Pilkada Kota Pekanbaru 2017
Puluhan massa yang tergabung dalam masyarakat Kota
Pekanbaru yang tergabung dalam srikandi BISA, Raja BISA, LSM FORBES-OTP
dan Gerakan Soeara Rakyat Bersatu menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Kota P
Massa Pasangan BISA Demo dan Desak KPU Kota Pekanbaru
Senin 24 Oktober 2016, 13:16 WIB
Puluhan massa yang tergabung dalam masyarakat Kota
Pekanbaru yang tergabung dalam srikandi BISA, Raja BISA, LSM FORBES-OTP
dan Gerakan Soeara Rakyat Bersatu menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum
(KPU) Kota P
PEKANBARU, Riamadani.com - Puluhan massa yang tergabung dalam masyarakat Kota Pekanbaru yang tergabung dalam srikandi BISA, Raja BISA, LSM FORBES-OTP dan Gerakan Soeara Rakyat Bersatu menyerbu kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pekanbaru.
Kedatangan massa serbu kantor KPU Pekanbaru mendesak KPU Pekabaru loloskan pasangan Bibra-Said juga meminta KPU Pekanbaru tidak semena-mena mengabaikan rekomendasi Panwaslu nomor 01/LP/RI-11/10/2106.
"KPU sudah menjadi alat politik bagi salah satu calon karena sudah mencekal salah satu pasangan calon (paslon) yakni BISA. Genderang perang sudah kita tabur, bahwa kezaliman harus kita enyahkan dari bumi melayu," ungkap koordinator lapangan, Doni ketika menyampaikan orasinya, Senin (24/10).
Doni juga menegaskan pihaknya mewakili masyarakat kota Pekanbaru meminta KPU kota Pekanbaru bekerja dengan baik dan sesuai dengan Undang-undang Pilkada.
"Jangan mau distel oleh pihak pengusaha. KPU Kota Pekanbaru harus jujur dan adil serta jangan ada diskriminasi terhadap salah satu pasangan calon," pinta Doni dalam aksi demonya
Doni dalam orasi demonya mengharapkan kepada KPU kota Pekanbaru untuk tidak arogansi, tolong pikirkan keinginan kami.
"Kalau KPU kota Pekanbaru tidak loloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah, maka kami akan melakukan aksi demo besar-besaran setiap hari di KPU kota Pekanbaru dan akan melakukan aksi demo rumah anggota KPU kota Pekanbaru. Kita akan melakukan aksi demo sampai sore," tegas Doni
Sementara itu, salah satu perwakilan Geser Bersatu, Airma Vennesia dalam aksi orasinya menyampaikan, tolong loloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah sebagai bakal calon.
"Kami ingin kota Pekanbaru ini lebih baik, kami tinggal di kota Pekanbaru," ujarnya sambil menangis.
Airma mengaku tidak mengerti adanya permainan politik dan kami tidak tahu soal politik.
"Tetapi kami meminta kepada KPU kota Pekanbaru untuk meloloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah," ujar Airma.Kantor KPU Dikawal Ketat Polwan
Menjelang pengumuman kelolosan administrasi pasangan bakal calon walikota dan wakil Walikota Pekanbaru, Senin(24/10) diumumkan, dari pagi kantor KPU Pekanbaru dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
Tidak hanya aparat kepolisian ternyata juga di dampingi oleh Polwan. Bahkan keberadaan polwan juga menghadang aksi demo yang dilakukan masa.
Selain ratusan personil kepolisian yang menjaga keamanan KPU kota Pekanbaru, pihak kepolisian juga memasang alat detector didepan pintu masuk KPU kota Pekanbaru.
Setiap tamu yang datang di KPU selalu diperiksa bawaannya oleh aparat kepolisian. Serta pihak kepolisian melengkapi dengan kendaraan water kenon dan pasukan anti huru-hara di depan halaman KPU kota Pekanbaru.
Kedatangan massa serbu kantor KPU Pekanbaru mendesak KPU Pekabaru loloskan pasangan Bibra-Said juga meminta KPU Pekanbaru tidak semena-mena mengabaikan rekomendasi Panwaslu nomor 01/LP/RI-11/10/2106.
"KPU sudah menjadi alat politik bagi salah satu calon karena sudah mencekal salah satu pasangan calon (paslon) yakni BISA. Genderang perang sudah kita tabur, bahwa kezaliman harus kita enyahkan dari bumi melayu," ungkap koordinator lapangan, Doni ketika menyampaikan orasinya, Senin (24/10).
Doni juga menegaskan pihaknya mewakili masyarakat kota Pekanbaru meminta KPU kota Pekanbaru bekerja dengan baik dan sesuai dengan Undang-undang Pilkada.
"Jangan mau distel oleh pihak pengusaha. KPU Kota Pekanbaru harus jujur dan adil serta jangan ada diskriminasi terhadap salah satu pasangan calon," pinta Doni dalam aksi demonya
Doni dalam orasi demonya mengharapkan kepada KPU kota Pekanbaru untuk tidak arogansi, tolong pikirkan keinginan kami.
"Kalau KPU kota Pekanbaru tidak loloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah, maka kami akan melakukan aksi demo besar-besaran setiap hari di KPU kota Pekanbaru dan akan melakukan aksi demo rumah anggota KPU kota Pekanbaru. Kita akan melakukan aksi demo sampai sore," tegas Doni
Sementara itu, salah satu perwakilan Geser Bersatu, Airma Vennesia dalam aksi orasinya menyampaikan, tolong loloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah sebagai bakal calon.
"Kami ingin kota Pekanbaru ini lebih baik, kami tinggal di kota Pekanbaru," ujarnya sambil menangis.
Airma mengaku tidak mengerti adanya permainan politik dan kami tidak tahu soal politik.
"Tetapi kami meminta kepada KPU kota Pekanbaru untuk meloloskan pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah," ujar Airma.Kantor KPU Dikawal Ketat Polwan
Menjelang pengumuman kelolosan administrasi pasangan bakal calon walikota dan wakil Walikota Pekanbaru, Senin(24/10) diumumkan, dari pagi kantor KPU Pekanbaru dikawal ketat oleh aparat kepolisian.
Tidak hanya aparat kepolisian ternyata juga di dampingi oleh Polwan. Bahkan keberadaan polwan juga menghadang aksi demo yang dilakukan masa.
Selain ratusan personil kepolisian yang menjaga keamanan KPU kota Pekanbaru, pihak kepolisian juga memasang alat detector didepan pintu masuk KPU kota Pekanbaru.
Setiap tamu yang datang di KPU selalu diperiksa bawaannya oleh aparat kepolisian. Serta pihak kepolisian melengkapi dengan kendaraan water kenon dan pasukan anti huru-hara di depan halaman KPU kota Pekanbaru.
| Editor | : | TIS_RE |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan