PIALA EROPA 2016
: Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo mengangkat trofi saat timnya tampil sebagai jawara Euro 2016.
Prancis Menangis, Portugal Jawara Piala Eropa 2016
Selasa 12 Juli 2016, 22:13 WIB
: Kapten Timnas Portugal Cristiano Ronaldo mengangkat trofi saat timnya tampil sebagai jawara Euro 2016.
PARIS. Riaumadani. com - Bola itu budar, sepakbola memang tak bisa diduga. Ada saja kejadian yang sungguh di luar perkiraan semua orang. Portugal memang telah mengukuhkan diri sebagai jawara Euro 2016, setelah sukses membunkam Prancis di babak final dengan skor 1-0, Selasa dini hari kemarin.
Petuah
Namun yang sama sekali tak bisa diduga-duga, tentu saja peran Eder. Ia telah menjelma menjadi pahlawan bagi Portugal, dengan gol tunggalnya pada menit 109. Gol yang sekaligus membuat harapan Prancis menjadi jawara di kandang sendiri, akhirnya kandas.
Kalau dilihat dari kiprahnya selama perhelatan ini berlangsung, Eder sama sekali tak menonjol. Ia hanya menjadi pemain pengganti, yang hanya turun tiga kali dari bangku cadangan. Eder tak pernah merasakan merumput lebih dari enam menit dalam setiap laganya.
Dalam laga kemarin, ia sempat bermain selama 11 menit, yang sekaligus waktu terlamanya merasakan beraksi di ajang Euro 2016.
Ada kisah menarik di balik misteri seorang Eder. Ia ternyata seorang anak pengungsi yang dititipkan keluarganya ke yayasan panti asuhan karena tak mampu lagi membiayai pendidikan sang anak. Siapa sangka, bocah itu akhirnya tampil sebagai pemain penentu bagi negara adopsinya,
Di level klub, karir Eder juga terhitung biasa-biasa saja. Ia menanjaki karir sehingga bisa menembus Liga Inggris bersama Swansea, akhir musim lalu. Ia hanya tampil sebagai starter sebanyak dua kali, dan 11 kali sebagai pemain pengganti. Sepanjang kiprahnya membela Swansea, Eder juga hanya sekali melepas tembakan tepat sasaran, tanpa ada assist atau gol. Sehingga ia menjadi terlupakan. Namun begitulah sepakbola. Eder akhirnya tampil sebagai pahlawan bagi timnya.
Tak Terobsesi
Selain Eder, sosok Cristiano Ronaldo tentu juga menjadi sorotan. Kemenangan ini, disebut-sebut akan memperbesar peluang Ronaldo untuk meraih Ballon D'Or.
Bagi Portugal, itu adalah gelar pertama mereka di turnamen besar internasional. Pun demikian untuk Ronaldo, yang juga ikut merasakan pahitnya kekalahan di final Piala Eropa 2004.
"Saya sudah menantikan untuk juara (turnamen besar internasional) dalam waktu yang lama, sejak 2004. Saya benar-benar gembira, ini adalah salah satu momen terbaik dalam karier saya,"ujar Ronaldo seperti dikutip dari AS.
"Saya selalu bilang kalau saya ingin juara bersama Portugal untuk masuk dalam sejarah dan saya sudah melakukannya. Ini adalah momen tak terlupakan. Saya sudah memenangi segalanya di level klub, tapi saya kurang sesuatu bersama timnas".
Sukses mengantar Portugal jadi juara Piala Eropa, Ronaldo pun digadang-gadang jadi kandidat kuat peraih Ballon D'Or 2016. Apalagi di tahun ini dia juga memenangi Liga Champions bersama Real Madrid.
Ditanya soal Ballon D'Or, Ronaldo tak menampik kalau gelar Piala Eropa akan mendongkrak peluangnya. Tapi pemain berusia 31 tahun itu mengaku tak terobsesi.
"Kemenangan ini akan membantu saya, tapi saya tidak terobsesi," kata Ronaldo.
Sejak berganti menjadi FIFA Ballon D'Or, Ronaldo sudah memenanginya dua kali (2013 dan 2014). Dalam penghargaan FIFA Ballon D'Or 2015 lalu, Ronaldo finis sebagai runner-up di belakang Lionel Messi. (bbs, kom, dtc, sis)
Petuah
Namun yang sama sekali tak bisa diduga-duga, tentu saja peran Eder. Ia telah menjelma menjadi pahlawan bagi Portugal, dengan gol tunggalnya pada menit 109. Gol yang sekaligus membuat harapan Prancis menjadi jawara di kandang sendiri, akhirnya kandas.
Kalau dilihat dari kiprahnya selama perhelatan ini berlangsung, Eder sama sekali tak menonjol. Ia hanya menjadi pemain pengganti, yang hanya turun tiga kali dari bangku cadangan. Eder tak pernah merasakan merumput lebih dari enam menit dalam setiap laganya.
Dalam laga kemarin, ia sempat bermain selama 11 menit, yang sekaligus waktu terlamanya merasakan beraksi di ajang Euro 2016.
Ada kisah menarik di balik misteri seorang Eder. Ia ternyata seorang anak pengungsi yang dititipkan keluarganya ke yayasan panti asuhan karena tak mampu lagi membiayai pendidikan sang anak. Siapa sangka, bocah itu akhirnya tampil sebagai pemain penentu bagi negara adopsinya,
Di level klub, karir Eder juga terhitung biasa-biasa saja. Ia menanjaki karir sehingga bisa menembus Liga Inggris bersama Swansea, akhir musim lalu. Ia hanya tampil sebagai starter sebanyak dua kali, dan 11 kali sebagai pemain pengganti. Sepanjang kiprahnya membela Swansea, Eder juga hanya sekali melepas tembakan tepat sasaran, tanpa ada assist atau gol. Sehingga ia menjadi terlupakan. Namun begitulah sepakbola. Eder akhirnya tampil sebagai pahlawan bagi timnya.
Tak Terobsesi
Selain Eder, sosok Cristiano Ronaldo tentu juga menjadi sorotan. Kemenangan ini, disebut-sebut akan memperbesar peluang Ronaldo untuk meraih Ballon D'Or.
Bagi Portugal, itu adalah gelar pertama mereka di turnamen besar internasional. Pun demikian untuk Ronaldo, yang juga ikut merasakan pahitnya kekalahan di final Piala Eropa 2004.
"Saya sudah menantikan untuk juara (turnamen besar internasional) dalam waktu yang lama, sejak 2004. Saya benar-benar gembira, ini adalah salah satu momen terbaik dalam karier saya,"ujar Ronaldo seperti dikutip dari AS.
"Saya selalu bilang kalau saya ingin juara bersama Portugal untuk masuk dalam sejarah dan saya sudah melakukannya. Ini adalah momen tak terlupakan. Saya sudah memenangi segalanya di level klub, tapi saya kurang sesuatu bersama timnas".
Sukses mengantar Portugal jadi juara Piala Eropa, Ronaldo pun digadang-gadang jadi kandidat kuat peraih Ballon D'Or 2016. Apalagi di tahun ini dia juga memenangi Liga Champions bersama Real Madrid.
Ditanya soal Ballon D'Or, Ronaldo tak menampik kalau gelar Piala Eropa akan mendongkrak peluangnya. Tapi pemain berusia 31 tahun itu mengaku tak terobsesi.
"Kemenangan ini akan membantu saya, tapi saya tidak terobsesi," kata Ronaldo.
Sejak berganti menjadi FIFA Ballon D'Or, Ronaldo sudah memenanginya dua kali (2013 dan 2014). Dalam penghargaan FIFA Ballon D'Or 2015 lalu, Ronaldo finis sebagai runner-up di belakang Lionel Messi. (bbs, kom, dtc, sis)
| Editor | : | Tis-HR |
| Kategori | : | Olahraga |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham