Pilkada Kota Pekanbaru 2017
Puluhan Simpatisan SUA Serbu Kantor KPU Pekanbaru, Minta KPU Independen
Simpatisan SUA Serbu Kantor KPU Pekanbaru, Minta KPU Independen
Senin 03 Oktober 2016, 01:54 WIB
Puluhan Simpatisan SUA Serbu Kantor KPU Pekanbaru, Minta KPU Independen
PEKANBARU, Riaumadani. com - Tidak terima jagoannya di ganti akibat hanya tersandung masalah kesehatan, puluhan warga Pekanbaru yang tergabung dalam simpatisan bakal calon Wakil Walikota Pekanbaru Said Usman Abdullah (SUA) menyerbu kantor KPU Pekanbaru, Minggu (2/10) pagi.
Kedatangan simpatisan ke kantor KPU Pekanbaru guna mengklarifikasi kepada KPU terkait persoalan yang dialami SUA saat ini. Kedatangan warga yang menamakan diri Raja BISA tersebut, langsung diterima Ketua KPU Amiruddin Sijaya dan komisioner lainnya. Dari puluhan simpatisan, diterima 6 perwakilan oleh KPU.
Koordinator Raja BISA Doni Herman Kaka Ginting menyampaikan, bahwa ratusan bahkan ribuan massa simpatisan, tidak terima dengan pernyataan KPU akan merombak pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ide-SUA. Ini terkait karena SUA disebutkan KPU dari hasil tes kesehatan oleh RSUD Arifin Ahmad, tidak memenuhi persyaratan kesehatan.
"Ini yang kami pertanyakan ke KPU. Kami ingin langsung dari pernyataan KPU, apa sebenarnya tidak memenuhi persyaratan kesehatan terhadap SUA. Karena selama Pilkada digelar di Indonesia, khususnya di Riau, belum pernah calon gugur. Sekarang kok seperti ini ada. Apa benar ada pesanan," tegas Doni Herman.
Doni juga menegaskan agar KPU independen dalam menilai kesehatan paslon Said Usman. Karena yang bisa membaca hasil tes kesehatan, adalah orang medis. Jangan sampai ada pesanan dari pihak lain. Sebab, jika SUA nanti digugurkan, maka simpatisan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.
"Kami wanti-wanti KPU, independen harus tetap terjaga. Jangan korbankan orang yang sudah berkorban tenaga, pikiran dan uang. Jadi, tolong ini dicamkan," tegas Doni lagi.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Pekanbaru Amiruddin Sijaya mengapresiasi kedatangan simpatisan SUA. Perlu dicatat, kata Amiruddin, bahwa calon SUA tidak terlibat narkoba. Rekom medis itu hanya disabilitas saja. Namun ini nanti diumumkan langsung oleh tim medis RSUD Arifin Ahmad.
Disebutkannya, SUA memang butuh pemeriksaan lanjutan.
"Kami tegaskan di sini, Pak Said tidak terlibat narkoba. Hanya tidak memenuhi persyaratan medis saja (disabilitas). Meski begitu, ke depannya, kami minta kerja kami tetap diawasi," pintanya.
Dalam pertemuan sekitar setengah jam lebih ini, berjalan lancar. Simpatisan menerima pernyataan KPU, sehingga massa bubar secara tertib.
SUA Tantang KPU Gelar Tes Kesehatan Terbuka
Terpisah, bakal calon Wakil Walikota Said Usman Abdullah, meminta jika memang ada digelar tes kesehatan, maka semua pasangan juga harus dites ulang. Namun tes kesehatannya digelar secara terbuka, dan disaksikan oleh pihak terkait.
Bahkan jika perlu, libatkan tim media, LSM dan saksi dari masing-masing calon dan dokter yang independen. Sehingga harapan independen yang digaung-gaungkan selama ini, terealisasi. Kondisi saat ini, bisa dikatakan tidak independen. Karena hasil tes tersebut hanya diketahui oleh dokter.
"Kan bisa saja ditukar hasil tes tersebut. Siapa yang tahu, kan hanya dokter dan KPU. Ini permainan lama. Kalau memang berani, saya tantang untuk menggelar tes kesehatan terbuka dan disaksikan banyak pihak," tegasnya.
Kedatangan simpatisan ke kantor KPU Pekanbaru guna mengklarifikasi kepada KPU terkait persoalan yang dialami SUA saat ini. Kedatangan warga yang menamakan diri Raja BISA tersebut, langsung diterima Ketua KPU Amiruddin Sijaya dan komisioner lainnya. Dari puluhan simpatisan, diterima 6 perwakilan oleh KPU.
Koordinator Raja BISA Doni Herman Kaka Ginting menyampaikan, bahwa ratusan bahkan ribuan massa simpatisan, tidak terima dengan pernyataan KPU akan merombak pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Ide-SUA. Ini terkait karena SUA disebutkan KPU dari hasil tes kesehatan oleh RSUD Arifin Ahmad, tidak memenuhi persyaratan kesehatan.
"Ini yang kami pertanyakan ke KPU. Kami ingin langsung dari pernyataan KPU, apa sebenarnya tidak memenuhi persyaratan kesehatan terhadap SUA. Karena selama Pilkada digelar di Indonesia, khususnya di Riau, belum pernah calon gugur. Sekarang kok seperti ini ada. Apa benar ada pesanan," tegas Doni Herman.
Doni juga menegaskan agar KPU independen dalam menilai kesehatan paslon Said Usman. Karena yang bisa membaca hasil tes kesehatan, adalah orang medis. Jangan sampai ada pesanan dari pihak lain. Sebab, jika SUA nanti digugurkan, maka simpatisan akan melakukan aksi yang lebih besar lagi.
"Kami wanti-wanti KPU, independen harus tetap terjaga. Jangan korbankan orang yang sudah berkorban tenaga, pikiran dan uang. Jadi, tolong ini dicamkan," tegas Doni lagi.
Menanggapi hal ini, Ketua KPU Pekanbaru Amiruddin Sijaya mengapresiasi kedatangan simpatisan SUA. Perlu dicatat, kata Amiruddin, bahwa calon SUA tidak terlibat narkoba. Rekom medis itu hanya disabilitas saja. Namun ini nanti diumumkan langsung oleh tim medis RSUD Arifin Ahmad.
Disebutkannya, SUA memang butuh pemeriksaan lanjutan.
"Kami tegaskan di sini, Pak Said tidak terlibat narkoba. Hanya tidak memenuhi persyaratan medis saja (disabilitas). Meski begitu, ke depannya, kami minta kerja kami tetap diawasi," pintanya.
Dalam pertemuan sekitar setengah jam lebih ini, berjalan lancar. Simpatisan menerima pernyataan KPU, sehingga massa bubar secara tertib.
SUA Tantang KPU Gelar Tes Kesehatan Terbuka
Terpisah, bakal calon Wakil Walikota Said Usman Abdullah, meminta jika memang ada digelar tes kesehatan, maka semua pasangan juga harus dites ulang. Namun tes kesehatannya digelar secara terbuka, dan disaksikan oleh pihak terkait.
Bahkan jika perlu, libatkan tim media, LSM dan saksi dari masing-masing calon dan dokter yang independen. Sehingga harapan independen yang digaung-gaungkan selama ini, terealisasi. Kondisi saat ini, bisa dikatakan tidak independen. Karena hasil tes tersebut hanya diketahui oleh dokter.
"Kan bisa saja ditukar hasil tes tersebut. Siapa yang tahu, kan hanya dokter dan KPU. Ini permainan lama. Kalau memang berani, saya tantang untuk menggelar tes kesehatan terbuka dan disaksikan banyak pihak," tegasnya.
| Editor | : | RE |
| Kategori | : | Politik |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan