Bupati Ajak KAHMI Berinvestasi di Rohil
H.Suyatno.AMp Bupati Rohil
Segala Keperluan Izin Yang di Keluar di Gratiskan
Sabtu 19 Maret 2016, 05:11 WIB
H.Suyatno.AMp Bupati Rohil
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) mengajak pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Rohil secara bersama-sama untuk membangun negeri yang berjuluk seribu kubah.
Pasalnya, KAHMI adalah salah satu organisasi yang terbentuk dan pengurusnya berasal dari tamatan berbagai universitas ditanah air yang memiliki pemikiran yang cerdas dan jenius. "di Rohil ini kan masih banyak potensi yang belum dikembangkan dan digali secara maksimal, bagi pengurus KAHMI yang memiliki sanak keluarga maupun kerabat yang memiliki modal besar, baik itu yang berasal dalam negeri maupun luar negeri silahkan ajak berinvestasi di Rohil."ajak Bupati
Mengenai berbagai kebutuhan dan perizinannya kita akan gratiskan,"tawar Suyatno,"Janji Bupati Rohil, H Suyatno Amp saat memberikan kata sambutan pada acara pelantikan dan pengukuhan Majelis pimpinan Daerah KAHMI Rohil periode 2015-2020, Kamis (17/3/2016) digedung serbaguna,Bagansiapiapi.
Ajakan yang kita tawarkan kepada KAHMI Rohil itu menurut Suyatno dikarenakan pengurus KAHMI ini berasal dari berbagai profesi yang telah menamatkan pendidikannya diberbagai universitas yang ada ditanah air. "makanya kita mengajak KAHMI Rohil untuk bersama-sama membangun negeri ini dengan memberikan masukan-masukan yang cemerlang kepada pemerintah, "ujarnya.
Selain pada itu, Dirinya juga meminta KAHMI Rohil untuk bisa mendatangkan investor untuk berinvestasi di Rohil.,"mari kita bersama-sama berjuang untuk membangun negeri ini, Berikan pemikiran dan masukan-masukan yang positif kepemerintah daerah bagaimana kedepannya kita bisa mengembangkan pembangunan dinegeri ini,"katanya
Diterangkan, Saat ini Rohil terjadi defisit Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas (Migas) sebesar Rp812 Miliar. Nah, dengan keadaan ini tentunya kita tidak bisa lagi hanya mengharapkan DBH dari pemerintah pusat sebagai pendapatan Asil Daerah (PAD). Oleh karena itu keberadaan KAHMI Rohil ini diharapkan kedepannya mampu membantu pemerintah untuk mencari jalan keluarnya agar PAD bisa meningkat.
Orang nomor satu dinegeri seribu kubah ini juga membeberkan terjadinya defisit anggaran dikarenakan penyerapan anggaran tidak maksimal sehingga terjadi silva besar-besaran. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran pemerintah pusat yang memberikan wewenang kepada daerah sebagai daerah otonomi dan sering mengubah-ubah peraturan yang ada.
"Kalau dizaman kepemimpinan presiden Soeharto berakhirnya tahun anggaran itu pada tanggal 31 Maret tahun berikutnya, jadi pemerintah daerah memiliki waktu lebih kurang 7 bulan untuk menjalankan dan menyelesaikan berbagai program pembangunan.
Sementara peraturan saat ini tanggal 31 Desember tahun anggaran berakhir. Nah, inilah membuat penyerapan APBD kurang maksimal dan membuat terjadinya silva besar-besaran, "katanya.
Dilanjutkan Suyatno lagi, Pemerintah pusat juga tidak komit memberlakukan otonomi bagi daerah. Dimana saat ini sebagian hasil yang dimiliki oleh daerah masih dikelola dan diambil oleh pusat, Salah satunya adalah pajak Perkebunan. Rohil ini memiliki ratusan ribu hakter (Ha) lahan perkebunan, akan tetapi pajak perkebunannya masih diambil oleh pusat.
"kalau pajak perkebunan itu diambil daerah maka sangat diyakini seluruh jalan yang ada dinegeri seribu kubah ini akan terlihat mulus dan dibangun dengan memakai sistem rigid, "ujarnya Optimis.
Ditempat yang sama, ketua umum KAHMI Propinsi Riau, Johar Firdaus mengatakan kalau keberadaan KAHMI ini untuk membantu pemerintah dalam rangka membawa bangsa indonesia ini kearah yang lebih maju. KAHMI ini pengurusnya juga terdiri dari orang-orang yang memiliki pemikiran yang cerdas dan berwawasan yang nantinya bisa memberikan spirit bagi pemerintah.
"kita minta KAHMI Rohil untuk bekerja dengan maksimal untuk membantu pemerintah dalam membangun kabupaten Rokan Hilir. Berikan pikiran-pikiran kepada pemerintah untuk membangun kampung halaman kita demi kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat banyak,"pinta putra Asal Rohil itu.
Sementara itu, ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI, Prof Dr Mahfud MD Mengatakan kalau pengurus KAHMI memang berasal dari orang-orang yang berpendidikan tinggi. Namun, pendidikan itu tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk memberikan masukan kepada pemerintah.
"banyak yang berpendidikan tinggi akan tetapi tidak memiliki ilmu dan tidak cerdas dalam berpikir, terkadang orang kuliah hanya ingin mendapatkan gelar dan ijazah saja untuk dijadikan sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan, "kata Mahfud.
"jadi gelar apapun yang didapat tidak perlu dibanggakan kalau tidak bisa memberikan kontribusi bagi daerah. Banyak yang hanya berpendidikan SMA, akan tetapi memberikan kontribusi bagi daerahnya dengan menyumbangkan pemikiran yang dimilikinya, "pungkas Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Acara pelantikan dan pengukuhan KAHMI Rohil itu dihadiri oleh ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, Plt Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan Msi, Para Pimpinan SKPD, Ketua MUI Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful Msi, Para Camat, Ormas, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya. (adv/hms)
Pasalnya, KAHMI adalah salah satu organisasi yang terbentuk dan pengurusnya berasal dari tamatan berbagai universitas ditanah air yang memiliki pemikiran yang cerdas dan jenius. "di Rohil ini kan masih banyak potensi yang belum dikembangkan dan digali secara maksimal, bagi pengurus KAHMI yang memiliki sanak keluarga maupun kerabat yang memiliki modal besar, baik itu yang berasal dalam negeri maupun luar negeri silahkan ajak berinvestasi di Rohil."ajak Bupati
Mengenai berbagai kebutuhan dan perizinannya kita akan gratiskan,"tawar Suyatno,"Janji Bupati Rohil, H Suyatno Amp saat memberikan kata sambutan pada acara pelantikan dan pengukuhan Majelis pimpinan Daerah KAHMI Rohil periode 2015-2020, Kamis (17/3/2016) digedung serbaguna,Bagansiapiapi.
Ajakan yang kita tawarkan kepada KAHMI Rohil itu menurut Suyatno dikarenakan pengurus KAHMI ini berasal dari berbagai profesi yang telah menamatkan pendidikannya diberbagai universitas yang ada ditanah air. "makanya kita mengajak KAHMI Rohil untuk bersama-sama membangun negeri ini dengan memberikan masukan-masukan yang cemerlang kepada pemerintah, "ujarnya.
Selain pada itu, Dirinya juga meminta KAHMI Rohil untuk bisa mendatangkan investor untuk berinvestasi di Rohil.,"mari kita bersama-sama berjuang untuk membangun negeri ini, Berikan pemikiran dan masukan-masukan yang positif kepemerintah daerah bagaimana kedepannya kita bisa mengembangkan pembangunan dinegeri ini,"katanya
Diterangkan, Saat ini Rohil terjadi defisit Dana Bagi Hasil (DBH) minyak dan gas (Migas) sebesar Rp812 Miliar. Nah, dengan keadaan ini tentunya kita tidak bisa lagi hanya mengharapkan DBH dari pemerintah pusat sebagai pendapatan Asil Daerah (PAD). Oleh karena itu keberadaan KAHMI Rohil ini diharapkan kedepannya mampu membantu pemerintah untuk mencari jalan keluarnya agar PAD bisa meningkat.
Orang nomor satu dinegeri seribu kubah ini juga membeberkan terjadinya defisit anggaran dikarenakan penyerapan anggaran tidak maksimal sehingga terjadi silva besar-besaran. Hal ini tentunya tidak terlepas dari peran pemerintah pusat yang memberikan wewenang kepada daerah sebagai daerah otonomi dan sering mengubah-ubah peraturan yang ada.
"Kalau dizaman kepemimpinan presiden Soeharto berakhirnya tahun anggaran itu pada tanggal 31 Maret tahun berikutnya, jadi pemerintah daerah memiliki waktu lebih kurang 7 bulan untuk menjalankan dan menyelesaikan berbagai program pembangunan.
Sementara peraturan saat ini tanggal 31 Desember tahun anggaran berakhir. Nah, inilah membuat penyerapan APBD kurang maksimal dan membuat terjadinya silva besar-besaran, "katanya.
Dilanjutkan Suyatno lagi, Pemerintah pusat juga tidak komit memberlakukan otonomi bagi daerah. Dimana saat ini sebagian hasil yang dimiliki oleh daerah masih dikelola dan diambil oleh pusat, Salah satunya adalah pajak Perkebunan. Rohil ini memiliki ratusan ribu hakter (Ha) lahan perkebunan, akan tetapi pajak perkebunannya masih diambil oleh pusat.
"kalau pajak perkebunan itu diambil daerah maka sangat diyakini seluruh jalan yang ada dinegeri seribu kubah ini akan terlihat mulus dan dibangun dengan memakai sistem rigid, "ujarnya Optimis.
Ditempat yang sama, ketua umum KAHMI Propinsi Riau, Johar Firdaus mengatakan kalau keberadaan KAHMI ini untuk membantu pemerintah dalam rangka membawa bangsa indonesia ini kearah yang lebih maju. KAHMI ini pengurusnya juga terdiri dari orang-orang yang memiliki pemikiran yang cerdas dan berwawasan yang nantinya bisa memberikan spirit bagi pemerintah.
"kita minta KAHMI Rohil untuk bekerja dengan maksimal untuk membantu pemerintah dalam membangun kabupaten Rokan Hilir. Berikan pikiran-pikiran kepada pemerintah untuk membangun kampung halaman kita demi kemajuan daerah dan kepentingan masyarakat banyak,"pinta putra Asal Rohil itu.
Sementara itu, ketua Presidium Majelis Nasional KAHMI, Prof Dr Mahfud MD Mengatakan kalau pengurus KAHMI memang berasal dari orang-orang yang berpendidikan tinggi. Namun, pendidikan itu tidak bisa dijadikan tolak ukur untuk memberikan masukan kepada pemerintah.
"banyak yang berpendidikan tinggi akan tetapi tidak memiliki ilmu dan tidak cerdas dalam berpikir, terkadang orang kuliah hanya ingin mendapatkan gelar dan ijazah saja untuk dijadikan sebagai salah satu syarat untuk melamar pekerjaan, "kata Mahfud.
"jadi gelar apapun yang didapat tidak perlu dibanggakan kalau tidak bisa memberikan kontribusi bagi daerah. Banyak yang hanya berpendidikan SMA, akan tetapi memberikan kontribusi bagi daerahnya dengan menyumbangkan pemikiran yang dimilikinya, "pungkas Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.
Acara pelantikan dan pengukuhan KAHMI Rohil itu dihadiri oleh ketua DPRD Rohil Nasruddin Hasan, Plt Sekdakab Rohil Drs H Surya Arfan Msi, Para Pimpinan SKPD, Ketua MUI Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful Msi, Para Camat, Ormas, Tokoh Pemuda, dan undangan lainnya. (adv/hms)
| Editor | : | TIS |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan