Libur Idul Fitri 1437H
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menyalami ASN di lingkungan Pemprov Riau
saat halal bi halal usai libur Idul Fitri 1437 H di halaman Kantor
Gubernur Riau, Senin (11/72016).
Pasca Lebaran 244 Pegawai Pemprov Riau Bolos Kerja
Selasa 12 Juli 2016, 22:37 WIB
Gubri H Arsyadjuliandi Rachman menyalami ASN di lingkungan Pemprov Riau
saat halal bi halal usai libur Idul Fitri 1437 H di halaman Kantor
Gubernur Riau, Senin (11/72016).
PEKANBARU Riaumadani. com - Meski sudah diingatkan sejak jauh hari, namun masih ada pegawai di lingkungan Pemprov Riau yang membandel dan tidak masuk kerja pada hari pertama, pasca libur Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriah, Senin (11/7/2016).
Setidaknya, tercatat ada 244 pegawai di lingkungan Pemprov Riau yang tidak masuk kerja pada Senin kemarin, tanpa disertai alasan dan penyebab yang jelas. Bagi mereka, sanksi telah menunggu, bentuknya mulai dari penundaan kenaikan gaji hingga pangkat.
Terkait hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Riau, Asrizal mengatakan, sesuai dengan peraturan, mereka yang bolos tanpa pemberitahuan tersebut akan didata dan diberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang ASN.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi ke
244 Pegawai masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Bagi yang tidak ikut apel pagi dan masuk kantor, akan diberi sanksi ringan.
"Bila tidak kerja maka akan diberikan sanksi sedang berupa penundaan kenaikan gaji berkala atau penundaan kenaikan pangkat. Data ini akan diverifikasi kembali ke SKPD," terangnya, kepada wartawan.
Dijelaskan Asrizal, dari hasil rekap absensi, dari total 8.009 pegawai Pemprov Riau, yang masuk kerja pada hari pertama tercatat sebanyak 7.765 orang atau 96,95 persen. Sedangkan yang tidak masuk tercatat 3,05 persen.
"Sebelum libur juga sudah diingatkan agar tidak menambah libur, bagi yang melanggar terima sanksinya," tegas Asrizal.
Mobil Dinas Dipakai Libur
Ditambahkan Asrizal, selain masalah ketidakhadiran pegawai, pihaknya juga menerima laporan dari masyarakat berupa SMS dan foto, mobil dinas yang dipakai untuk mudik keluar Provinsi Riau. Mobil berplat merah milik Pemprov Riau tersebut terpantau berada di Sumatera Barat.
"Kita akan verifikasi juga mobil dinas yang dibawa ke luar kota. Kalau memang iya sanksi juga akan menunggu. Cuma satu yang kita terima," tambah Asrizal.
Sementara itu, apel pagi hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri, langsung dipimpin Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Dalam sambutannya, Gubri memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang hadir mengikuti apel pagi bersama, karena pada saat bulan suci Ramadan 1437 H para di lingkungan Pemprov Riau telah melaksanakan kegiatan kerjanya dengan baik.
"Walaupun belum maksimal, pelaksanaan kegiatan kerja selama bulan suci Ramadan telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini karena ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan. Setelah Hari Raya Idul Fitri 1437 H ini, mari kita optimalkan agar lebih baik lagi," ujar Gubri.
Pada kesempatan tersebut Gubri juga menghimbau agar mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Provinsi Riau, Gubri mengajak seluruh SKPD agar dapat mengejar serapan anggaran sehingga program kerja yang telah disepakati dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Mari kita kejar serapan, semua pegawai harus konsulidasi melaksanakan program yang telah di sepakati tentunya dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Kepada para Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Biro harus selalu monitor kepada setiap SKPDnya," imbau Gubri.
Usai mengikuti apel, dilanjutkan dengan halal bi halal, dimana seluruh pegawai mengantri saling bersalaman, bermaaf-maafan. Satu persatu pegawai menyalami Gubernur dan pejabat serta sesama pegawai di lingkungan Pemprov Riau.**
Setidaknya, tercatat ada 244 pegawai di lingkungan Pemprov Riau yang tidak masuk kerja pada Senin kemarin, tanpa disertai alasan dan penyebab yang jelas. Bagi mereka, sanksi telah menunggu, bentuknya mulai dari penundaan kenaikan gaji hingga pangkat.
Terkait hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Riau, Asrizal mengatakan, sesuai dengan peraturan, mereka yang bolos tanpa pemberitahuan tersebut akan didata dan diberikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang ASN.
Lebih lanjut, ia mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi ke
244 Pegawai masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Bagi yang tidak ikut apel pagi dan masuk kantor, akan diberi sanksi ringan.
"Bila tidak kerja maka akan diberikan sanksi sedang berupa penundaan kenaikan gaji berkala atau penundaan kenaikan pangkat. Data ini akan diverifikasi kembali ke SKPD," terangnya, kepada wartawan.
Dijelaskan Asrizal, dari hasil rekap absensi, dari total 8.009 pegawai Pemprov Riau, yang masuk kerja pada hari pertama tercatat sebanyak 7.765 orang atau 96,95 persen. Sedangkan yang tidak masuk tercatat 3,05 persen.
"Sebelum libur juga sudah diingatkan agar tidak menambah libur, bagi yang melanggar terima sanksinya," tegas Asrizal.
Mobil Dinas Dipakai Libur
Ditambahkan Asrizal, selain masalah ketidakhadiran pegawai, pihaknya juga menerima laporan dari masyarakat berupa SMS dan foto, mobil dinas yang dipakai untuk mudik keluar Provinsi Riau. Mobil berplat merah milik Pemprov Riau tersebut terpantau berada di Sumatera Barat.
"Kita akan verifikasi juga mobil dinas yang dibawa ke luar kota. Kalau memang iya sanksi juga akan menunggu. Cuma satu yang kita terima," tambah Asrizal.
Sementara itu, apel pagi hari pertama masuk kerja pasca libur Hari Raya Idul Fitri, langsung dipimpin Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Dalam sambutannya, Gubri memberikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang hadir mengikuti apel pagi bersama, karena pada saat bulan suci Ramadan 1437 H para di lingkungan Pemprov Riau telah melaksanakan kegiatan kerjanya dengan baik.
"Walaupun belum maksimal, pelaksanaan kegiatan kerja selama bulan suci Ramadan telah dilaksanakan dengan baik. Hal ini karena ada beberapa kegiatan yang belum dilaksanakan. Setelah Hari Raya Idul Fitri 1437 H ini, mari kita optimalkan agar lebih baik lagi," ujar Gubri.
Pada kesempatan tersebut Gubri juga menghimbau agar mempercepat pelaksanaan program pembangunan di Provinsi Riau, Gubri mengajak seluruh SKPD agar dapat mengejar serapan anggaran sehingga program kerja yang telah disepakati dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Mari kita kejar serapan, semua pegawai harus konsulidasi melaksanakan program yang telah di sepakati tentunya dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku. Kepada para Kepala Dinas, Kepala Badan dan Kepala Biro harus selalu monitor kepada setiap SKPDnya," imbau Gubri.
Usai mengikuti apel, dilanjutkan dengan halal bi halal, dimana seluruh pegawai mengantri saling bersalaman, bermaaf-maafan. Satu persatu pegawai menyalami Gubernur dan pejabat serta sesama pegawai di lingkungan Pemprov Riau.**
| Editor | : | Suandra.HR |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan