Pilkades Rohil
Bupati Rohil H.Suyatno,AMp
Bupati Suyatno : Calon Penghulu Jangan Saling Menjatuhkan, Bersainglah Dengan Santun
Jumat 18 Maret 2016, 23:12 WIB
Bupati Rohil H.Suyatno,AMp
BAGAN SIAPIAPI. Riamandani.com - Bupati Rokan Hilir, H Suyatno, berpesan agar setiap calon penghulu jangan saling menjatuhkan satu dengan yang lainnya. Hal itu diungkapkan Bupati saat memimpin apel pembukaan Tes Baca Quran di Purna Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), di Kawasan Perkantoran Batu Enam, Kamis (17/3/2016)i.
"Setiap Kepenghuluan ada lima orang ada empat dan mungkian ada yang tiga orang calon. Saya yakin semua saling mengenal dan jangan saling menjatuhkan," kata Bupati, di depan para peserta yang dibariskan.
Hal ini menurutnya, perlu untuk dihindari agar jangan sampai karena pemilihan kepala desa sampai bermusuhan. Suyatno menjelaskan, Pilkades merupakan sebuah demokrasi yang harus dihormati, sehingga biarkan prosesnya berjalan sesuai ketentuan.
"Ingat, tujuan maju dalam Pilkades untuk mengabdi dan bukan untuk mencari musuh, apalagi nantinya tak menerima hasil akhir. Jangan pula macam saya sampai pula ke Mahkamah Konstitusi," kata Bupati, sambil dibalas tepuk tangan oleh para calon penghulu.
Bahkan ia yakin setiap calon di desanya masing-masing ada yang maju bersaudara, sehingga sangat perlu dijaga agar jangan sampai ada perselisihan yang terjadi. "Pilkades ini sebentar, siapa yang akan memimpin itu sudah digariskan. Usai Pilkades nanti harus tetap rukun dan saling mendukung untuk membangun desa," pesan Bupati.
Ia juga mengaku, jumlah calon penghulu dari 64 Kepenghuluan yang bakal digelar Juni mendatang sangat ramai, meskipun baru perdana dilakukan secara serentak. "Saya tidak tahu maju karena mau mengabdi atau karena tergiur oleh Alokasi Dana Desa," sindir Bupati.
Namun ia mengingatkan, siapapun penghulu yang duduk jangan sampai salah dalam menggunakan dana desa dan harus jelas Surat Pertanggungjawabannya. Dana desa yang dikucurkan pusat memang setiap tahun semakin meningkat, sehingga perlu kehati-hatian agar jangan sampai terjerat kasus hukum.
"Kalau tak jelas SPj yang digunakan, maka pencairan dana berikutnya tidak bisa. Jagan pula berfikir karena ditahan Pemkab karena sistem uangnya langsung ke rekening dan tidak boleh dipotong sepeserpun," Ujar H Suyatno.
Ia juga meminta penghulu untuk membedayakan staf dalam mengusun program menggunakan dana ADD, sehingga jangan ada kecemburuan sosial dan hal yang tak diinginkan. Ia juga menegaskan, berdasarkan peraturan memang untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) diperbolehkan maju, namun harus mengambil masa cuti.
"Saya doakan yang terpiliah adalah yang terbaik, banyak yang datang minta bantu, namun saya bingung karena tak ada cara untuk bisa dibantu. Kalau minta doa bisa, tapi kalau membantu tak bisa meskipun seorang Bupati, karena ini demokratis dan langsung dipilih oleh rakyat," kata Bupati.**
"Setiap Kepenghuluan ada lima orang ada empat dan mungkian ada yang tiga orang calon. Saya yakin semua saling mengenal dan jangan saling menjatuhkan," kata Bupati, di depan para peserta yang dibariskan.
Hal ini menurutnya, perlu untuk dihindari agar jangan sampai karena pemilihan kepala desa sampai bermusuhan. Suyatno menjelaskan, Pilkades merupakan sebuah demokrasi yang harus dihormati, sehingga biarkan prosesnya berjalan sesuai ketentuan.
"Ingat, tujuan maju dalam Pilkades untuk mengabdi dan bukan untuk mencari musuh, apalagi nantinya tak menerima hasil akhir. Jangan pula macam saya sampai pula ke Mahkamah Konstitusi," kata Bupati, sambil dibalas tepuk tangan oleh para calon penghulu.
Bahkan ia yakin setiap calon di desanya masing-masing ada yang maju bersaudara, sehingga sangat perlu dijaga agar jangan sampai ada perselisihan yang terjadi. "Pilkades ini sebentar, siapa yang akan memimpin itu sudah digariskan. Usai Pilkades nanti harus tetap rukun dan saling mendukung untuk membangun desa," pesan Bupati.
Ia juga mengaku, jumlah calon penghulu dari 64 Kepenghuluan yang bakal digelar Juni mendatang sangat ramai, meskipun baru perdana dilakukan secara serentak. "Saya tidak tahu maju karena mau mengabdi atau karena tergiur oleh Alokasi Dana Desa," sindir Bupati.
Namun ia mengingatkan, siapapun penghulu yang duduk jangan sampai salah dalam menggunakan dana desa dan harus jelas Surat Pertanggungjawabannya. Dana desa yang dikucurkan pusat memang setiap tahun semakin meningkat, sehingga perlu kehati-hatian agar jangan sampai terjerat kasus hukum.
"Kalau tak jelas SPj yang digunakan, maka pencairan dana berikutnya tidak bisa. Jagan pula berfikir karena ditahan Pemkab karena sistem uangnya langsung ke rekening dan tidak boleh dipotong sepeserpun," Ujar H Suyatno.
Ia juga meminta penghulu untuk membedayakan staf dalam mengusun program menggunakan dana ADD, sehingga jangan ada kecemburuan sosial dan hal yang tak diinginkan. Ia juga menegaskan, berdasarkan peraturan memang untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) diperbolehkan maju, namun harus mengambil masa cuti.
"Saya doakan yang terpiliah adalah yang terbaik, banyak yang datang minta bantu, namun saya bingung karena tak ada cara untuk bisa dibantu. Kalau minta doa bisa, tapi kalau membantu tak bisa meskipun seorang Bupati, karena ini demokratis dan langsung dipilih oleh rakyat," kata Bupati.**
| Editor | : | Ishaq.y.Hr |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham