Maraknya Pencurian Kerang
Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Murkan Muhammad,
Dewan Desak Pemkab Rohil Tangkap Pelaku Pencurian Kerang
Sabtu 22 Oktober 2016, 03:22 WIB
Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Murkan Muhammad,
BAGANSIAPIAPI. Riaumadani. com - Anggota DPRD Rokan Hilir (Rohil) Murkan Muhammad, kembali mengingatkan Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanlut) setempat serta seluruh pihak terkait agar menangkap pelaku pencuri kerang yang marak beroperasi di Perairan Rohil.
"Penindakan tegas itu dimaksudkan untuk memberikan efek jera dan menyelamatkan populasi kerang di kawasan Selat Malaka, sekaligus memberikan rasa aman kepada nelayan tempatan yang menangkap kerang secara tradisional," katanya kepada wartawan, Rabu (19/10/2016).
Murkan menjelaskan, puluhan kapal tank penangkap kerang asal Tanjung Balai Asahan hingga saat ini marak beroperasi di perairan Bagansiapiapi, Pulau Halang dan Sinaboi Rokan Hilir. Tank penangkap kerang tersebut adalah sejenis alat tangkap yang terbuat dari besi dan ditarik dengan menggunakan mesin.
"Penghasilan mereka mencapai 20 ton per kapal. Kalau sepuluh kapal berarti 200 ton untuk sekali tangkap. Sayangnya kegiatan tersebut sangat berpotensi merusak dan menghancurkan sumberdaya hayati, terutama tempat berkembingbiaknya habitat kerang, sehingga harus ditindak tegas," paparnya, sebagaimana dilansir KapurNews.com.
Murkan yang menjabat sebagai ketua HNSI Rohil ini menyebutkan, kegiatan seperti ini sudah sering terjadi. Ia juga menduga ada banyak orang yang terlibat "kongkalikong" atau "main mata" dalam kasus tersebut, mulai dari aparat keamanan, tokoh masyarakat, petugas pelabuhan hingga pegawai perikanan sendiri.
"Sudah bertahun-tahun kapal-kapal tank penangkap kerang beroperasi diperairan kita. Bagaimana mungkin mereka bebas mencuri, terus pergi tanpa ada yang tertangkap. Pasti ada yang terlibat. Tidak mungkin tanpa ada bantuan pihak tertentu," bebernya.
Akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab itu, tentu saja kita sangat prihatin terhadap nasib nelayan tradisional setempat yang saban hari menggantungkan hidup dari hasil menangkap kerang tersebut. Makanya sekali lagi kita meminta kepada seluruh pihak terkait untuk melakukan pengamanan dengan cara menindak tegas para pelakunya.
"Penindakan tegas itu dimaksudkan untuk memberikan efek jera dan menyelamatkan populasi kerang di kawasan Selat Malaka, sekaligus memberikan rasa aman kepada nelayan tempatan yang menangkap kerang secara tradisional," katanya kepada wartawan, Rabu (19/10/2016).
Murkan menjelaskan, puluhan kapal tank penangkap kerang asal Tanjung Balai Asahan hingga saat ini marak beroperasi di perairan Bagansiapiapi, Pulau Halang dan Sinaboi Rokan Hilir. Tank penangkap kerang tersebut adalah sejenis alat tangkap yang terbuat dari besi dan ditarik dengan menggunakan mesin.
"Penghasilan mereka mencapai 20 ton per kapal. Kalau sepuluh kapal berarti 200 ton untuk sekali tangkap. Sayangnya kegiatan tersebut sangat berpotensi merusak dan menghancurkan sumberdaya hayati, terutama tempat berkembingbiaknya habitat kerang, sehingga harus ditindak tegas," paparnya, sebagaimana dilansir KapurNews.com.
Murkan yang menjabat sebagai ketua HNSI Rohil ini menyebutkan, kegiatan seperti ini sudah sering terjadi. Ia juga menduga ada banyak orang yang terlibat "kongkalikong" atau "main mata" dalam kasus tersebut, mulai dari aparat keamanan, tokoh masyarakat, petugas pelabuhan hingga pegawai perikanan sendiri.
"Sudah bertahun-tahun kapal-kapal tank penangkap kerang beroperasi diperairan kita. Bagaimana mungkin mereka bebas mencuri, terus pergi tanpa ada yang tertangkap. Pasti ada yang terlibat. Tidak mungkin tanpa ada bantuan pihak tertentu," bebernya.
Akibat ulah oknum yang tidak bertanggungjawab itu, tentu saja kita sangat prihatin terhadap nasib nelayan tradisional setempat yang saban hari menggantungkan hidup dari hasil menangkap kerang tersebut. Makanya sekali lagi kita meminta kepada seluruh pihak terkait untuk melakukan pengamanan dengan cara menindak tegas para pelakunya.
| Editor | : | Ishaq.y. |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham