Demo 2 Desember
Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
500 Ribu Masa Buruh KSPI SIAP Ikut Demo 2 Desember
Rabu 23 November 2016, 23:34 WIB
Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia
JAKARTA, Riaumadani.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan organisasinya memang telah memutuskan untuk mengikuti aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 2 Desember mendatang. Bahkan, nantinya akan ada sekitar 500 ribu masa buruh dari seputaran Jabotabek hadir pada acara tersebut.
''KSPI bersama buruh indonesia resmi mengumumkan akan melakukan "Mogok Nasional" pada 2 desember 2016, Aksi yang rencanana berupa mogok nasional buruh pada 25 November diundur menjadi 2 des 2016)," kata Said Iqbal, kepada Republika.co.id, Rabu (23/11).
Menurut dia, aksi yang diberi tajuk "Mogok Nasional" ini dilakukan dalam bentuk unjuk rasa nasional akan berlangsung di 20 propvinsi, 250 kabupaten/ kota. Paling tidak aksi unjuk rasa tersebut seluruhnya akan diikuti hampir satu juta buruh.
"Khusus buruh wilayah Sejabodetabek dan Karawang nanti akan ada lebih dari 200 ribu buruh bergerak ke depan istana dengan titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan aksi mogok nasional buruh di 19 provinsi lainnya dilakukan di kawasan industri dan kantor gubernur masing-masing," ujar Iqbal.
Dalam unjuk rasa itu, Iqbal menegaskan ada tiga isu yang akan disuarakan. Pertama adalah pencabutan PP no 78/2015 yang membuat upah murah. Kedua, tuntutan kenaikkan UMP/UMK 15 persen-20 persen. Ketiga, tuntutan agar Ahok selaku tersangka "Ahok" penista agama ditahan sebagaimana para tersangka kasus yang sama pada kurun waktu sebelumnya.
"Kami memang menuntut penegakkan hukum yang adil, Ini demi tegaknya supremasi hukum, Dan isu ini sudah kami tuntut semenjak acara peringatan ‘May Day 2016’ lalu di mana para buruh menolak penggusuran dan reklamasi yg merusak lingkungan hidup serta sarat aroma korupsi," tegas Iqbal.(ROL)
''KSPI bersama buruh indonesia resmi mengumumkan akan melakukan "Mogok Nasional" pada 2 desember 2016, Aksi yang rencanana berupa mogok nasional buruh pada 25 November diundur menjadi 2 des 2016)," kata Said Iqbal, kepada Republika.co.id, Rabu (23/11).
Menurut dia, aksi yang diberi tajuk "Mogok Nasional" ini dilakukan dalam bentuk unjuk rasa nasional akan berlangsung di 20 propvinsi, 250 kabupaten/ kota. Paling tidak aksi unjuk rasa tersebut seluruhnya akan diikuti hampir satu juta buruh.
"Khusus buruh wilayah Sejabodetabek dan Karawang nanti akan ada lebih dari 200 ribu buruh bergerak ke depan istana dengan titik kumpul di Bundaran Hotel Indonesia. Sedangkan aksi mogok nasional buruh di 19 provinsi lainnya dilakukan di kawasan industri dan kantor gubernur masing-masing," ujar Iqbal.
Dalam unjuk rasa itu, Iqbal menegaskan ada tiga isu yang akan disuarakan. Pertama adalah pencabutan PP no 78/2015 yang membuat upah murah. Kedua, tuntutan kenaikkan UMP/UMK 15 persen-20 persen. Ketiga, tuntutan agar Ahok selaku tersangka "Ahok" penista agama ditahan sebagaimana para tersangka kasus yang sama pada kurun waktu sebelumnya.
"Kami memang menuntut penegakkan hukum yang adil, Ini demi tegaknya supremasi hukum, Dan isu ini sudah kami tuntut semenjak acara peringatan ‘May Day 2016’ lalu di mana para buruh menolak penggusuran dan reklamasi yg merusak lingkungan hidup serta sarat aroma korupsi," tegas Iqbal.(ROL)
| Editor | : | tIS-rE |
| Kategori | : | Nasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada katariau.com, silakan kontak ke email: redaksi riaumadain.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Rabu 19 November 2025, 10:43 WIB
Bupati Afni Terima Penghargaan UHC Atas Pencapaian Dalam Memperluas Jaminan Kesehatan semesta
Rabu 29 Oktober 2025
Bertemu Menteri Imigrasi, Ketua IWO Riau Tegaskan Komitmen Jadi Mitra Strategis Imigrasi dan Lapas
Jumat 17 Oktober 2025
Rohul Catat Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Riau, Bukti Kepemimpinan Visioner Bupati Anton dan Wabup Syafaruddin Poti
Minggu 05 Oktober 2025
Tim Gabungan Avsec dan Lanud RSN Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu Seberat Hampir 1Kg
Nasional

Rabu 26 November 2025, 21:01 WIB
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Rabu 26 November 2025
Satgas Kuasai Kembali Pos TNTN, Kodam XIX/TT Tegaskan Upaya Humanis Hindari Bentrokan dengan Warga
Senin 17 November 2025
*Usulan Hj. Siti Aisyah, Anggota DPR RI, Komisi XIII, Ka. LAPAS Kelas II B Rengat Gercep Beri Bantuan Warga Terdampak ISPA*
Kamis 13 November 2025
Semarak Fawai Ta'aruf MTQ Ke-54 di Air Molek, Kabupanten Inhu.
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Oktober 2025, 07:04 WIB
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Senin 20 Oktober 2025
Dani Nursalam Pimpin LKP DPW PKB Riau, Abdul Wahid: Kader Harus Jadi Penjaga Ideologi dan Aspirasi Masyarakat
Selasa 07 Oktober 2025
Dugaan Adanya SPPD fiktif di DPRD Kota Pekanbaru, Sekwan Hambali Diperiksa Kejari
Rabu 01 Oktober 2025
Dua Pelaku Pengoplos Gas LPG Bersubsidi Dibekuk Tim Ditreskrimsus Polda Riau