Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2016
Para pemenang Lomba foto bersama dengan panitia.
Sambut HKN 2016, Puskesmas Panipahan Rohil Taja Lomba CTPS
Senin 07 November 2016, 23:25 WIB
Para pemenang Lomba foto bersama dengan panitia.BAGANSIAPIAPI, Riaumadani.com - Puskesmas Panipahan menggelar berbagai lomba dalam menyambut Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2016. Meksipun hujan dan mendung menyelimuti suasana di kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), tidak menyurutkan peserta yang akan mengikuti lomba sikat gigi dan lomba cuci tangan pakai sabun (CTPS), Sabtu (5/11) pukul 09.00 WIB.
Para peserta sudah menunggu di aula Puskesmas, pesertanya kelas satu (1) tingkat SD/MI sebanyak 18 sekolah. Peserta masing-masing sekolah ada 2 orang yang didampingi oleh kepala sekolah ataupun guru pendamping.
Diantaranya SD Kartini, SD Pertiwi, SD Methodist, SDN 001,003, 007,010, 011, MI Mujahidin,MI Alqosimiyah,Isthlahiyah,Al Adalah,islamiyah,al Husin.
"Karena diluar masih gerimis maka lomba kita adakan di teras Puskesmas, sementara peserta dan guru menonton dari dalam aula." kata Kepala Puskesmas dr Hj Nettu Juliana.
Netty menjelaskan, Acara ini diadakan setiap tahunnya saat menyambut hari kesehatan nasional, agar semua kalangan ikut merayakan maka pihaknya mengadakan lomba dan diketuai oleh pemegang promkes lenny Marlina,Amkeb.
Untuk juri lomba ctps kami tunjuk Dr.fillia dan untuk lomba sikat gigi jurinya drg. Rotua. Setelah dilakukan lomba dan penilaian untuk juara 1 lomba sikat gigi MI tarbiyah, juara 2 SDN 012, dan juara 3 SD 008. Kategori lomba cuci tangan pakai sabun juara 01 SDS methodist, Juara 2 MI ishlahiyah, juara 3 SDN 003.
"Deengan adanya lomba ini kita berharap agar kiranya sejak masih anak-anak sudah memahami apa itu hidup PHBS. Karena kedua lomba tersebut merupakan salah satu dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat."harap netti.
Berbagai Pesan yang ingin disampaikan pada HKN ke 52 ini, lanjut Netti diantaranya agar melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti senam, olah raga lainnya. Konsumsi sayur dan buah setiap hari agar badan sehat. Cek kesehatan secara rutin. Makanan sehat untuk Keluarga dengan gizi seimbang.
"Pembangunan Kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. " katanya.
Lebih jauh ia menerangkan, Indonesia saat ini mengalami transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes dan lain-lain.
Meskipun kesakitan dan kematian akibat penyakit menular (PM) semakin menurun, prevalensi penyakit secara umum masih cukup tinggi. Periode 1990-2015, pola kematian akibat PTM semakin meningkat (37% menjadi 57%), akibat PM menurun (56% menjadi 38%) dan akibat kecelakaan akan meningkat (7% menjadi 13%), dan tren ini kemungkinan akan berlanjut seiring dengan perubahan perilaku hidup (pola makan dengan gizi tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, merokok, dll).
"Meningkatnya kasus PTM akan menambah beban pemerintah karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, kasus PTM juga menyebabkan hilangnya potensi/modal sumber daya manusia dan menurunnya produktivitas (productivity loss) yang pada akhirnya akan mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi," paparnya.
Upaya promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah tingginya kesakitan dan kematian akibat PTM dan PM. Mengingat pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif secara terus menerus seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektor nonpemerintah, dan masyarakat.
"Untuk itu, perlu adanya sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat," jelasnya. (dw)
Para peserta sudah menunggu di aula Puskesmas, pesertanya kelas satu (1) tingkat SD/MI sebanyak 18 sekolah. Peserta masing-masing sekolah ada 2 orang yang didampingi oleh kepala sekolah ataupun guru pendamping.
Diantaranya SD Kartini, SD Pertiwi, SD Methodist, SDN 001,003, 007,010, 011, MI Mujahidin,MI Alqosimiyah,Isthlahiyah,Al Adalah,islamiyah,al Husin.
"Karena diluar masih gerimis maka lomba kita adakan di teras Puskesmas, sementara peserta dan guru menonton dari dalam aula." kata Kepala Puskesmas dr Hj Nettu Juliana.
Netty menjelaskan, Acara ini diadakan setiap tahunnya saat menyambut hari kesehatan nasional, agar semua kalangan ikut merayakan maka pihaknya mengadakan lomba dan diketuai oleh pemegang promkes lenny Marlina,Amkeb.
Untuk juri lomba ctps kami tunjuk Dr.fillia dan untuk lomba sikat gigi jurinya drg. Rotua. Setelah dilakukan lomba dan penilaian untuk juara 1 lomba sikat gigi MI tarbiyah, juara 2 SDN 012, dan juara 3 SD 008. Kategori lomba cuci tangan pakai sabun juara 01 SDS methodist, Juara 2 MI ishlahiyah, juara 3 SDN 003.
"Deengan adanya lomba ini kita berharap agar kiranya sejak masih anak-anak sudah memahami apa itu hidup PHBS. Karena kedua lomba tersebut merupakan salah satu dari 10 indikator perilaku hidup bersih dan sehat."harap netti.
Berbagai Pesan yang ingin disampaikan pada HKN ke 52 ini, lanjut Netti diantaranya agar melakukan aktivitas fisik secara teratur, seperti senam, olah raga lainnya. Konsumsi sayur dan buah setiap hari agar badan sehat. Cek kesehatan secara rutin. Makanan sehat untuk Keluarga dengan gizi seimbang.
"Pembangunan Kesehatan pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. " katanya.
Lebih jauh ia menerangkan, Indonesia saat ini mengalami transisi epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti stroke, jantung, diabetes dan lain-lain.
Meskipun kesakitan dan kematian akibat penyakit menular (PM) semakin menurun, prevalensi penyakit secara umum masih cukup tinggi. Periode 1990-2015, pola kematian akibat PTM semakin meningkat (37% menjadi 57%), akibat PM menurun (56% menjadi 38%) dan akibat kecelakaan akan meningkat (7% menjadi 13%), dan tren ini kemungkinan akan berlanjut seiring dengan perubahan perilaku hidup (pola makan dengan gizi tidak seimbang, kurang aktivitas fisik, merokok, dll).
"Meningkatnya kasus PTM akan menambah beban pemerintah karena penanganannya membutuhkan biaya yang besar. Selain itu, kasus PTM juga menyebabkan hilangnya potensi/modal sumber daya manusia dan menurunnya produktivitas (productivity loss) yang pada akhirnya akan mempengaruhi pembangunan sosial dan ekonomi," paparnya.
Upaya promotif dan preventif merupakan upaya yang sangat efektif untuk mencegah tingginya kesakitan dan kematian akibat PTM dan PM. Mengingat pencegahan penyakit sangat tergantung pada perilaku individu yang didukung oleh kualitas lingkungan, ketersediaan sarana dan prasarana serta dukungan regulasi untuk hidup sehat, diperlukan keterlibatan aktif secara terus menerus seluruh komponen baik pemerintah pusat dan daerah, sektor nonpemerintah, dan masyarakat.
"Untuk itu, perlu adanya sebuah gerakan untuk mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat," jelasnya. (dw)
| Editor | : | Ishaq.y.RE |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan