itu sendiri ia sebutkan sebesar Rp6 miliar lebih. ‘’Kami tidak mau melaksanakan di luar
aturan. Kami berdasarkan prosedur saja,’’ ujarnya, Rabu (1/3).
Ia kemudian membandingkan penganggaran pengamanan gedung wakil rakyat itu tahun sebelumnya. Di mana ia menyebut bahwa program itu sebelumnya fiktif. Karena anggaran yang dialokasikasikan untuk itu justru digunakan untuk membayar honor pegawai DPRD.
Sementara pengamananya tetap tidak ada. ‘’Kalau dikatakan tidak sesuai itu justru sebelumnya. Penganggaran ada untuk pengamanan tapi petugasnya tidak ada. Karena anggarannya untuk bayar honor pegawai. Ini bukan hanya 2014 dan 2015, sampai tahun kemarin (2016,red) masih seperti itu. Pengamanan kantor hanya sebagai bungkus,’’ urainya.
Sementara itu, Ketua Koaliasi Indonesia Bersih Hariyadi menyayangkan pemborosan anggaran melalui proyek pengamanan gedung DPRD. Pasalnya untuk satu gedung DPRD saja, 135 orang tenaga pengamanan ditempatkan.
Ini berlebihan katanya. Terlebih dalam satu tahun anggaran yang digelontorkan mencapai Rp6 miliar lebih. Nilai itu sangat tinggi jika dibandingkan dengan pengamanan di areal swasta seperti Chevron. ‘’Ini namanya pemborosan anggaran. Patut dievaluasi. Sedangkan pengamanan perusahaan berkelas saja di Riau, seperti Chevron dan lainnya, pengamanannya tak sebanyak itu,’’ ujar Hariyadi.(dik)
Kejanggalan lain juga muncul karena penawaran PT KSA lebih tinggi dibandingkan PT Andalan Mitra Prestasi. Di mana berdasarkan data yang dihimpun Riau Pos, PT KSA mengajukan tawaran sebesar Rp5.618.423.000. Sedangkan PT Andalan Mitra Prestasi, hanya sekitar Rp4,7 miliar.
Menanggapi isu tersebut, Sekretaris DPRD Riau Kaharudin buru-buru mengklarifikasinya. Dia menyebut bahwa segala sesuatu tentang pengadaan tersebut sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Pagu anggaran pengamanan itu sendiri ia sebutkan sebesar Rp6 miliar lebih. ‘’Kami tidak mau melaksanakan di luar
aturan. Kami berdasarkan prosedur saja,’’ ujarnya, Rabu (1/3).
Ia kemudian membandingkan penganggaran pengamanan gedung wakil rakyat itu tahun sebelumnya. Di mana ia menyebut bahwa program itu sebelumnya fiktif. Karena anggaran yang dialokasikasikan untuk itu justru digunakan untuk membayar honor pegawai DPRD.
Sementara pengamananya tetap tidak ada. ‘’Kalau dikatakan tidak sesuai itu justru sebelumnya. Penganggaran ada untuk pengamanan tapi petugasnya tidak ada. Karena anggarannya untuk bayar honor pegawai. Ini bukan hanya 2014 dan 2015, sampai tahun kemarin (2016,red) masih seperti itu. Pengamanan kantor hanya sebagai bungkus,’’ urainya.
Sementara itu, Ketua Koaliasi Indonesia Bersih Hariyadi menyayangkan pemborosan anggaran melalui proyek pengamanan gedung DPRD. Pasalnya untuk satu gedung DPRD saja, 135 orang tenaga pengamanan ditempatkan.
Ini berlebihan katanya. Terlebih dalam satu tahun anggaran yang digelontorkan mencapai Rp6 miliar lebih. Nilai itu sangat tinggi jika dibandingkan dengan pengamanan di areal swasta seperti Chevron. ‘’Ini namanya pemborosan anggaran. Patut dievaluasi. Sedangkan pengamanan perusahaan berkelas saja di Riau, seperti Chevron dan lainnya, pengamanannya tak sebanyak itu,’’ ujar Hariyadi.(dik)
| Editor | : | |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham