Kamis, 29 Januari 2026

Breaking News

  • Dukung Pendidikan Usia Dini, Sabtu P Sinurat Ketua DPRD Inhu Sumbang TK Raudhatul Ulum Air Molek   ●   
  • Resmikan Kampung Nelayan, Wabup Bagus Berharap Nelayan Tangkap Peluang Jadi Pelaku Ekspo   ●   
  • Pemkab Bengkalis Dorong Kolaborasi Pemerintah, Baznas dan Dunia Usaha dalam Pengelolaan Zakat   ●   
  • Kabupaten Rokan Hulu Raih Penghargaan UHC 2026 Kategori Madya, Bupati Anton: "Ini Investasi Keselamatan Rakyat"   ●   
  • Wabup Syamsurizal Tegaskan, Pejabat Siak Kerja Harus Maksimal dan Kejar PAD demi Kesejahteraan Rakya   ●   
Bus Aglomerasi
Pemko Pekanbaru Rancang Rute Bus Aglomerasi
Senin 25 April 2016, 23:17 WIB
Poto Int Ilustrasi

PEKANBARU. Riaumadani.com - Pemerintah Kota Pekanbaru segera merancang rute bus Aglomerasi yang akan melayani rute kawasan Pekanbaru, Siak, Kampar dan Pelalawan (Pekansikawan). Agar rencana terealisasi sesuai dengan yang diharapkan, koordinasi terus dilakukan Pemerinta Kota bersama pihak Pemerintah Provinsi Riau.

"Bersama Pemerintah Provinsi, Pemko Pekanbaru, Kabupaten Siak dan Kampar serta Pelalawan akan bekerjasama, untuk merancang rencana itu. Kita akan bicarakan rute mana saja yang akan dilalui," kata Walikota Pekanbaru, H Firdaus, Minggu (24/4/2016).

Jadi, kata Firdaus, bus Aglomerasi itu nantinya akan melayani masyarakat pinggiran yang bersentuhan langsung dengan kota Pekanbaru, berdasarkan kesepakatan bersama tim gabungan antar wilayah, ke depan akan ada tiga titik koridor yang diletakkan di wilayah Kabupaten Kampar. 

Dirincikannya, usulan rute pertama pada koridor di wilayah Kabupaten Kampar dimulai dari Pandau-Kubang Raya-Garuda Sakti lalu berhenti di Bandar Raya Payung Sekaki, lalu kembali lagi, demikian selanjutnya. 

"Lalu rute Panam-Tampan-Danau Bengkuang dan Garuda Sakti-Petapahan, itu yang masuk wilayah Kecamatan Kampar," terangnya.

Sedangkan bus aglomerasi yang berbatasan dengan Siak, akan melayani rute Yos Sudarso-Minas-Siak, kemudian Pasir Putih-Sikijang masuk ke Pandau.  "Ini rencana rute yang akan kita usulkan untuk aglomerasi," imbuhnya.

Pemko Firdaus juga mengakui, untuk aglomerasi saat ini masih menemui kendala seperti, permasalahan tiket masyarakat yang masuk wilayah luar Pekanbaru, meski demikian permasalahan itu akan dibicarakan kembali kedepannya.

"Tiket misalnya, nggak mungkin kita juga memberi subsidi kepada masyarakat Kampar, Pelalawan atau pun Siak, kalau masyarakat kita tetap disubsidi. Tapi nanti kalau Pemda atau Pemprov mau memberi subsidi tentu akan lebih baik lagi," ujar Firdaus.

Sebelumnya, diketahui Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah resmi menerima hibah sebanyak 50 unit bus dari Kementerian Perhubungan RI, diserahkan langsung  Sekjen Perhubungan, Ir Sugihardjo, Kamis (21/1) lalu di Jakarta. Diserahkannya bus tersebut akan menjadi armada tambahan Sarana Angkutan Umum (SAUM) Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang sudah ada saat ini.

Waktu itu wako menyebut, sangat mengapresisasi adanya hibah bus yang diterima Pemko Pekanbaru, bantuan itu tepat, kata Firdaus ditengah tingginya daftar tunggu bus yang ada."High Way TMP kita masih tinggi, maka dengan bertambahnya bus ini diharapkan bisa mempersingkat," ujar Walikota.**




Editor : Boy Indra.hr
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top