Kompol Edwin Kabag Ops Polresta Pekanbaru Hukum Dirinya Sendiri
Kompol Edwin push up bersama puluhan anggotanya di lapangan apel (Foto: Instagram Humas Polda Riau)
Bawahannya Terlambat Ikut Apel, Kabag Ops Polresta Pekanbaru Hukum Dirinya Sendiri
Jumat 04 November 2016, 03:01 WIB
Kompol Edwin push up bersama puluhan anggotanya di lapangan apel (Foto: Instagram Humas Polda Riau)
PEKANBARU. Riaumdani. com - Memegang jabatan penting di kepolisian tentunya dibarengi rasa tanggung jawab yang besar. Tampaknya ini yang ditanamkan betul oleh Perwira Menengah (Pamen) yang menjabat sebagai Kabag Ops di Polresta Pekanbaru, Riau ini.
Sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) di Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau, Kompol Edwin Sik tentu tidak bisa mentolelir bila ada bawahannya yang melakukan kesalahan, apalagi sampai datang terlambat saat apel. Pastinya, ada hukuman atas kelalaian itu.
Sebagai komandan mereka, Edwin justru berfikir lain, dan apa yang ia lakukan setelah itu membuat puluhan bawahannya yang terlambat ini kaget tak menyangka, dan harus mikir dua kali untuk melakukan kesalahan serupa di waktu mendatang.
Kenapa tidak, Edwin justru menghukum dirinya sendiri atas keterlambatan anggotanya tersebut dengan cara push up di depan mereka. Tentu ini jadi tamparan telak, dan menunjukkan betapa beratnya memikul tanggung jawab sebagai pimpinan.
Foto Edwin yang sedang push up ini bahkan diunggah ke Instagram resmi milik Humas Polda Riau, Kamis (3/11/2016), sehingga menarik perhatian banyak orang, bahkan sudah ratusan yang suka. Ada pula yang memuji sikap dan tindakannya.
"Kalau anggota saya terlambat apel, tentu salah saya juga. Kenapa mereka bisa terlambat? Itu menandakan informasi yang diberikan tidak diterima dengan baik oleh anggota, dan saya tidak melakukan cek secara baik," kata dia menanggapi soal foto itu.
"Kesalahan saya, tidak memastikan apakah informasi ataupun instruksi yang saya berikan sudah sampai dan diterima baik oleh anggota. Bila seandainya anggota menerima dengan baik instruksi itu, tentu tidak ada yang terlambat," sambungnya.
Atas alasan itu lah Edwin memutuskan menghukum dirinya dengan push up. Tak ayal, puluhan anggotanya yang melihat kejadian ini juga spontan ikut push up. "Jadi kalau saya tindak anggota saya push up karena terlambat apel, maka saya juga salah," ucap dia.
Sedikitnya ada 27 orang personil yang terlambat saat itu, mulai dari Polki (Polisi laki-laki) hingga Polwan (Polisi Wanita). Bahkan, kata Kompol Edwin, anggota Provost yang berada di sana juga ikut push up.
Pemandangan langka ini, terjadi saat apel Satgas dalam menghadapi Pilkada, bertempat di Lapangan Purna MTQ, Minggu (30/10/2016) lalu. "Bersama Kodim dan pemerintahan juga saat itu," cerita mantan Kabag Ops Polres Pelalawan ini kepada wartawan.**
Sebagai Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) di Polresta Pekanbaru, Provinsi Riau, Kompol Edwin Sik tentu tidak bisa mentolelir bila ada bawahannya yang melakukan kesalahan, apalagi sampai datang terlambat saat apel. Pastinya, ada hukuman atas kelalaian itu.
Sebagai komandan mereka, Edwin justru berfikir lain, dan apa yang ia lakukan setelah itu membuat puluhan bawahannya yang terlambat ini kaget tak menyangka, dan harus mikir dua kali untuk melakukan kesalahan serupa di waktu mendatang.
Kenapa tidak, Edwin justru menghukum dirinya sendiri atas keterlambatan anggotanya tersebut dengan cara push up di depan mereka. Tentu ini jadi tamparan telak, dan menunjukkan betapa beratnya memikul tanggung jawab sebagai pimpinan.
Foto Edwin yang sedang push up ini bahkan diunggah ke Instagram resmi milik Humas Polda Riau, Kamis (3/11/2016), sehingga menarik perhatian banyak orang, bahkan sudah ratusan yang suka. Ada pula yang memuji sikap dan tindakannya.
"Kalau anggota saya terlambat apel, tentu salah saya juga. Kenapa mereka bisa terlambat? Itu menandakan informasi yang diberikan tidak diterima dengan baik oleh anggota, dan saya tidak melakukan cek secara baik," kata dia menanggapi soal foto itu.
"Kesalahan saya, tidak memastikan apakah informasi ataupun instruksi yang saya berikan sudah sampai dan diterima baik oleh anggota. Bila seandainya anggota menerima dengan baik instruksi itu, tentu tidak ada yang terlambat," sambungnya.
Atas alasan itu lah Edwin memutuskan menghukum dirinya dengan push up. Tak ayal, puluhan anggotanya yang melihat kejadian ini juga spontan ikut push up. "Jadi kalau saya tindak anggota saya push up karena terlambat apel, maka saya juga salah," ucap dia.
Sedikitnya ada 27 orang personil yang terlambat saat itu, mulai dari Polki (Polisi laki-laki) hingga Polwan (Polisi Wanita). Bahkan, kata Kompol Edwin, anggota Provost yang berada di sana juga ikut push up.
Pemandangan langka ini, terjadi saat apel Satgas dalam menghadapi Pilkada, bertempat di Lapangan Purna MTQ, Minggu (30/10/2016) lalu. "Bersama Kodim dan pemerintahan juga saat itu," cerita mantan Kabag Ops Polres Pelalawan ini kepada wartawan.**
| Editor | : | Tis.grc |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau