RLH
Rumah Layak Huni [RLH]
Kabupaten Bengkalis Dapat 167 Unit RLH dari Pemprov Riau
Selasa 28 Februari 2017, 22:45 WIB
Rumah Layak Huni [RLH]
BENGKALIS, RIAUMADANI. com - Sempat terhenti beberapa tahun, Pemerintah Provinsi Riau (Pemprov) kembali mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tahun 2017. RLH yang diperuntukkan untuk keluarga kurang mampu tersebut tersebar untuk seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis sendiri mendapat jatah 167 unit.
Kepastian Bengkalis menerima bantuan RLH dari Pemprov Riau tersebut disampaikan Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bengkalis, H Emri Juliharnis P.Hd, Selasa (28/2). Menurutnya, 167 unit RLH tersebut dibangun di tiga Kecamatan, Mandau, Pinggir dan Bengkalis.
"Untuk tahun ini kita mendapatkan 167 unit RLH dari anggaran APBD Provinsi Riau. 167 unit RLH tersebut akan dibangun di Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bengkalis, ini murni gawean Pemprov Riau," ujar Emri.
Masuknya program pembangunan RLH di APBD Provinsi Riau tahun 2017 ini juga dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan P.Hd. Kendati bukan kewenangannya untuk membedah APBD Provinsi Riau, tapi dirinya tahu persis program pro rakyat tersebut termaktub di APBD Provinsi Riau tahun 2017.
"Masuknya program pembangunan RLH di APBD Riau ini sebagai bantahan atas pernyataan pak Zulfan Heri, mantan anggota DPRD Provinsi Riau saat menggelar pertemuan di salah satu desa di Kabupaten Meranti, bahwa program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tidak masuk lagi di APBD Riau. Nyatanya, tahun ini Bengkalis menerima 167 unit RLH," jelas Indra Gunawan.
Ketua DPD II Partai Golkar ini menambahkan, setahu dirinya bantuan RLH tersebut tidak hanya Kabupaten Bengkalis yang mendapatkan tapi semua Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. "Mestinya kan dicari dulu kebenarannya baru disampaikan kepada masyarakat, sehingga informasi yang disampaikan tidak salah," imbuh pria yang akrab disapa Eet ini.
Ditanya soal kemungkinan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak mendapatkan jatah RLH dari APBD Provinsi Riau, Eet menyangsikan itu. "Bengkalis saja dapat 167 unit, apa mungkin Meranti tak dapat,"tanya Eet.
Seperti ditulis di salah satu media online, mantan Anggota DPRD Provinsi Riau, Zulfan Heri, Sabtu (25/2) menggelar pertemuan dengan masyarakat di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kepulauan Meranti. Selain mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada pelaksanaan Pilgubri tahun 2018 mendatang, politisi asal Kecamatan Siak Kecil Bengkalis tersebut juga menyampaikan soal tidak masuknya sejumlah program pro rakyat di APBD Riau, seperti program Rumah Layak Huni (RLH).
Kata Zulfan, saat Rusli Zainal menjadi Gubri, ada bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Salah satunya adanya program Rumah Layak Huni untuk masyarakat yang kurang mampu itu. Namun, saat ini program tersebut dikabarkan telah hilang dari APBD Provinsi Riau sejak 3 tahun belakangan.
Kepastian Bengkalis menerima bantuan RLH dari Pemprov Riau tersebut disampaikan Kadis Perumahan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bengkalis, H Emri Juliharnis P.Hd, Selasa (28/2). Menurutnya, 167 unit RLH tersebut dibangun di tiga Kecamatan, Mandau, Pinggir dan Bengkalis.
"Untuk tahun ini kita mendapatkan 167 unit RLH dari anggaran APBD Provinsi Riau. 167 unit RLH tersebut akan dibangun di Kecamatan Mandau, Pinggir dan Bengkalis, ini murni gawean Pemprov Riau," ujar Emri.
Masuknya program pembangunan RLH di APBD Provinsi Riau tahun 2017 ini juga dibenarkan oleh Wakil Ketua DPRD Bengkalis, H Indra Gunawan P.Hd. Kendati bukan kewenangannya untuk membedah APBD Provinsi Riau, tapi dirinya tahu persis program pro rakyat tersebut termaktub di APBD Provinsi Riau tahun 2017.
"Masuknya program pembangunan RLH di APBD Riau ini sebagai bantahan atas pernyataan pak Zulfan Heri, mantan anggota DPRD Provinsi Riau saat menggelar pertemuan di salah satu desa di Kabupaten Meranti, bahwa program pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) tidak masuk lagi di APBD Riau. Nyatanya, tahun ini Bengkalis menerima 167 unit RLH," jelas Indra Gunawan.
Ketua DPD II Partai Golkar ini menambahkan, setahu dirinya bantuan RLH tersebut tidak hanya Kabupaten Bengkalis yang mendapatkan tapi semua Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. "Mestinya kan dicari dulu kebenarannya baru disampaikan kepada masyarakat, sehingga informasi yang disampaikan tidak salah," imbuh pria yang akrab disapa Eet ini.
Ditanya soal kemungkinan Kabupaten Kepulauan Meranti tidak mendapatkan jatah RLH dari APBD Provinsi Riau, Eet menyangsikan itu. "Bengkalis saja dapat 167 unit, apa mungkin Meranti tak dapat,"tanya Eet.
Seperti ditulis di salah satu media online, mantan Anggota DPRD Provinsi Riau, Zulfan Heri, Sabtu (25/2) menggelar pertemuan dengan masyarakat di Desa Mekong Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kepulauan Meranti. Selain mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada pelaksanaan Pilgubri tahun 2018 mendatang, politisi asal Kecamatan Siak Kecil Bengkalis tersebut juga menyampaikan soal tidak masuknya sejumlah program pro rakyat di APBD Riau, seperti program Rumah Layak Huni (RLH).
Kata Zulfan, saat Rusli Zainal menjadi Gubri, ada bantuan untuk masyarakat kurang mampu. Salah satunya adanya program Rumah Layak Huni untuk masyarakat yang kurang mampu itu. Namun, saat ini program tersebut dikabarkan telah hilang dari APBD Provinsi Riau sejak 3 tahun belakangan.
| Editor | : | ALIF.B.ONE |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham