Kebakaran
Poto. Kebakaran Rumah int
9 Rumah di Jalan Mustika Ludes di Lalap Sijago Merah
Selasa 15 Juli 2014, 02:07 WIB
Poto. Kebakaran Rumah intPEKANBARU. Riaumadani. com - Kebakaran hebat kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini, Senin [14/7/2014] sekitar pukul 19.00 sebanyak 8 petak rumah dan rumah makan di Jalan Mustika, Kecamatan Limapuluh, hangus terbakar. Beruntung dalam musibah itu tidak ada korban jiwa dan hanya harta benda korban saja yang hangus terbakar.
Kebakaran tersebut sempat menggemparkan warga sekitar, karena seorang ibu tengah sibuk dan terisak-isak mencari bayinya. Namun kecemasan seorang ibu itu akhirnya sirna setelah mengetahui anaknya telah diselamatkan warga.
Pantauan dilapangan saat kebakaran terjadi listrik disekitar pemukiman dipadamkan oleh PLN. Jeritan histeris dan isak tangis korban terlihat jelas Senin malam itu. Sementara itu warga yang dihebohkan dengan peristiwa kebakaran itu berbondong-bondong datang kelokasi melihat kebakaran. Akibatnya mobil pemadam kebakaran sedikit kesulitan masuk ke Jalan Mustika, karena kerumunan warga. Beruntung petugas Polsek Limapuluh sigap dan mengamankan lokasi agar mobil pemadam tidak terhambat keluar masuk.
Kabag Ops. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru Amiruddin yang turun kelokasi mengatakan, untuk memadamkan api ia mengerahkan sebanyak 15 armada yang ada. "Saat ingin memadamkan api kita mengalami kendala, karena banyak kerumunan warga," ucapnya.
Kemudian tambahnya, warga sekitaran juga banyak yang menguasai mobil pemadam kebakaran. "Sehingga kerja kami untuk memadamkan menjadi kesulitan," ungkapnya.
Sementara itu penghuni rumah yang histeris dan syok serta trauma dengan kebakaran itu dilarikan ke unit gawat darurat [UGD] RSUD Arifin Ahmad yang tidak jauh dari lokasi.
Menurut seorang warga Roni, saat itu ia sedang duduk-duduk, tiba-tiba melihat api dari rumah makan dan api begitu cepat membesar. Lalu merembes ke rumah petak yang terletak di belakangnya."Saya kira api berasal dari ledakan mercun. Karena ada anak-anak main mercun dirumah makan itu. Tapi apakah benar atau tidak saya tidak bisa memastikannya," ucap Roni.
Kebakaran tersebut sempat menggemparkan warga sekitar, karena seorang ibu tengah sibuk dan terisak-isak mencari bayinya. Namun kecemasan seorang ibu itu akhirnya sirna setelah mengetahui anaknya telah diselamatkan warga.
Pantauan dilapangan saat kebakaran terjadi listrik disekitar pemukiman dipadamkan oleh PLN. Jeritan histeris dan isak tangis korban terlihat jelas Senin malam itu. Sementara itu warga yang dihebohkan dengan peristiwa kebakaran itu berbondong-bondong datang kelokasi melihat kebakaran. Akibatnya mobil pemadam kebakaran sedikit kesulitan masuk ke Jalan Mustika, karena kerumunan warga. Beruntung petugas Polsek Limapuluh sigap dan mengamankan lokasi agar mobil pemadam tidak terhambat keluar masuk.
Kabag Ops. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru Amiruddin yang turun kelokasi mengatakan, untuk memadamkan api ia mengerahkan sebanyak 15 armada yang ada. "Saat ingin memadamkan api kita mengalami kendala, karena banyak kerumunan warga," ucapnya.
Kemudian tambahnya, warga sekitaran juga banyak yang menguasai mobil pemadam kebakaran. "Sehingga kerja kami untuk memadamkan menjadi kesulitan," ungkapnya.
Sementara itu penghuni rumah yang histeris dan syok serta trauma dengan kebakaran itu dilarikan ke unit gawat darurat [UGD] RSUD Arifin Ahmad yang tidak jauh dari lokasi.
Menurut seorang warga Roni, saat itu ia sedang duduk-duduk, tiba-tiba melihat api dari rumah makan dan api begitu cepat membesar. Lalu merembes ke rumah petak yang terletak di belakangnya."Saya kira api berasal dari ledakan mercun. Karena ada anak-anak main mercun dirumah makan itu. Tapi apakah benar atau tidak saya tidak bisa memastikannya," ucap Roni.
Secara terpisah Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Harianto saat dikonfirmasi membenarkan ada peristiwa kebakaran itu dan api berhasil dipadamkan petugas. "Kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan kita dan kita akan pasang garis polisi dilokasi kebakaran," ucapnya.
Ketika ditanya apakah benar penyebabnya api mercun.? Robert mengaku belum tahu pasti. "Hingga saat ini saya belum memastikan penyebab kebakaran. Untuk mengetahui penyebabnya, harus dari hasil uji laboratorium forensik [Labfor] Mabes Polri cabang Medan," ungkap Robert.**
Ketika ditanya apakah benar penyebabnya api mercun.? Robert mengaku belum tahu pasti. "Hingga saat ini saya belum memastikan penyebab kebakaran. Untuk mengetahui penyebabnya, harus dari hasil uji laboratorium forensik [Labfor] Mabes Polri cabang Medan," ungkap Robert.**
| Editor | : | Laporan : TIS/TP |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan