Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor PU Pelalawan
Kondisi Plafon (Gipsum) Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan terlihat keropos
Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan Sudah Mulai Rusak
Senin 18 Juli 2016, 12:45 WIB
Kondisi Plafon (Gipsum) Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan terlihat keropos
PANGKALAN KERINCI. Riaumadani. com - Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pelalawan yang megah dan mewah masih seumur jangung akan tetapi sudah banyak aitem kontruksi bangunan yang mulai rusak.
Didalam bangunan kantor dinas Pekerjaan umum (PU) Kabupaten Pelalawan yang terletak di kawasan perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci ini seakan hanya di kerjakan asal-asalan oleh rekanan kontraktor.
Terungkap hal tersebut saat beberapa awak media dan LSM mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan Senin (18/07/16).
Terlihat banyak kontruksi bangunan yang sudah mulai rusak salah satunya Plafon (Gipsum) rusak dikarenakan kebocoran instalasi air, Cat dinding dan tiang sudah mulai luntur, lantai teras samping sudah mulai retak.
Permasalahan kerusakan bangunan tersebut diduga kurangnya pengawasan dari Pejabat yang membidangi pekerjaan tesebut.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Muliyadi,ST,MT ketika media ini mencoba untuk menemui diruang kerjanya dikantor dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pelalawan tidak membuahi hasil dikarenakan tidak masuk kantor.
Defid Amriadi yang merupakan Ketua Investigasi LSM Forum Andalan Pengawasan Pembangunan dan Auditor Republik Indonesi saat jumpa di kantor di Pekerjaan Umum Kabupaten Pelalawan Senin (18/07/16), menyampaikan Bahwa, kalau kita mengacu di dalam kontruksi bangunan, Kantor Dinas Pekerjaan umum tersebut banyak sekali aitem Kontruksi yang tidak layak di bayarkan oleh Pemda Pelalawan dikarenakan belum lagi seumur jagung, bangunan tersebut sudah banyak yang rusak." ujarnya
Lanjut Defid, yang seharusnya bangunan gedung kantor mewah Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan ini masih belum layak rusak di karenakan perusahaan yang mengerjakan langsung dari Pusat (Jakarta) jadi artinya, kalau perusahaan tersebut memang dari pusat, pekerjaannya pasti bagus, dikarenakan sudah banyak pengalaman dan pengawasnya juga tidak sembarangan orang, hanya orang-orang yang sudah profesional.
Tetapi disayangkan terlihat bahwa pemasangan instalasi air tidak pas sikunya makanya keluar air dan menibulkan kebocoran pada plafon (Gipsum) kata Defid singkat. (LIYUN)
Didalam bangunan kantor dinas Pekerjaan umum (PU) Kabupaten Pelalawan yang terletak di kawasan perkantoran Bhakti Praja Pangkalan Kerinci ini seakan hanya di kerjakan asal-asalan oleh rekanan kontraktor.
Terungkap hal tersebut saat beberapa awak media dan LSM mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan Senin (18/07/16).
Terlihat banyak kontruksi bangunan yang sudah mulai rusak salah satunya Plafon (Gipsum) rusak dikarenakan kebocoran instalasi air, Cat dinding dan tiang sudah mulai luntur, lantai teras samping sudah mulai retak.
Permasalahan kerusakan bangunan tersebut diduga kurangnya pengawasan dari Pejabat yang membidangi pekerjaan tesebut.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Muliyadi,ST,MT ketika media ini mencoba untuk menemui diruang kerjanya dikantor dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pelalawan tidak membuahi hasil dikarenakan tidak masuk kantor.
Defid Amriadi yang merupakan Ketua Investigasi LSM Forum Andalan Pengawasan Pembangunan dan Auditor Republik Indonesi saat jumpa di kantor di Pekerjaan Umum Kabupaten Pelalawan Senin (18/07/16), menyampaikan Bahwa, kalau kita mengacu di dalam kontruksi bangunan, Kantor Dinas Pekerjaan umum tersebut banyak sekali aitem Kontruksi yang tidak layak di bayarkan oleh Pemda Pelalawan dikarenakan belum lagi seumur jagung, bangunan tersebut sudah banyak yang rusak." ujarnya
Lanjut Defid, yang seharusnya bangunan gedung kantor mewah Dinas Pekerjaan Umum Pelalawan ini masih belum layak rusak di karenakan perusahaan yang mengerjakan langsung dari Pusat (Jakarta) jadi artinya, kalau perusahaan tersebut memang dari pusat, pekerjaannya pasti bagus, dikarenakan sudah banyak pengalaman dan pengawasnya juga tidak sembarangan orang, hanya orang-orang yang sudah profesional.
Tetapi disayangkan terlihat bahwa pemasangan instalasi air tidak pas sikunya makanya keluar air dan menibulkan kebocoran pada plafon (Gipsum) kata Defid singkat. (LIYUN)
| Editor | : | LIYUN |
| Kategori | : | Pelalawan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham