Festival Tahunan Maawuo
Gubri menarik jaring saat Menghadiri Sekaligus Membuka Acara Festival Danau Bakuok di Kabupaten Kampar
Puluhan Ribu Masyarakat Ramaikan Festival Tahunan Maawuo Danau Bokuok Kabupaten Kampar
Minggu 13 November 2016, 23:28 WIB
Gubri menarik jaring saat Menghadiri Sekaligus Membuka Acara Festival Danau Bakuok di Kabupaten Kampar
BANGKINANG, Riaumadani.com - Puluhan ribu masyarakat ramaikan Festival Maawuo Danau Bokuok di Desa Aur Sati, Kecamatan Tambang, Minggu (13/11/2016). Dari pantauan di lokasi, masyarakat membludak sejak pagi. Meski jalan masuk dan keluar telah diberlakukan satu arah namun tetap saja kemacetan terjadi sepanjang jalan menuju lokasi.
Ribuan masyarakat juga terlihat sejak pagi di sampan masing-masing sambil menunggu momen pertama "mancampakkan jalo" atau melepaskan jala ke dalam danau. Masyarakat banyak tak sabar menunggu momen yang dilepas oleh Gubernur Riau itu. Masyarakat beberapa kali berteriak agar mancampakkan jalo pertama ini segera dimulai.
Tepat pukul 10.30 WIB Gubri baru tiba di lokasi. Prosesi acara Festival Maawuo Danau Bokuok dimulai dengan pembacaa do'a oleh Abu Hasan Datuk Mangkuto Malin. Kemudian laporan dari Ketua Panitia Pelaksana Nazaruddin Chaniago dan pengarahan sekaligus pembukaan festival oleh Gubernur Riau Andi Rahman.
Pembukaan Festival Maawuo ini ditandai dengan mencampakan jalo pertamo oleh Gubri yang didahului pembacaan shalawat nabi. Ratusan jalo (jala) tampak serentak di lemparkan ke dalam sungai begitu bacaan shalawat berakhir. Pekikan dari pengunjungpun menggema di area Danau Bokuok.
Masyarakat juga tampak berdesak-desakan di sepanjang bibir danau. Banyak warga mendirikan tenda tempat berteduh. Momen ini juga kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan makanan, minuman, mainan anak-anak dan lainnya.
Selain dihadiri Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman juga tampak Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, anggota DPRD Riau H Masnur, pucuk adat dan ninik mamak se-Kenegerian Terantang Tambang. Kepala Dinas dan Badan Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana Nazaruddin Chaniago dalam sambutannya menyampaikan, festival ini adalah berkat bantuan uluran tangan Pemprov Riau melalui SKPD Pariwisata. Masyarakat sangat berharap acara ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan mendapat bantuan pemerintah daerah.
Dikatakan, Pemprov Riau juga telah membantu pembangunan balai adat dan rumah adat, calempong dan gong calempong juga bantuan dari Pemprov Riau. "Alhamdulillah untuk acara ini kita mendapatkan dana Rp 1 miliar dari Pemprov Riau," beber Nazaruddin.
Ia menjelaskan, festival Maawuo Danau Bokuok diramaikan dengan berbagai kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 6 sampai dengan 19 November 2016. Pada tanggal 6-10 November 2016 digelar Festival Kesenian Daerah antar kecamatan se-Kabupaten Kampar dan pertandingan bola voli antar klub se-Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru dan tanggal 11-16 November 2016 dilaksanakan Pacu Dayung Sampan antar kecamatan se-Kabupaten Kampar. (hms)
Ribuan masyarakat juga terlihat sejak pagi di sampan masing-masing sambil menunggu momen pertama "mancampakkan jalo" atau melepaskan jala ke dalam danau. Masyarakat banyak tak sabar menunggu momen yang dilepas oleh Gubernur Riau itu. Masyarakat beberapa kali berteriak agar mancampakkan jalo pertama ini segera dimulai.
Tepat pukul 10.30 WIB Gubri baru tiba di lokasi. Prosesi acara Festival Maawuo Danau Bokuok dimulai dengan pembacaa do'a oleh Abu Hasan Datuk Mangkuto Malin. Kemudian laporan dari Ketua Panitia Pelaksana Nazaruddin Chaniago dan pengarahan sekaligus pembukaan festival oleh Gubernur Riau Andi Rahman.
Pembukaan Festival Maawuo ini ditandai dengan mencampakan jalo pertamo oleh Gubri yang didahului pembacaan shalawat nabi. Ratusan jalo (jala) tampak serentak di lemparkan ke dalam sungai begitu bacaan shalawat berakhir. Pekikan dari pengunjungpun menggema di area Danau Bokuok.
Masyarakat juga tampak berdesak-desakan di sepanjang bibir danau. Banyak warga mendirikan tenda tempat berteduh. Momen ini juga kesempatan bagi masyarakat untuk berjualan makanan, minuman, mainan anak-anak dan lainnya.
Selain dihadiri Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman juga tampak Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, anggota DPRD Riau H Masnur, pucuk adat dan ninik mamak se-Kenegerian Terantang Tambang. Kepala Dinas dan Badan Provinsi Riau dan Kabupaten Kampar, alim ulama, cerdik pandai dan tokoh masyarakat.
Ketua Panitia Pelaksana Nazaruddin Chaniago dalam sambutannya menyampaikan, festival ini adalah berkat bantuan uluran tangan Pemprov Riau melalui SKPD Pariwisata. Masyarakat sangat berharap acara ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan mendapat bantuan pemerintah daerah.
Dikatakan, Pemprov Riau juga telah membantu pembangunan balai adat dan rumah adat, calempong dan gong calempong juga bantuan dari Pemprov Riau. "Alhamdulillah untuk acara ini kita mendapatkan dana Rp 1 miliar dari Pemprov Riau," beber Nazaruddin.
Ia menjelaskan, festival Maawuo Danau Bokuok diramaikan dengan berbagai kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak tanggal 6 sampai dengan 19 November 2016. Pada tanggal 6-10 November 2016 digelar Festival Kesenian Daerah antar kecamatan se-Kabupaten Kampar dan pertandingan bola voli antar klub se-Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru dan tanggal 11-16 November 2016 dilaksanakan Pacu Dayung Sampan antar kecamatan se-Kabupaten Kampar. (hms)
| Editor | : | TIS.hms |
| Kategori | : | Budaya |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Minggu 19 Juli 2026, 15:35 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan
Rabu 15 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gaungkan Semangat Kebersamaan Melalui Festival Rakyat 2026