Kompak Pasutri Berbisnis Sabu
Pasangan suami-istri (pasutri) DS (34) dan istrinya KI
alias TN (38) ditangkap Satuan Reserse
Narkoba Polres Kampar setelah kompak menjalankan bisnis narkoba jenis
sabu.
Kompak Pasutri Berbisnis Sabu, Akhirnya Di Tangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar
Rabu 20 Juli 2016, 01:41 WIB
Pasangan suami-istri (pasutri) DS (34) dan istrinya KI
alias TN (38) ditangkap Satuan Reserse
Narkoba Polres Kampar setelah kompak menjalankan bisnis narkoba jenis
sabu.
PEKANBARU. Riaumadani. com - Pasangan suami-istri (pasutri) DS (34) dan istrinya KI alias TN (38) merupakan warga Dusun Sei Tarap, Desa Kumantan, Kecamatan Bangkinang Kota. Kabupaten Kampar, Riau ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar setelah kompak menjalankan bisnis narkoba jenis sabu.
"Keduanya kita tangkap di wilayah Sei Tarap, Desa Kumantanm, Kecamatan Bangkinang Kota tanpa perlawanan," ujar Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, Rabu (20/7/2016).
Pengungkapan bisnis haram pasutri itu berawal, setelah polisi mendapat informasi dari warga bahwa rumah tersangka sering dijadikan transaksi narkoba.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan ke wilayah tersebut. Setelah dipastikan keberadaan tersangka, selanjutnya petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan kedua tersangka.
''Dari penggeledahan badan dan rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti antara lain dua paket besar, lima paket sedang dan dua paket kecil sabu. Narkoba tersebut mereka sembunyikan dalam keranjang pakaian,'' ucapnya.
Edy menuturkan bahwa petugas juga menemukan barang bukti lain di antaranya alat isap sabu, lima buah kaca pirex. 30 lembar plastik bening dan beberapa peralatan penggunaan sabu.
''Kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas terkait kasus ini telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjutnya,'' pungkas dia.**
"Keduanya kita tangkap di wilayah Sei Tarap, Desa Kumantanm, Kecamatan Bangkinang Kota tanpa perlawanan," ujar Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi, Rabu (20/7/2016).
Pengungkapan bisnis haram pasutri itu berawal, setelah polisi mendapat informasi dari warga bahwa rumah tersangka sering dijadikan transaksi narkoba.
Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kepolisian melakukan penyelidikan ke wilayah tersebut. Setelah dipastikan keberadaan tersangka, selanjutnya petugas langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan kedua tersangka.
''Dari penggeledahan badan dan rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti antara lain dua paket besar, lima paket sedang dan dua paket kecil sabu. Narkoba tersebut mereka sembunyikan dalam keranjang pakaian,'' ucapnya.
Edy menuturkan bahwa petugas juga menemukan barang bukti lain di antaranya alat isap sabu, lima buah kaca pirex. 30 lembar plastik bening dan beberapa peralatan penggunaan sabu.
''Kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas terkait kasus ini telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjutnya,'' pungkas dia.**
| Editor | : | TIS.OKz |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan