PILWAKO PEKANBARU 2017
Poto int ilustrasi
Prediksi Keunggulan 5 Paslon Pilkada Pekanbaru
Minggu 05 Februari 2017, 10:31 WIB
Poto int ilustrasi
PEKANBARU. RIAUMADANI. com - Komisi Pemilihan Umum Dearah (KPUD) Kota Pekanbaru, Riau, dalam hitungan jam akan menggelar salah satu rangkaian kegiatan Pemilihan Umum Kepala Dearah (Pilkada) setempat yang telah dinanti-nanti masyarakat di daerah ini.
Kegiatan yang dimaksud adalah debat kandidat yang akan dihadiri lima pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, mereka adalah; Syahril-Said Zohrin dari perseorangan mendapat nomor urut 1, disusul dengan pasangan Herman Nazar-Deviwarman juga perseorangan (independen) yang mengantongi nomor urut 2.
Sementara pasangan petahana yang diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra dan PKS menempati nomor urut 3, dan pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB, PAN, Nasdem dan Hanura, Ramli Walid-Irvan Herman mendapat nomor urut 4 serta Dastrayani Bibra - Said Usman Abdullah yang diusung PDI Perjuangan dan PPP bernomor urut 5.
Debat kandidat dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru sabtu 4 Februari 2017
Kelima pasangan tersebut wajib datang, acara itu akan dipandu moderator cantik, Zilfia Iskandar.
Lima pasang calon tersebut masing-masing memiliki keunggulan, seperti Syahril-Said Zohrin.
Syahril adalah Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wilayah Riau, yang juga mantan Kepala sekolah SMK Negeri 4 Pekanbaru.
Dia memiliki modal organisasi yang eksistensinya tak diragukan lagi, terlebih pasangannya yakni Said Zohrin yang juga mantan legislator Riau.
Keduanya diprediksi bakal mengedepankan program pendidikan dan sosial masyarakat saat debat kandidat nanti, itu menjadi keunggulan tersendiri.
Herman Nazar-Deviwarman
Herman Nazar adalah mantan pejabat Pemko Pekanbaru yang tentunya memiliki segudang pengalaman dalam birokrasi pemerintahan.
Sementara pasangannya, Devimarwan adalah Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Pekanbaru serta Ketua PGRI Kota Pekanbaru.
Keduanya komplit, diprediksi akan ungguli pasangan nomor urut 1 saat perdebatan terkait birokrasi pemerintahan dan akan mampu mengimbangi saat debat soal dunia pendidikan.
Firdaus - Ayat
Pasangan satu ini sudah tidak asing lagi, karena telah mempin Pekanbaru selama satu periode, bahkan berhasil mengubah moto pembangunan, dari semula "Kota Bertuah" menjadi "Madani".
Pasangan petahanan Firdaus dan Ayat Cahyadi disebut-sebut sebagai calon yang diunggulkan, selain karena pengalaman satu periode, keduanya juga memiliki kekuatan dalam membangun.
Firdaus sebelum menjabat wali kota, dia adalah pejabat di pemerintahan Provinsi Riau ketika di bawah kepemimpinan Gubernur Rusli Zainal.
Pengalamannya sebagai wali kota dan pejabat pemerintahan provinsi menjadi modal saat perdebatan yang akan digelar KPUD Pekanbaru nanti.
Terlebih, didukung oleh pasangannya Ayat Cahyadi yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai legislator di DPRD Riau.
Ayat juga merupakan tokoh masyarakat yang agamis, nyaris seluruh ulama mengenalnya.
Pasangan ini diprediksi akan unggul saat perdebatan dengan tema pembangunan.
Ramli Walid-Irvan
Sementara itu yang tak kalah hebat adalah pasangan Ramli Walid dan Irvan Herman.
Ramli Walid juga seorang birokrat yang rela melepas jabatan eselon II demi menuju jabatan sebagai Wali Kota Pekanbaru.
Sementara pasangannya, Irvan Herman memiliki modal di dunia kesehatan. Putra dari mantan Wali Kota Pekanbaru dua periode, Herman Abdullah ini memang masih muda dan begitu belia di dunia politik, namun dia mewarisi ilmu kepemimpinan orang tuanya.
Pasangan Ramli Walid dan Irvan Herman diprediksi akan unggul saat perdebatan yang mengangkat soal kesehatan masyarakat, kemudian akan mampu mengimbangi perdepatan soal pemerintahan dan pembangunan.
Sang Kuda Hitam
Pasangan Destrayani Bibra - Said Usman Abdullah disebut-sebut sebagai kuda hitam, yang artinya bakal mampu menyaingi pasangan petahana.
Bibra juga merupakan mantan pejabat di lingkungan Pemprov Riau, dia juga memiliki segudang pengalaman dalam berorganisasi.
Semantara pasangannya memiliki pengalaman bidang politik, dan keduanya diprediksi akan mampu bersaing dan keras dalam argumen di perdebatan resmi nanti.
Tunggu saja!
Oleh Fazar Muhardi
Kegiatan yang dimaksud adalah debat kandidat yang akan dihadiri lima pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru, mereka adalah; Syahril-Said Zohrin dari perseorangan mendapat nomor urut 1, disusul dengan pasangan Herman Nazar-Deviwarman juga perseorangan (independen) yang mengantongi nomor urut 2.
Sementara pasangan petahana yang diusung Partai Demokrat, Partai Gerindra dan PKS menempati nomor urut 3, dan pasangan yang diusung Partai Golkar, PKB, PAN, Nasdem dan Hanura, Ramli Walid-Irvan Herman mendapat nomor urut 4 serta Dastrayani Bibra - Said Usman Abdullah yang diusung PDI Perjuangan dan PPP bernomor urut 5.
Debat kandidat dilaksanakan di Hotel Pangeran Pekanbaru sabtu 4 Februari 2017
Kelima pasangan tersebut wajib datang, acara itu akan dipandu moderator cantik, Zilfia Iskandar.
Lima pasang calon tersebut masing-masing memiliki keunggulan, seperti Syahril-Said Zohrin.
Syahril adalah Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Wilayah Riau, yang juga mantan Kepala sekolah SMK Negeri 4 Pekanbaru.
Dia memiliki modal organisasi yang eksistensinya tak diragukan lagi, terlebih pasangannya yakni Said Zohrin yang juga mantan legislator Riau.
Keduanya diprediksi bakal mengedepankan program pendidikan dan sosial masyarakat saat debat kandidat nanti, itu menjadi keunggulan tersendiri.
Herman Nazar-Deviwarman
Herman Nazar adalah mantan pejabat Pemko Pekanbaru yang tentunya memiliki segudang pengalaman dalam birokrasi pemerintahan.
Sementara pasangannya, Devimarwan adalah Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Pekanbaru serta Ketua PGRI Kota Pekanbaru.
Keduanya komplit, diprediksi akan ungguli pasangan nomor urut 1 saat perdebatan terkait birokrasi pemerintahan dan akan mampu mengimbangi saat debat soal dunia pendidikan.
Firdaus - Ayat
Pasangan satu ini sudah tidak asing lagi, karena telah mempin Pekanbaru selama satu periode, bahkan berhasil mengubah moto pembangunan, dari semula "Kota Bertuah" menjadi "Madani".
Pasangan petahanan Firdaus dan Ayat Cahyadi disebut-sebut sebagai calon yang diunggulkan, selain karena pengalaman satu periode, keduanya juga memiliki kekuatan dalam membangun.
Firdaus sebelum menjabat wali kota, dia adalah pejabat di pemerintahan Provinsi Riau ketika di bawah kepemimpinan Gubernur Rusli Zainal.
Pengalamannya sebagai wali kota dan pejabat pemerintahan provinsi menjadi modal saat perdebatan yang akan digelar KPUD Pekanbaru nanti.
Terlebih, didukung oleh pasangannya Ayat Cahyadi yang sebelumnya juga sempat menjabat sebagai legislator di DPRD Riau.
Ayat juga merupakan tokoh masyarakat yang agamis, nyaris seluruh ulama mengenalnya.
Pasangan ini diprediksi akan unggul saat perdebatan dengan tema pembangunan.
Ramli Walid-Irvan
Sementara itu yang tak kalah hebat adalah pasangan Ramli Walid dan Irvan Herman.
Ramli Walid juga seorang birokrat yang rela melepas jabatan eselon II demi menuju jabatan sebagai Wali Kota Pekanbaru.
Sementara pasangannya, Irvan Herman memiliki modal di dunia kesehatan. Putra dari mantan Wali Kota Pekanbaru dua periode, Herman Abdullah ini memang masih muda dan begitu belia di dunia politik, namun dia mewarisi ilmu kepemimpinan orang tuanya.
Pasangan Ramli Walid dan Irvan Herman diprediksi akan unggul saat perdebatan yang mengangkat soal kesehatan masyarakat, kemudian akan mampu mengimbangi perdepatan soal pemerintahan dan pembangunan.
Sang Kuda Hitam
Pasangan Destrayani Bibra - Said Usman Abdullah disebut-sebut sebagai kuda hitam, yang artinya bakal mampu menyaingi pasangan petahana.
Bibra juga merupakan mantan pejabat di lingkungan Pemprov Riau, dia juga memiliki segudang pengalaman dalam berorganisasi.
Semantara pasangannya memiliki pengalaman bidang politik, dan keduanya diprediksi akan mampu bersaing dan keras dalam argumen di perdebatan resmi nanti.
Tunggu saja!
Oleh Fazar Muhardi
| Editor | : | TIS_MCR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham