Dana Eskalasi 220M
Anggota DPRD Riau Tim Pengusul hak angket berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi persoalan hak angket
Tim Pengusul Berharap KPK Mengawasi Hak Angket Versus Dana Eskalasi Rp220 M
Sabtu 13 Agustus 2016, 17:46 WIB
Anggota DPRD Riau Tim Pengusul hak angket berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi persoalan hak angket
PEKANBARU. Riaumadani. com - Anggota DPRD Riau Tim Pengusul hak angket berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ikut mengawasi persoalan hak angket, karena tim pengusul menilai dana eskalasi yang dibayarkaan pemprov mencapai Rp220 miliar dan tidak pernah disetujui tim banggar DPRD.
Suhardiman Amby, yang juga merupakan pengusul hak angket mengatakan, Proses hak angket ini perlu diawasi. Karena jika terbukti melanggar aturan, nilai Rp220 miliar tersebut merupakan kerugian negara yang sangat besar.
"Kita berharap KPK ikut mengawasi proses hak angket. Jika terbukti terjadinya kesalahan maka, hal ini bukanlah persoalan mudah," ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan politisi asal Kabupaten Kuantan Singingi ini, melihat alur hak angket mulai dari pengusulan yang disampaikan di paripurna hingga jawaban fraksi terhadap usulan tersebut, pihaknya dari tim pengusul optimis hak angket akan lanjut.
Pasalnya, dalam paripurna jawaban fraksi terhadap usulan hak angket tersebut dalam paripurna pada Rabu (10/8/2016) lalu, mayoritas fraksi menyetujui usulan hak angket dilanjutkan. Untuk itu, dia menegaskan, kepada setiap fraksi yang sudah menyetujui usulan tersebut, supaya konsisten dengan jawabannya, karena persoalan tersebut tidak pernah disetujui untuk pembayarannya
"Hak angket terhadap dana eskalasi ini merupakan persoalan serius. Jangan coba ada yang main - main, Anggota Banggar yang ikut membajas APBD-P 2015 tau persis Rp220 miliar itu tidak pernah disetujui," ungkapnya.
Suhardiman Amby, yang juga menjadi pengusul hak angket mengatakan. Jika dugaan-dugaan yang ada selama ini bemar adanya dan Gubernur merasa tidak pernah ikut membahas dana eskalasi tersebut tetap akan disalahkan. "Karena gubernur yang ikut mengesahkan dan menandatangani ranperda tersebut menjadi perda. Artinya, sebelum menandatangani itu seharusnya Gubernur melakukan kros cek lagi sudah benar atau tidak Ranperda itu," tuturnya.**
Suhardiman Amby, yang juga merupakan pengusul hak angket mengatakan, Proses hak angket ini perlu diawasi. Karena jika terbukti melanggar aturan, nilai Rp220 miliar tersebut merupakan kerugian negara yang sangat besar.
"Kita berharap KPK ikut mengawasi proses hak angket. Jika terbukti terjadinya kesalahan maka, hal ini bukanlah persoalan mudah," ungkapnya. Lebih lanjut disampaikan politisi asal Kabupaten Kuantan Singingi ini, melihat alur hak angket mulai dari pengusulan yang disampaikan di paripurna hingga jawaban fraksi terhadap usulan tersebut, pihaknya dari tim pengusul optimis hak angket akan lanjut.
Pasalnya, dalam paripurna jawaban fraksi terhadap usulan hak angket tersebut dalam paripurna pada Rabu (10/8/2016) lalu, mayoritas fraksi menyetujui usulan hak angket dilanjutkan. Untuk itu, dia menegaskan, kepada setiap fraksi yang sudah menyetujui usulan tersebut, supaya konsisten dengan jawabannya, karena persoalan tersebut tidak pernah disetujui untuk pembayarannya
"Hak angket terhadap dana eskalasi ini merupakan persoalan serius. Jangan coba ada yang main - main, Anggota Banggar yang ikut membajas APBD-P 2015 tau persis Rp220 miliar itu tidak pernah disetujui," ungkapnya.
Suhardiman Amby, yang juga menjadi pengusul hak angket mengatakan. Jika dugaan-dugaan yang ada selama ini bemar adanya dan Gubernur merasa tidak pernah ikut membahas dana eskalasi tersebut tetap akan disalahkan. "Karena gubernur yang ikut mengesahkan dan menandatangani ranperda tersebut menjadi perda. Artinya, sebelum menandatangani itu seharusnya Gubernur melakukan kros cek lagi sudah benar atau tidak Ranperda itu," tuturnya.**
| Editor | : | Tis-RP |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan