Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
  • LAMR Kecamatan Sungai Apit, Lakukan Seminar Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar Pengantin. .2026    ●   
PASCA EKSEKUSI MATI FREDDY BUDIMAN
Tantangan Kepala BNN Buwas Terkait Pengakuan Fredi Budiman
Selasa 02 Agustus 2016, 12:03 WIB
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso.

JAKARTA.Riaumadani. com - Informasi mengenai adanya informasi terkait keterlibatan oknum Polri, BNN, dan TNI dalam peredaran narkoba yang mengalir dari mulut tereksekusi mati narkoba Fredi Budiman mendapat apresiasi dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Budi Waseso.

Adapun pengakuan Fredi itu kemudian dituliskan dan diekspos oleh Koordinator KontraS, Haris Azhar. Akan tetapi, pria yang akrab disapa Buwas itu menilai bahwa Haris hanya menimbulkan polemik semata lantaran tidak memiliki bukti yang jelas.

"Mungkin niat baik, tapi ada aturannya. Memahami kasusnya pada 2014, tapi mengapa tidak disampaikan saat itu. Kalau sekarang sudah sulit. Kami berharap masih punya informasi yang bisa kami telusuri. Kami akan kerja sama TNI dan Polri," ujar Buwas di Markas BNN, Cawang, Jakarta Timur, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Buwas menilai, nama-nama oknum aparat negara tersebut harus dibeberkan oleh Haris. Hal itu guna mengerucutkan siapa saja jaringan yang terlibat dalam jaringan Fredi.

Pasalnya, tanpa nama maupun alat bukti, Haris bisa dianggap sebagai penebar fitnah. "Fredi tidak mungkin bisa bicara sekarang. Kalau benar saya terima kasih dan berikan penghargaan setinggi-tingginya. BNN punya komitmen memberantas narkoba. Tapi saya minta bekerja sama untuk membantu mengungkap semua ini. Kalau tidak benar, ada konsekuensi hukumnya," tegas mantan Kabareskrim Polri itu.**




Editor : Tis-RP
Kategori : Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top