TKA China
Kepala Disnakertrans Riau Rasidin (dok. RMC)
Proyek PLTU Tenayan Raya Dikerjakan Oleh TKA China, Dari Tenaga Ahli Sampai Tukang Cangkul
Rabu 04 Januari 2017, 00:21 WIB
Kepala Disnakertrans Riau Rasidin (dok. RMC)PEKANBARU RIAUMADANI. COM - Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transimgrasi (Disnakertrans), mulai Tahun 2017 ini akan lebih mengetatkan pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA) yang masuk.
Pasalnya pada 2016 lalu, banyak pengaduan yang masuk ke Disnakertrans terkait banyaknya TKA masuk, khususnya dari Tiongkok yang bekerja di Riau. Tercatat ada sebanyak 1000 tenaga kerja asal China yang bekeja di beberapa perusahaan di Riau.
Kepala Disnakertrans Riau Rasidin mengatakan, untuk tahun 2017 ini akan ada penambahan 42 pegawai dari Kementerian Tenaga Kerja, yang akan berkantor di Riau dan bertugas sebagai sebagai petugas ketenagakerjaan yang masuk ke Riau.
"42 pengawas ini sebagai fungsional pengawas yang lisensinya dikeluarkan Kementerian. Mereka nanti akan bekerja mengawasi ketenagakerjaan yang ada di Riau. Kedepan TKA wajib lapor ke Disnaker," jelas Rasidin kepada riaumandiri, Selasa (3/1) di Ruang Kerjanya.
Terkait TKA asal China yang bekerja di PLTU Tenayan Raya-Pekanbaru, dan PLTD Purnama di Dumai, Rasidin mengatakan telah melakukan pengecekan, dan hasilnya memang ada. Tenaga kerja asal China tersebut didatangkan khusus untuk mengerjakan proyek pembangkit listrik milik negara, dimana investornya juga dari China.
Tercatat ada sebanyak 400 orang tenaga kerja China di PLTU Tenayan, mulai dari tukang cakul, tukang cuci, tukang masak, tukang gosok pakaian, buruh bangunan sampai tenaga ahli berasal dari China. Sedangkan di Dumai mencapai 302 orang.
"Semua izin mereka dikeluarkan oleh pusat. Dan izinnya memang untuk bekerja, dan batas waktunya selama satu tahun. Kalau yang di Dumai kita sudah cek ada dia yang ilegal, dan sudah kita keluarkan. Setelah dikeluarkan, mereka masuk lagi, dan ada izinnya dari pusat. Memang mencolok tenaga kerja China yang masuk di proyek itu," jelas Rasidin.
Pasalnya pada 2016 lalu, banyak pengaduan yang masuk ke Disnakertrans terkait banyaknya TKA masuk, khususnya dari Tiongkok yang bekerja di Riau. Tercatat ada sebanyak 1000 tenaga kerja asal China yang bekeja di beberapa perusahaan di Riau.
Kepala Disnakertrans Riau Rasidin mengatakan, untuk tahun 2017 ini akan ada penambahan 42 pegawai dari Kementerian Tenaga Kerja, yang akan berkantor di Riau dan bertugas sebagai sebagai petugas ketenagakerjaan yang masuk ke Riau.
"42 pengawas ini sebagai fungsional pengawas yang lisensinya dikeluarkan Kementerian. Mereka nanti akan bekerja mengawasi ketenagakerjaan yang ada di Riau. Kedepan TKA wajib lapor ke Disnaker," jelas Rasidin kepada riaumandiri, Selasa (3/1) di Ruang Kerjanya.
Terkait TKA asal China yang bekerja di PLTU Tenayan Raya-Pekanbaru, dan PLTD Purnama di Dumai, Rasidin mengatakan telah melakukan pengecekan, dan hasilnya memang ada. Tenaga kerja asal China tersebut didatangkan khusus untuk mengerjakan proyek pembangkit listrik milik negara, dimana investornya juga dari China.
Tercatat ada sebanyak 400 orang tenaga kerja China di PLTU Tenayan, mulai dari tukang cakul, tukang cuci, tukang masak, tukang gosok pakaian, buruh bangunan sampai tenaga ahli berasal dari China. Sedangkan di Dumai mencapai 302 orang.
"Semua izin mereka dikeluarkan oleh pusat. Dan izinnya memang untuk bekerja, dan batas waktunya selama satu tahun. Kalau yang di Dumai kita sudah cek ada dia yang ilegal, dan sudah kita keluarkan. Setelah dikeluarkan, mereka masuk lagi, dan ada izinnya dari pusat. Memang mencolok tenaga kerja China yang masuk di proyek itu," jelas Rasidin.
| Editor | : | TIS.RMC |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau