Hari Lingkungan Hidup (HLH
Menteri Lingkungan hidup dan kehutanan RI, Siti Nurbaya (kanan), saat menerima kunjungan kerja Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman, Danrem 031/WB Brigjen TNI, Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Pol, Supriyanto, dan Bupati Siak, H. Syamsuar di kantor
Presiden Jokowi Akan Menebar 100 Ribu Ekor Benih Ikan di Sungai Siak
Rabu 13 Juli 2016, 00:20 WIB
Menteri Lingkungan hidup dan kehutanan RI, Siti Nurbaya (kanan), saat menerima kunjungan kerja Gubernur Riau, H. Arsyadjuliandi Rachman, Danrem 031/WB Brigjen TNI, Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Pol, Supriyanto, dan Bupati Siak, H. Syamsuar di kantor
PEKANBARU, Raumadani. com - Presiden RI Joko Widodo telah dijadwalkan akan hadir pada acara peringatan puncak Hari Lingkungan Hidup (HLH) sedunia atau World Environtment Day (WED) 2016 yang akan digelar di halaman istana Asseraiyah Hasyimiyah pada tanggal 23 Juli 2016.
Istana Asseraiyah Hasyimiyah yang biasa dikenal masyarakat Riau dengan sebutan istana Siak, dulunya pernah menjadi pusat kerajaan melayu yang pernah berjaya lebih dari dua abad dan merupakan tempat tinggal resmi sultan siak yang juga pahlawan nasional Indonesia Sultan Syarif Kasim II.
Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Darusman mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Menteri Siti Nurbaya bersama Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Presiden Joko Widodo pada saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Siak bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja akan melepas sekitar 750 ribu benih ikan Patin dan Baung ke Sungai Siak.
Turut hadir pada rakor yang membahas persiapan kunjungan kerja Presiden RI dalam rangka memperingati HLH 2016 diantaranya, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono, Bupati Siak H.Syamsuar, Danrem 031/WB Brigjen TNI Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto, Kepala Badan Penghubung Pemprov Riau, Doni Apriadi, Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Riau, Fadrizal Labai dan pejabat terkait lainya.
''Bapak Presiden Joko Widodo telah diagendakan melepas benih ikan patin dan baung sebanyak 100 ribu ekor ke sungai Siak dengan diikuti oleh 300 sampan. Masing-masing sampan turut melepaskan 300-350 ekor benih ikan. Jadi seluruhnya sekitar 750 ribu benih ikan akan dilepaskan ke sungai Siak,'' kata Darusman dalam keterangan Persnya, Selasa (12/7/2016).
Selain melepas benih ikan, Presiden diagendakan menyerahkan sejumlah penghargaan nasional kepada penerima Kalpataru, Nirwasita Tantra Award, Adipura Paripurna, Buwana dan Kirana serta Adiwiyata Mandiri. Penerima penghargaan yakni tokoh pemerhati lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten/Kota hingga Gubernur, Bupati, dan Walikota.
Kegiatan selanjutnya Presiden melakukan penanaman pohon di halaman istana serta melihat masuk ke dalam Istana Asseraiyah Hasyimiyah. Sebelumnya, tokoh Indonesia yang pernah memasuki istana tersebut adalah Wakil Presiden Hatta. Istana tersebut telah dibangun oleh Kesultanan Siak sejak tahun1889.
Pada kesempatan yang sama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar juga dijadwalkan meresmikan ruang terbuka hijau di momen Hari Lingkungan Hidup. Ia akan menamam 5 ribu pohon bersama pelajar di halaman Islamic Center Siak.
Melalaui Surat Keputusan (SK) Nomor 350/MenLHK/Setjen/OLA/5/2016 tanggal 4 Mei 2016, Menteri Siti Nurbaya juga akan menetapkan perubahan fungsi suaka margasatwa danau pulau besar/danau bawah dan hutan produksi Tasik Serkap menjadi Taman Nasional Zamrud.
Kabupaten Siak yang dikenal masyarakat Riau dengan sebutan Negeri Istana, dibawah kepemimpinan Bupati H.Syamsuar dan Wakil Bupati Alferdi, pernah tercatat sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia dan merupakan kota adminiatratif yang pernah meraih piala Adipura tingkat nasional.
Ditunjuknya Siak sebagai tempat pelaksanaan dalam memperingati HLH 2016 merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Siak karena daerahnya menjadi tempat perdana penyelenggaran HLH di luar Jawa. Pada tahun-tahun sebelumnya, Hari Lingkungan Hidup sedunia memperingatinya selalu diselenggarakan di Jakarta atau Bogor. (hru/hms/bot)
Istana Asseraiyah Hasyimiyah yang biasa dikenal masyarakat Riau dengan sebutan istana Siak, dulunya pernah menjadi pusat kerajaan melayu yang pernah berjaya lebih dari dua abad dan merupakan tempat tinggal resmi sultan siak yang juga pahlawan nasional Indonesia Sultan Syarif Kasim II.
Kepala Biro Humas Setdaprov Riau, Darusman mengatakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri Menteri Siti Nurbaya bersama Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman, Presiden Joko Widodo pada saat kunjungan kerjanya ke Kabupaten Siak bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja akan melepas sekitar 750 ribu benih ikan Patin dan Baung ke Sungai Siak.
Turut hadir pada rakor yang membahas persiapan kunjungan kerja Presiden RI dalam rangka memperingati HLH 2016 diantaranya, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono, Bupati Siak H.Syamsuar, Danrem 031/WB Brigjen TNI Nurendi, Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto, Kepala Badan Penghubung Pemprov Riau, Doni Apriadi, Kepala Dinas Kehutanan Pemprov Riau, Fadrizal Labai dan pejabat terkait lainya.
''Bapak Presiden Joko Widodo telah diagendakan melepas benih ikan patin dan baung sebanyak 100 ribu ekor ke sungai Siak dengan diikuti oleh 300 sampan. Masing-masing sampan turut melepaskan 300-350 ekor benih ikan. Jadi seluruhnya sekitar 750 ribu benih ikan akan dilepaskan ke sungai Siak,'' kata Darusman dalam keterangan Persnya, Selasa (12/7/2016).
Selain melepas benih ikan, Presiden diagendakan menyerahkan sejumlah penghargaan nasional kepada penerima Kalpataru, Nirwasita Tantra Award, Adipura Paripurna, Buwana dan Kirana serta Adiwiyata Mandiri. Penerima penghargaan yakni tokoh pemerhati lingkungan hidup, Pemerintah Kabupaten/Kota hingga Gubernur, Bupati, dan Walikota.
Kegiatan selanjutnya Presiden melakukan penanaman pohon di halaman istana serta melihat masuk ke dalam Istana Asseraiyah Hasyimiyah. Sebelumnya, tokoh Indonesia yang pernah memasuki istana tersebut adalah Wakil Presiden Hatta. Istana tersebut telah dibangun oleh Kesultanan Siak sejak tahun1889.
Pada kesempatan yang sama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar juga dijadwalkan meresmikan ruang terbuka hijau di momen Hari Lingkungan Hidup. Ia akan menamam 5 ribu pohon bersama pelajar di halaman Islamic Center Siak.
Melalaui Surat Keputusan (SK) Nomor 350/MenLHK/Setjen/OLA/5/2016 tanggal 4 Mei 2016, Menteri Siti Nurbaya juga akan menetapkan perubahan fungsi suaka margasatwa danau pulau besar/danau bawah dan hutan produksi Tasik Serkap menjadi Taman Nasional Zamrud.
Kabupaten Siak yang dikenal masyarakat Riau dengan sebutan Negeri Istana, dibawah kepemimpinan Bupati H.Syamsuar dan Wakil Bupati Alferdi, pernah tercatat sebagai salah satu kota kecil terbersih di Indonesia dan merupakan kota adminiatratif yang pernah meraih piala Adipura tingkat nasional.
Ditunjuknya Siak sebagai tempat pelaksanaan dalam memperingati HLH 2016 merupakan hal yang sangat menggembirakan bagi masyarakat Siak karena daerahnya menjadi tempat perdana penyelenggaran HLH di luar Jawa. Pada tahun-tahun sebelumnya, Hari Lingkungan Hidup sedunia memperingatinya selalu diselenggarakan di Jakarta atau Bogor. (hru/hms/bot)
| Editor | : | Tis-RE |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham