Musrenbang Harus Utamakan Skala Prioritas’
Musrenbang Harus Utamakan Skala Prioritas’
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Zulhelmi :Musrenbang Harus Utamakan Skala Prioritas
Rabu 22 Februari 2017, 23:31 WIB
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Zulhelmi :Musrenbang Harus Utamakan Skala Prioritas
BENGKALIS RIAUMADANI. com - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang saat ini tengah berlangsung di kecamatan, harus benar-benar memperhatikan skala prioritas pembangunan di masing-masing desa dan kelurahan, bukan hanya sebatas kegiatan rutin atau seremonial belaka.
Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Zulhelmi usai pembukaan Musrenbang Kecamatan Bengkalis di aula Kantor Camat, Selasa (21/2). Dia mengemukakan, Musrenbang merupakan proses yang harus dilaksanakan semua tingkatan pemerintahan sebagai acuan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berikutnya.
"Pada pelaksanaan Musrenbang usulan yang diajukan harus merupakan skala prioritas pembangunan di daerah masing-masing, mulai dari tingkat desa dan kelurahan yang dilanjutkan ke tingkat kecamatan, kabupaten hingga propinsi,†ungkap Zulhelmi.
Politisi muda Partai Keadilan Sejahtera ini mengimbau kepada kepala desa, lurah dan camat untuk benar-benar memperhatikan skala prioritas pembangunan. Apakah itu di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. Aparatur pemerintahan di semua tingkatan harus betul-betul menyerap aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan di daerahnya.
Usulan-usulan yang diajukan oleh desa dan kelurahan pada Musrenbang, sambung Zulhelmi,tentu akan disaring atau diseleksi lagi di Musrenbang kecamatan dan kabupaten. Dalam menyampaikan usulan, kepala desa atau lurah harus mengedepankan usulan berdampak positif kepada perekonomian secara luas.
“Program-program pembangunan yang diajukan harus memiliki output terhadap perekonomian masyarakat, bukan sebatas mengusulkan kemudian tidak memiliki manfaat secara ekonomi dan hanya mubazir dikemudian hari. Hal inilah yang harus dihindari sleuruh stake holder dalam penyusunan program pembangunan disemua tingkatan,â€imbau Zulhelmi.
Ditambahkan, sejak tahun 2015 lalu, APBD Bengkalis setiap tahunnya mengalami penurunan, seiring dengan berkurangnya pendapatan dari dana bagi hasil (DBH) sektor migas. Dimana pada tahun 2015 APBD Bengkalis menembus Rp4,9 triliun, tahun 2016 Rp4,3 triliun dan tahun 2017 sebesar Rp3,7 triliun.
“Penurunan APBD setiap tahun harus disiasati dengan mengusulkan program-program pembangunan yang berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat, apalagi setiap tahun besaran APBD Bengkalis terus berkurang,â€tutup Zulhelmi.
Demikian dikatakan Wakil Ketua DPRD Bengkalis Zulhelmi usai pembukaan Musrenbang Kecamatan Bengkalis di aula Kantor Camat, Selasa (21/2). Dia mengemukakan, Musrenbang merupakan proses yang harus dilaksanakan semua tingkatan pemerintahan sebagai acuan dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berikutnya.
"Pada pelaksanaan Musrenbang usulan yang diajukan harus merupakan skala prioritas pembangunan di daerah masing-masing, mulai dari tingkat desa dan kelurahan yang dilanjutkan ke tingkat kecamatan, kabupaten hingga propinsi,†ungkap Zulhelmi.
Politisi muda Partai Keadilan Sejahtera ini mengimbau kepada kepala desa, lurah dan camat untuk benar-benar memperhatikan skala prioritas pembangunan. Apakah itu di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan perekonomian masyarakat. Aparatur pemerintahan di semua tingkatan harus betul-betul menyerap aspirasi masyarakat tentang kebutuhan pembangunan di daerahnya.
Usulan-usulan yang diajukan oleh desa dan kelurahan pada Musrenbang, sambung Zulhelmi,tentu akan disaring atau diseleksi lagi di Musrenbang kecamatan dan kabupaten. Dalam menyampaikan usulan, kepala desa atau lurah harus mengedepankan usulan berdampak positif kepada perekonomian secara luas.
“Program-program pembangunan yang diajukan harus memiliki output terhadap perekonomian masyarakat, bukan sebatas mengusulkan kemudian tidak memiliki manfaat secara ekonomi dan hanya mubazir dikemudian hari. Hal inilah yang harus dihindari sleuruh stake holder dalam penyusunan program pembangunan disemua tingkatan,â€imbau Zulhelmi.
Ditambahkan, sejak tahun 2015 lalu, APBD Bengkalis setiap tahunnya mengalami penurunan, seiring dengan berkurangnya pendapatan dari dana bagi hasil (DBH) sektor migas. Dimana pada tahun 2015 APBD Bengkalis menembus Rp4,9 triliun, tahun 2016 Rp4,3 triliun dan tahun 2017 sebesar Rp3,7 triliun.
“Penurunan APBD setiap tahun harus disiasati dengan mengusulkan program-program pembangunan yang berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat, apalagi setiap tahun besaran APBD Bengkalis terus berkurang,â€tutup Zulhelmi.
| Editor | : | Alif.RM |
| Kategori | : | Bengkalis |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan