Pemilihan Bujang Dara Riau 2014
Frandinata dan Rafinda Bujang Dara Riau 2014
Frandinata dan Rafinda Terpilih Bujang Dara Riau 2014
Jumat 20 Juni 2014, 01:05 WIB
Frandinata dan Rafinda Bujang Dara Riau 2014
PEKANBARU. Riaumadani.com - Setelah mampu menyaingi sebanyak 24 kontestan bujang dan dara dari tiap kabupaten yang ikut dalam Pemilihan Bujang Dara Riau 2014, akhirnya Frandinata, pria yang merupakan kontestan Kota Pekanbaru tampil sebagai pemenang dan ditabalkan sebagai Bujang Riau 2014. Sedangkan untuk Dara Riau diraih seorang dara cantik dari Kabupaten Pelalawan, Rafinda Fiftarelani.
Sepasang muda-mudi ini dinobatkan sebagai Bujang Dara Riau 2014 pada Rabu malam [18/6] di Hotel Pangeran. Dengan demikian, Frandinata dan Rafinda akan mengemban tugas sebagai duta wisata Riau selama satu tahun ke depan.
Sorak-sorai pun terdengar riuh dari suporter masing-masing kontestan ketika pengumuman dilakukan oleh dewan juri pada dini hari itu. Frandinata usai pengumuman mengatakan kepada wartawan sangat berbahagia sekali atas anugerah yang diterimanya. Kata pemuda yang memiliki kemampuan menari, bersyair dan nyanyi lagu Melayu itu, tidak ada kiat-kiat khusus sebelum mengikuti ajang ini. Dia hanya selalu berdoa, memohon restu dari orangtua dan teman-teman.
"Yang terpenting itu terus menggali kemampuan diri, evaluasi dan perbaiki. Terutama selalu memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dimiliki," ucap bujang yang saat ini kuliah di fakultas hukum Universitas Islam Riau itu tegas.
Senada dengan itu, Dara Rafinda, siswi kelas II SMA 1 Pangkalan Kuras menyatakan sangat berbahagia hati meskipun tidak menyangka atas keberhasilannya itu. Dara yang mengaku belum banyak pengalaman di bidang model ini menyebutkan anugerah yang diraih ini merupakan langkah awalnya untuk terus belajar dan belajar agar tugas yang diemban ke depan untuk mempromosikan kepariwisataan Riau dapat dilaksanakan sebaik mungkin.
Rafinda juga berpendapat acara serupa ini bagus sekali bagi generasi muda dalam menambah wawasan di bidang kepariwisataan dan kebudayaan Riau."Selain itu, kita juga diberi pemahaman dan pengalaman serta pengetahuan agar menjadi pribadi yang tabah, sabar dan memiliki attitude dan sikap yang bagus," ucap Rafinda sembari wajahnya terus mengekspresikan kegembiraan.
Salah seorang dewan juri, Eri Sandi mengemukakakan, ada beberapa indikator penilaian yang diberlakukan dalam ajang pemilihan Bujang Dara Riau 2014. Penilaian itu, lanjutnya, dimulai sejak peserta registrasi, saat dikarantina sampai tampil di atas pentas. Selain itu yang terpenting adalah brain atau wawasan dan pengetahuan, kemudian behavior atau tingkah laku dan terakhir, beauty yaitu penampilan. "Ketiga hal itulah yang menjadi penentu dalam pemilihan bujang dara. Yang tertinggi itu adalah wawasan dan pengetahuan. Bujang dan dara terpilih tentu saja memiliki kemampuan dari yang saya sebutkan itu terutama dari penilaian kelima dewan juri,"ujar Eri Sandi.
Mewakili Gubernur Riau, hadir dalam acara grand final pemilhan bujang dara Riau 2014 itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Wan Amir Firdaus. Dalam sambutannya, dia mengatakan, keberadaan bujang dan dara hendaknya mampu menjadi generasi muda Riau penuh kesantunan agar dapat tampil sebagai figur yang menjadi tokoh dan tauladan bagi generasi muda hari ini.
"Bahwa hari ini, Provinsi Riau membutuhkan generasi yang cerdas terutama untuk meningkatkan citra daerah. Untuk itu, bujang dan dara yang akan dinobatkan harus memiliki kecerdasan, mampu berkomunikasi dengan baik terutama prihal kepariwisataan," ucapnya sembari menambahkan perlu ditinjau ulang terutama pada penguatan pemahaman budaya Melayu kepada bujang dan dara.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau, Said Sarifuddin mengatakan tujuan dari pelaksanaan pemilihan Bujang Dara Riau 2914 adalah untuk memilih duta wisata Riau yang nantinya memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan potensi kepariwisataan yang ada di Riau ini.**
Sepasang muda-mudi ini dinobatkan sebagai Bujang Dara Riau 2014 pada Rabu malam [18/6] di Hotel Pangeran. Dengan demikian, Frandinata dan Rafinda akan mengemban tugas sebagai duta wisata Riau selama satu tahun ke depan.
Sorak-sorai pun terdengar riuh dari suporter masing-masing kontestan ketika pengumuman dilakukan oleh dewan juri pada dini hari itu. Frandinata usai pengumuman mengatakan kepada wartawan sangat berbahagia sekali atas anugerah yang diterimanya. Kata pemuda yang memiliki kemampuan menari, bersyair dan nyanyi lagu Melayu itu, tidak ada kiat-kiat khusus sebelum mengikuti ajang ini. Dia hanya selalu berdoa, memohon restu dari orangtua dan teman-teman.
"Yang terpenting itu terus menggali kemampuan diri, evaluasi dan perbaiki. Terutama selalu memperbaiki kekurangan-kekurangan yang dimiliki," ucap bujang yang saat ini kuliah di fakultas hukum Universitas Islam Riau itu tegas.
Senada dengan itu, Dara Rafinda, siswi kelas II SMA 1 Pangkalan Kuras menyatakan sangat berbahagia hati meskipun tidak menyangka atas keberhasilannya itu. Dara yang mengaku belum banyak pengalaman di bidang model ini menyebutkan anugerah yang diraih ini merupakan langkah awalnya untuk terus belajar dan belajar agar tugas yang diemban ke depan untuk mempromosikan kepariwisataan Riau dapat dilaksanakan sebaik mungkin.
Rafinda juga berpendapat acara serupa ini bagus sekali bagi generasi muda dalam menambah wawasan di bidang kepariwisataan dan kebudayaan Riau."Selain itu, kita juga diberi pemahaman dan pengalaman serta pengetahuan agar menjadi pribadi yang tabah, sabar dan memiliki attitude dan sikap yang bagus," ucap Rafinda sembari wajahnya terus mengekspresikan kegembiraan.
Salah seorang dewan juri, Eri Sandi mengemukakakan, ada beberapa indikator penilaian yang diberlakukan dalam ajang pemilihan Bujang Dara Riau 2014. Penilaian itu, lanjutnya, dimulai sejak peserta registrasi, saat dikarantina sampai tampil di atas pentas. Selain itu yang terpenting adalah brain atau wawasan dan pengetahuan, kemudian behavior atau tingkah laku dan terakhir, beauty yaitu penampilan. "Ketiga hal itulah yang menjadi penentu dalam pemilihan bujang dara. Yang tertinggi itu adalah wawasan dan pengetahuan. Bujang dan dara terpilih tentu saja memiliki kemampuan dari yang saya sebutkan itu terutama dari penilaian kelima dewan juri,"ujar Eri Sandi.
Mewakili Gubernur Riau, hadir dalam acara grand final pemilhan bujang dara Riau 2014 itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, H Wan Amir Firdaus. Dalam sambutannya, dia mengatakan, keberadaan bujang dan dara hendaknya mampu menjadi generasi muda Riau penuh kesantunan agar dapat tampil sebagai figur yang menjadi tokoh dan tauladan bagi generasi muda hari ini.
"Bahwa hari ini, Provinsi Riau membutuhkan generasi yang cerdas terutama untuk meningkatkan citra daerah. Untuk itu, bujang dan dara yang akan dinobatkan harus memiliki kecerdasan, mampu berkomunikasi dengan baik terutama prihal kepariwisataan," ucapnya sembari menambahkan perlu ditinjau ulang terutama pada penguatan pemahaman budaya Melayu kepada bujang dan dara.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Riau, Said Sarifuddin mengatakan tujuan dari pelaksanaan pemilihan Bujang Dara Riau 2914 adalah untuk memilih duta wisata Riau yang nantinya memiliki tanggung jawab untuk mempromosikan potensi kepariwisataan yang ada di Riau ini.**
| Editor | : | Sumber ; RP/TIS |
| Kategori | : | Budaya |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham