Parade Tari 2014
Penampilan Peserta Pada Parade tari 2014
Juara Parade Tari 2014 di Rebut Kabupaten Siak
Senin 23 Juni 2014, 02:21 WIB
Penampilan Peserta Pada Parade tari 2014
PEKANBARU. Riaumadani.com - Kabupaten Siak tampil sebagai penyaji terbaik satu dalam helat Parade Tari 2014 tajaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau, Sabtu [22/6] di Anjung Seni Idrus Tintin. Tarian yang berjudul Degho Balak, koreografer Agung Saputra itu mampu menyisihkan sepuluh karya lainnya dari kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau.
Dengan demikian, Kabupaten Siak akan mewakili Riau dalam ajang Parade Tari Nasional 2014, Agustus mendatang. Agung selaku koreografer ketika ditemui mengatakan, karya tari yang diangkatnya berangkat dari sebuah gagasan tentang maraknya illegal logging yang dilakukan oleh segelintir kalangan yang serakah di Riau. Salah satu akibat yang paling kita rasakan adalah hilangnya udara segar dan hutan hijau. Paling menyakitkan dan masih terasa adalah masalah asap."Ya, inspirasinya dari fenomena itulah yang akhirnya tercipta karya tari dengan pijakan gerak zapin, silat dan joget," ucapnya.
Menyusul penyaji terbaik dua, karya tari berjudul "Manetek Onou" dari Kabupaten Kuantan Singingi, posisi tiga, Kabupaten Kepulauan Meranti dengan tari berjudul Gembire Sri Mahkota. Judul tari Kampuong Taghondam dari Kabupaten Kampar di posisi empat, sedangkan Kabupaten Rokan Hulu di posisi lima dengan karya berjudul Anak Omak dan penyaji terbaik enam dari Kabupaten Indragiri Hulu, karya tari berjudul Teratai Kasih.
Salah seorang dewan juri, Prof Dr Sri Hastanto mengatakan salut atas semangat koreografer di Riau dalam menemukan ide dan gagasan serta melakukan inovasi untuk menghasilkan karya tarinya.
Hanya saja lanjut guru besar Institut Seni Indoensia Surakarta itu, seharusnya jangan sampai salah menafsirkan makna tari modern hanya dengan tempo cepat semua.
"Sehingga detil gerak tidak kelihatan. Garapan yang halus juga perlu digarap dan diperhatikan. Rata-rata kita melihat, hampir semua garapan menggunakan tempo cepat, akhirnya tidak kelihatan koordinasi gerak lengan, tangan, kaki dan anggota tubuh lainnya," ucap mantan Dirjen Kebudayaan itu.**
Dengan demikian, Kabupaten Siak akan mewakili Riau dalam ajang Parade Tari Nasional 2014, Agustus mendatang. Agung selaku koreografer ketika ditemui mengatakan, karya tari yang diangkatnya berangkat dari sebuah gagasan tentang maraknya illegal logging yang dilakukan oleh segelintir kalangan yang serakah di Riau. Salah satu akibat yang paling kita rasakan adalah hilangnya udara segar dan hutan hijau. Paling menyakitkan dan masih terasa adalah masalah asap."Ya, inspirasinya dari fenomena itulah yang akhirnya tercipta karya tari dengan pijakan gerak zapin, silat dan joget," ucapnya.
Menyusul penyaji terbaik dua, karya tari berjudul "Manetek Onou" dari Kabupaten Kuantan Singingi, posisi tiga, Kabupaten Kepulauan Meranti dengan tari berjudul Gembire Sri Mahkota. Judul tari Kampuong Taghondam dari Kabupaten Kampar di posisi empat, sedangkan Kabupaten Rokan Hulu di posisi lima dengan karya berjudul Anak Omak dan penyaji terbaik enam dari Kabupaten Indragiri Hulu, karya tari berjudul Teratai Kasih.
Salah seorang dewan juri, Prof Dr Sri Hastanto mengatakan salut atas semangat koreografer di Riau dalam menemukan ide dan gagasan serta melakukan inovasi untuk menghasilkan karya tarinya.
Hanya saja lanjut guru besar Institut Seni Indoensia Surakarta itu, seharusnya jangan sampai salah menafsirkan makna tari modern hanya dengan tempo cepat semua.
"Sehingga detil gerak tidak kelihatan. Garapan yang halus juga perlu digarap dan diperhatikan. Rata-rata kita melihat, hampir semua garapan menggunakan tempo cepat, akhirnya tidak kelihatan koordinasi gerak lengan, tangan, kaki dan anggota tubuh lainnya," ucap mantan Dirjen Kebudayaan itu.**
| Editor | : | Laporan : TIS/Rp |
| Kategori | : | Siak |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan