Intimidasi Pilkada
Poto Youtube
Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Pria Berkemeja Kotak-Kotak Teriak 'Potong Tentara'
Sabtu 18 Februari 2017, 23:29 WIB
Poto Youtube
Polda Metro Jaya Selidiki Kasus Pria Berkemeja Kotak-Kotak Teriak ‘Potong Tentara’
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Pascaproses pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, beredar video tindakan intimidasi yang diduga dilakukan pria berbaju kotak-kotak di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Dalam video tersebut, Iwan sempat melontarkan kata-kata hinaan terhadap tentara.
Tidak hanya itu, video pria yang belakangan diketahui bernama Iwan (47) tersebut juga muncul di TPS lainnya juga dengan cara menujuk-nunjuk petugas TPS dan marah-marah. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi tersebut.
“Nanti kan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota kita akan melakukan itu, akan melakukan penyelidikan,†ujar Argo saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (18/2).
Menurut Argo, pihaknya juga akan menyelidiki apakah tindakan Iwan tersebut termasuk unsur pidana Pilkada atau pidana biasa. Karena itu, pihaknya perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. 'Ya makanya kita konteksnya belum tahu, kita perlu pemeriksaan dulu,†ucapnya.
Selain itu, Argo juga membantah bahwa polisi telah melakukan penangkapan terhadap pendukung paslon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saefullah tersebut. 'Gak, kita belum lakukan penangkapan,' kata Argo.
Informasi yang beredar, Iwan telah ditangkap di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur dan kemudian diproses ke Polsek Gambir pada Kamis (16/2) kemarin. Namun, Polsek Gambir juga membantah telah menangkap Iwan.
'Oh ndak ada..ndak ada, kita gak ada penangkapan atas nama Iwan yang ‘potong tentara’ ya,†ujar Kapolsek Gambir Ida Ketut Grahanata Krisna Rendra saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Sebagai informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat sebuah video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan ‘Potong Tentara’ tersebut. Video tersebut juga diunggah di akun Facebook Iwan yang diberi nama Fredy Tuhenay.(ROL)
JAKARTA. RIAUMADANI. com - Pascaproses pencoblosan Pilkada DKI Jakarta, beredar video tindakan intimidasi yang diduga dilakukan pria berbaju kotak-kotak di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Dalam video tersebut, Iwan sempat melontarkan kata-kata hinaan terhadap tentara.
Tidak hanya itu, video pria yang belakangan diketahui bernama Iwan (47) tersebut juga muncul di TPS lainnya juga dengan cara menujuk-nunjuk petugas TPS dan marah-marah. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pihaknya akan menyelidiki kasus dugaan intimidasi tersebut.
“Nanti kan kita selidiki ya apakah itu unsur pidana atau tidak, yang penting nanti anggota kita akan melakukan itu, akan melakukan penyelidikan,†ujar Argo saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (18/2).
Menurut Argo, pihaknya juga akan menyelidiki apakah tindakan Iwan tersebut termasuk unsur pidana Pilkada atau pidana biasa. Karena itu, pihaknya perlu dilakukan penyelidikan terlebih dahulu. 'Ya makanya kita konteksnya belum tahu, kita perlu pemeriksaan dulu,†ucapnya.
Selain itu, Argo juga membantah bahwa polisi telah melakukan penangkapan terhadap pendukung paslon Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saefullah tersebut. 'Gak, kita belum lakukan penangkapan,' kata Argo.
Informasi yang beredar, Iwan telah ditangkap di TPS 27 Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur dan kemudian diproses ke Polsek Gambir pada Kamis (16/2) kemarin. Namun, Polsek Gambir juga membantah telah menangkap Iwan.
'Oh ndak ada..ndak ada, kita gak ada penangkapan atas nama Iwan yang ‘potong tentara’ ya,†ujar Kapolsek Gambir Ida Ketut Grahanata Krisna Rendra saat dikonfirmasi lebih lanjut.
Sebagai informasi, Iwan sendiri sudah meminta maaf lewat sebuah video atas ucapan cerobohnya yang menyatakan ‘Potong Tentara’ tersebut. Video tersebut juga diunggah di akun Facebook Iwan yang diberi nama Fredy Tuhenay.(ROL)
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham