RAPBD-P Rohil tahun 2016
Wakil Bupati Drs jamiluddin memberikan jawaban terhadap
pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota Keuangan Rancangan Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun anggaran 2016 dalam
sidang paripurna, Rabu (16/11
Wabup Rohil Drs jamiluddin Sampaikan Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi RAPBD-P tahun 2016
Jumat 18 November 2016, 07:40 WIB
Wakil Bupati Drs jamiluddin memberikan jawaban terhadap
pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota Keuangan Rancangan Anggaran
Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun anggaran 2016 dalam
sidang paripurna, Rabu (16/11
BAGANSIAPIAPI. Riaumadani. com - Wakil Bupati Drs jamiluddin memberikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (RAPBD-P) tahun anggaran 2016 dalam sidang paripurna, Rabu (16/11/2016).
Dalam sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Rohil Drs Syafrudin MM didampingi Wakil Ketua DPRD Suyadi SP. Turut Hadir, Plt Sekda Rohil Surya Arfan, sebanyak 25 orang anggota DPRD, Kepala Dinas,Badan/Kantor dilingkungan pemkab Rohil.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pemandangan umum fraksi-fraksi berupa saran, masukan, himbauan, pertanyaan maupun tanggapan sebagi bentuk dukungan dan komitmen kuat dari DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten, Kata Wabup
Dalam jawabannya, Wabup pertama kali memberikan penjelasan dari pandangan fraksi gabungan nasional persatuan Indonesia yang dotanyakan oleh Amansyah sekaligus menjawab fraksi partai persatuan pembangunan soal kebijakan pemerintah daerah mengenai pendapatan kabupaten Rohil yang mengalami penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, dana transfer pemerintah pusat untuk APBD-P tahun 2016 telah diatur melalui Peraturan Mentri keuangan No:162/PMK/072016 tentang rincian kurang bayar dan lebih bayar dana bagi hasil (DBH) menurut provinsi kabupaten/kota yang dialokasikan dalam perubahan pendapatan belanja daerah merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui mentri keuangan.
Sedangkan untuk pendapatan asli daerah (PAD), bahwa tidak mengalami penurunan. Hal itu dapat dibuktikan dari target 11 macam jenis pajak mendapat sebesar Rp 26,172 miliar dari realisasi sampai dengan bulan oktober. Dari 11 macam pajak tersebut, maka dapat dana Rp 24,395 miliar atau mencapai 3 persen. Dari sektor retribusi daerah yang semua ditargetkan sebesar Rp 4,350 miliar sampai oktober dapat terealisasi sebesar 2,813 miliar.
Untuk pengelolaan sektor kekayaan daerah lanjutnya, yang dipisahkan bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan yang ditargetkan sebesar 10,57 miliar terealiasi sampai oktober sebesar 6,485 miliar. Dari sektor lain lain PAD yang sah semula ditargetkan sebesar Rp 138,615 miliar terealisasi sampai dengan oktober sebesar 92,417 miliar.
Sementara itu mengenai anggapan terjadinya penurunan PAD yang sangat signifikan dikarenakan adanya beberapaperubahan regulasi. Diantaranya, penerimaan jasa giro dari target 84,648 miliar realisasinya sampai dengan bulan oktober 6,88 miliar.
"Penerimaan ini berasal dari bunga defosito. Sementara dana defosito Pemkab Rohil telah dicairkan guna membiayai program kegiatan tahun anggaran tahun 2016. Sehingga penerimaan jasa giro mengalami penurunan," sebutnya.
Lanjutnya, jasa giro khas daerah dari target 48,40 miliar realiasinya 5,475miliar. Penerimaan ini berasal dari bunga dana yang teradapat direkening khas daerah. Sementara dana yang terdapat pada khas daerah hanya sedikit, sehingga bunga yang dihasilkan mengalami penurunan.
Untuk jasa giro pemegang khas 36,618 miliar realisasinya menjadi 1,412 miliar. Penerimaan ini berasal dari bunga dana yang terdapat dari rekening khas bendahara SKPD dikarenakan dana yang terdapat didalamnya juga sedikit. Otomatis bunga yang didapatkan juga mengalami penurunan.
Sementara itu, untuk sektor pajak daerah dan retribusi daerah tambahnya, juga terjadi penurunan pendapatan dikarenakan adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat. Diantaranya kewenangan izin yang menyangkur air bawah tanah, mneral bukan logam, usaha perikanan dialihkan kepada pemerintah provinsi. Selain itu pembuatan KTP dan akte juga sudah digratiskan, sehingga pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah mengalami penurunan signifikan.
Diantaranya juga, Wabup memberikan tanggapan pandangan fraksi Demokrat plus dan Gerindra menganai sejauh mana realasisai perubahan SOTK baru. Dikatakannya, saejauh ini masih dalam proses penyusunan. Namun draf Perbub SOTK baru tersebut telah tersedia, seingga TAPD dalam menyasuaikan RAPBD 2017 yang nantinya akan disampaikan kepada DPRD Rohil
Dalam sidang paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Rohil Drs Syafrudin MM didampingi Wakil Ketua DPRD Suyadi SP. Turut Hadir, Plt Sekda Rohil Surya Arfan, sebanyak 25 orang anggota DPRD, Kepala Dinas,Badan/Kantor dilingkungan pemkab Rohil.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pemandangan umum fraksi-fraksi berupa saran, masukan, himbauan, pertanyaan maupun tanggapan sebagi bentuk dukungan dan komitmen kuat dari DPRD dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten, Kata Wabup
Dalam jawabannya, Wabup pertama kali memberikan penjelasan dari pandangan fraksi gabungan nasional persatuan Indonesia yang dotanyakan oleh Amansyah sekaligus menjawab fraksi partai persatuan pembangunan soal kebijakan pemerintah daerah mengenai pendapatan kabupaten Rohil yang mengalami penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
Ia menjelaskan, dana transfer pemerintah pusat untuk APBD-P tahun 2016 telah diatur melalui Peraturan Mentri keuangan No:162/PMK/072016 tentang rincian kurang bayar dan lebih bayar dana bagi hasil (DBH) menurut provinsi kabupaten/kota yang dialokasikan dalam perubahan pendapatan belanja daerah merupakan kewenangan pemerintah pusat melalui mentri keuangan.
Sedangkan untuk pendapatan asli daerah (PAD), bahwa tidak mengalami penurunan. Hal itu dapat dibuktikan dari target 11 macam jenis pajak mendapat sebesar Rp 26,172 miliar dari realisasi sampai dengan bulan oktober. Dari 11 macam pajak tersebut, maka dapat dana Rp 24,395 miliar atau mencapai 3 persen. Dari sektor retribusi daerah yang semua ditargetkan sebesar Rp 4,350 miliar sampai oktober dapat terealisasi sebesar 2,813 miliar.
Untuk pengelolaan sektor kekayaan daerah lanjutnya, yang dipisahkan bagian laba atas penyertaan modal pada perusahaan yang ditargetkan sebesar 10,57 miliar terealiasi sampai oktober sebesar 6,485 miliar. Dari sektor lain lain PAD yang sah semula ditargetkan sebesar Rp 138,615 miliar terealisasi sampai dengan oktober sebesar 92,417 miliar.
Sementara itu mengenai anggapan terjadinya penurunan PAD yang sangat signifikan dikarenakan adanya beberapaperubahan regulasi. Diantaranya, penerimaan jasa giro dari target 84,648 miliar realisasinya sampai dengan bulan oktober 6,88 miliar.
"Penerimaan ini berasal dari bunga defosito. Sementara dana defosito Pemkab Rohil telah dicairkan guna membiayai program kegiatan tahun anggaran tahun 2016. Sehingga penerimaan jasa giro mengalami penurunan," sebutnya.
Lanjutnya, jasa giro khas daerah dari target 48,40 miliar realiasinya 5,475miliar. Penerimaan ini berasal dari bunga dana yang teradapat direkening khas daerah. Sementara dana yang terdapat pada khas daerah hanya sedikit, sehingga bunga yang dihasilkan mengalami penurunan.
Untuk jasa giro pemegang khas 36,618 miliar realisasinya menjadi 1,412 miliar. Penerimaan ini berasal dari bunga dana yang terdapat dari rekening khas bendahara SKPD dikarenakan dana yang terdapat didalamnya juga sedikit. Otomatis bunga yang didapatkan juga mengalami penurunan.
Sementara itu, untuk sektor pajak daerah dan retribusi daerah tambahnya, juga terjadi penurunan pendapatan dikarenakan adanya perubahan regulasi dari pemerintah pusat. Diantaranya kewenangan izin yang menyangkur air bawah tanah, mneral bukan logam, usaha perikanan dialihkan kepada pemerintah provinsi. Selain itu pembuatan KTP dan akte juga sudah digratiskan, sehingga pendapatan pajak daerah dan retribusi daerah mengalami penurunan signifikan.
Diantaranya juga, Wabup memberikan tanggapan pandangan fraksi Demokrat plus dan Gerindra menganai sejauh mana realasisai perubahan SOTK baru. Dikatakannya, saejauh ini masih dalam proses penyusunan. Namun draf Perbub SOTK baru tersebut telah tersedia, seingga TAPD dalam menyasuaikan RAPBD 2017 yang nantinya akan disampaikan kepada DPRD Rohil
| Editor | : | |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham