Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Gesa Realisasi Anggaran
Gubri Minta Kepala Dinas yang Ikut Maju Pilkada Untuk Mundur dari Jabatannya
Kamis 11 Agustus 2016, 08:17 WIB
Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman
PEKANBARU. Riaumadani.com - Pemerintah Provinsi Riau masih memberikan perhatian serius dalam menggesa realisasi anggaran. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan keseriusan dan komitmen dari Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).   

Untuk itu, Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman menegaskan kepada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah nya dilingkungan Pemerintah Provinsi Riau untuk memilih satu komitmen. Dimana, jika ada kepala dinas yang akan maju dalam pesta demokrasi 2017 diharapkan untuk mundur dari jabatan yang diembannya.   

"Kita minta serius, ya tentulah, kembali lagi saya tegaskan, kalau memang serius ingin naik dalam Pilkada lebih baik jabatan kepala dinas itu di lepas saja. Untuk apa lagi kan, jabatan dinas itu," tegasnya, Rabu (10/8/2016).  

Untuk melihat komitmen itu, Andi sapaan akrabnya menerangkan, pihaknya akan tetap melakukan evaluasi terhadap beberapa kepala dinasnya yang akan maju dalam Pilkada serentak nanti. "Kita lihatlah bagaimana kondisinya dulu," ujar Andi Rachman.  

Sementara untuk ketentuannya, daam ketetapan nantinya nama meteka sudah masuk dalam daftar bursa calon kepala daerah. Sehingga sesuai aturan yang berlaku secara otomatis jabatan mereka sebagai kepala dinas harus dilepas. 

"Ketentuannya sudah jelas dan mereka sudah tahu itu. Kalau mereka sudah ditetapkan sebagai peserta Pilkada, ya otomatiskan, kalau calon tetap harus mundur. Kalau mereka tidak mau mundur, ya kita mundurkan lah, ada suratnya dari kita," paparnya.




Editor : TIS.fr
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top