Alumni Terbaik UNS
Plt Gubri terima penghargaan sebagai alumni terbaik UNS.Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor UNS Prof.Dr.Ravik Karsidi, M.S di Kampus UNS Surakarta, pada jum'at (11/3/2016).
Plt. Gubri H Arsyadjuliandi Rachman Terima Penghargaan dari UNS
Sabtu 12 Maret 2016, 04:37 WIB
Plt Gubri terima penghargaan sebagai alumni terbaik UNS.Penghargaan diberikan langsung oleh Rektor UNS Prof.Dr.Ravik Karsidi, M.S di Kampus UNS Surakarta, pada jum'at (11/3/2016).
SOLO. Riaumadani. com - Pada Dies Natalis ke-40 atau Lustrum ke-8, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta berkesempatan memberikan apresiasi kepada para alumninya yang dinilai telah sukses dalam berkarir. Satu di antaranya adalah H. Arsyadjuliandi Rachman yang kini menjabat sebagai Plt. Gubernur Riau.
Bahkan ternyata, pria yang akrab disapa Andi itu adalah satu-satunya alumni UNS yang mendapat amanah sebagai kepala daerah di tingkat provinsi atau gubernur di Indonesia.
"Alumni kita juga sudah ada yang jadi gubernur. Beliau adalah Bapak H Arsyadjuliandi Rachman yang kini menjabat Gubernur Riau," ucap Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S dalam sambutannya saat welcome dinner di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (10/03/2016) malam.
Pada kesempatan itu juga, Andi didapuk menyampaikan pidato mewakili para alumni UNS. Andi memang tidak sendiri mendapat penghargaan sebagai Alumni Berprestasi. Seluruhnya ada 11 orang. Selain Andi, ada Drs. Widodo MM (pejabat di Museum Nasional Indonesia), Hanindawan (Budayawan), Dr. Fadilah Agus, SH, MH (Pengacara), Ir Rahmadi Nugroho, MT (Direktur di PT. JIEP), Nicodemus P. Lampe (Direktur Pelayanan di PT Garuda Indonesia),
Seterusnya, Brigjen Dr. Hardjanto, SpB (Dirjen Kuat Hankam), Drs. Purwadi Sutanto, M.Pd (Direktur SMA Kemendikbud), Dr. Eng Antoni Wibowo, M.Sc (Profesor UUM Malaysia), Drs. Wiryanto Muljono, MA, Ph.D (Kapuslitbang Aptika & IKP Keminfo) dan Dr. Ir. Suroyo, M.Si (Kapusdiklat Regional Bukit Tinggi, Kemendagri).
Andi sendiri tercatat sebagai mahasiswa UNS pada 1980 dan lulus pada 1985. Andi mengambil jurusan Ekonomi Pertanian pada Fakultas Pertanian UNS.
Dalam pidatonya, Andi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia dan seluruh alumni yang mendapat apresiasi akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi dan semangat untuk mengabdi dan membangun negeri. "Terima kasih. Mudah-mudahan ini memberi semangat kepada seluruh alumni," ucapnya.
Andi juga menyinggung soal karirnya yang kini menjadi orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning. Ia mengungkapkan, karir politiknya bak air mengalir saja. "Sebelumnya saya adalah Wakil Gubernur Riau.
Tapi karena sesuatu dan lain hal, kini saya menjabat sebagai Plt. Gubernur Riau. Karir politik saya seperti air mengalir saja. Saya juga tak mengira akan jadi Plt. Gubernur," ulas Andi, merendah.
Andi menyebut bahwa sebelum jadi kepala daerah, dirinya adalah seorang pengusaha. Namun nasib ternyata membawa dirinya menjadi orang paling penting di Provinsi Riau. "Bang Akbar adalah guru politik saya. Kebetulan kami sama-sama dari Golkar," sebut Andi, seraya menoleh ke Akbar Tanjung yang juga hadir pada kesempatan itu.
Akbar Tanjung dan Adi Sasono, dua tokoh bangsa yang menjadi inspirasi bagi generasi muda, berkesempatan hadir pada Dies Natalis ke-40 ini. Keduanya terpilih sebagai figur yang layak mendapat penghargaan berupa UNS Award.
Andi melanjutkan, pendidikan yang ia tempuh di Pulau Jawa (SMA di Jogjakarta dan kuliah di UNS), ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi karir politiknya.
Sebab, dirinya bisa memahami tradisi atau kultur bahkan lancar berbahasa Jawa. "Penduduk Riau itu ada sekitar 6,3 juta jiwa. 28 persen di antaranya adalah keturunan atau dari suku Jawa. Ini ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi saya, karena saya tahu kultur dan bisa berbahasa Jawa,"ungkap Andi yang disambut tepuk tangan hadirin.
Andi juga mengungkap berbagai potensi dan kekayaan yang dimiliki Provinsi Riau, mulai dari migas sampai ke perkebunan. Sampai saat ini, tegas Andi, produksi migas dari Riau masih menjadi andalan utama NKRI, dimana produksinya masih mencapai 41 persen dari total produksi nasional. Kontribusi Riau terhadap devisa negara sejak dulu adalah hal yang tak bisa dinapikan.
Andi juga menjelaskan Visi Riau 2020 yang ingin menjadikan Riau sebagai pusat budaya Melayu dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Di depan seluruh civitas akademika UNS, Andi juga menyatakan keinginannya untuk melakukan kerjasama (MoU) tentang penanganan atau pengelolaan lahan gambut di Riau. Sebab, seperti diketahui, dari sekitar 5,4 juta hektar kawasan hutan di Riau, 50 persennya adalah gambut. "Saya ingin ada kerjasama, khususnya dengan Fakultas Pertanian UNS.
Di lain waktu, Pemprov Riau siap melakukan MoU dengan UNS," tegas pria yang dulu pernah menjadi anggota DPR RI itu.
Penghargaan yang diterima Andi dan alumni berprestasi lainnya, diserahkan secara resmi oleh Rektor UNS pada sidang senat terbuka, bertepatan dengan Dies Natalis ke-40, yang jatuh pada Jum'at, 11 Maret 2014 di Kampus UNS.
Dies Natalis kali ini terasa sangat istimewa, karena dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah menteri dari Kabinet Kerja, seperti Menristekdikti Prof. HM. Nasir, Menteri PU dan Pera Dr. Ir. M. Basuki Hadimeoljono, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sejumlah mantan pejabat seperti Machfud MD, Muhammad Nuh serta sejumlah akademisi baik dari dalam maupun luar negeri.**
Bahkan ternyata, pria yang akrab disapa Andi itu adalah satu-satunya alumni UNS yang mendapat amanah sebagai kepala daerah di tingkat provinsi atau gubernur di Indonesia.
"Alumni kita juga sudah ada yang jadi gubernur. Beliau adalah Bapak H Arsyadjuliandi Rachman yang kini menjabat Gubernur Riau," ucap Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S dalam sambutannya saat welcome dinner di Pura Mangkunegaran, Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (10/03/2016) malam.
Pada kesempatan itu juga, Andi didapuk menyampaikan pidato mewakili para alumni UNS. Andi memang tidak sendiri mendapat penghargaan sebagai Alumni Berprestasi. Seluruhnya ada 11 orang. Selain Andi, ada Drs. Widodo MM (pejabat di Museum Nasional Indonesia), Hanindawan (Budayawan), Dr. Fadilah Agus, SH, MH (Pengacara), Ir Rahmadi Nugroho, MT (Direktur di PT. JIEP), Nicodemus P. Lampe (Direktur Pelayanan di PT Garuda Indonesia),
Seterusnya, Brigjen Dr. Hardjanto, SpB (Dirjen Kuat Hankam), Drs. Purwadi Sutanto, M.Pd (Direktur SMA Kemendikbud), Dr. Eng Antoni Wibowo, M.Sc (Profesor UUM Malaysia), Drs. Wiryanto Muljono, MA, Ph.D (Kapuslitbang Aptika & IKP Keminfo) dan Dr. Ir. Suroyo, M.Si (Kapusdiklat Regional Bukit Tinggi, Kemendagri).
Andi sendiri tercatat sebagai mahasiswa UNS pada 1980 dan lulus pada 1985. Andi mengambil jurusan Ekonomi Pertanian pada Fakultas Pertanian UNS.
Dalam pidatonya, Andi mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia dan seluruh alumni yang mendapat apresiasi akan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi dan semangat untuk mengabdi dan membangun negeri. "Terima kasih. Mudah-mudahan ini memberi semangat kepada seluruh alumni," ucapnya.
Andi juga menyinggung soal karirnya yang kini menjadi orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning. Ia mengungkapkan, karir politiknya bak air mengalir saja. "Sebelumnya saya adalah Wakil Gubernur Riau.
Tapi karena sesuatu dan lain hal, kini saya menjabat sebagai Plt. Gubernur Riau. Karir politik saya seperti air mengalir saja. Saya juga tak mengira akan jadi Plt. Gubernur," ulas Andi, merendah.
Andi menyebut bahwa sebelum jadi kepala daerah, dirinya adalah seorang pengusaha. Namun nasib ternyata membawa dirinya menjadi orang paling penting di Provinsi Riau. "Bang Akbar adalah guru politik saya. Kebetulan kami sama-sama dari Golkar," sebut Andi, seraya menoleh ke Akbar Tanjung yang juga hadir pada kesempatan itu.
Akbar Tanjung dan Adi Sasono, dua tokoh bangsa yang menjadi inspirasi bagi generasi muda, berkesempatan hadir pada Dies Natalis ke-40 ini. Keduanya terpilih sebagai figur yang layak mendapat penghargaan berupa UNS Award.
Andi melanjutkan, pendidikan yang ia tempuh di Pulau Jawa (SMA di Jogjakarta dan kuliah di UNS), ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi karir politiknya.
Sebab, dirinya bisa memahami tradisi atau kultur bahkan lancar berbahasa Jawa. "Penduduk Riau itu ada sekitar 6,3 juta jiwa. 28 persen di antaranya adalah keturunan atau dari suku Jawa. Ini ternyata membawa keberuntungan tersendiri bagi saya, karena saya tahu kultur dan bisa berbahasa Jawa,"ungkap Andi yang disambut tepuk tangan hadirin.
Andi juga mengungkap berbagai potensi dan kekayaan yang dimiliki Provinsi Riau, mulai dari migas sampai ke perkebunan. Sampai saat ini, tegas Andi, produksi migas dari Riau masih menjadi andalan utama NKRI, dimana produksinya masih mencapai 41 persen dari total produksi nasional. Kontribusi Riau terhadap devisa negara sejak dulu adalah hal yang tak bisa dinapikan.
Andi juga menjelaskan Visi Riau 2020 yang ingin menjadikan Riau sebagai pusat budaya Melayu dan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.
Di depan seluruh civitas akademika UNS, Andi juga menyatakan keinginannya untuk melakukan kerjasama (MoU) tentang penanganan atau pengelolaan lahan gambut di Riau. Sebab, seperti diketahui, dari sekitar 5,4 juta hektar kawasan hutan di Riau, 50 persennya adalah gambut. "Saya ingin ada kerjasama, khususnya dengan Fakultas Pertanian UNS.
Di lain waktu, Pemprov Riau siap melakukan MoU dengan UNS," tegas pria yang dulu pernah menjadi anggota DPR RI itu.
Penghargaan yang diterima Andi dan alumni berprestasi lainnya, diserahkan secara resmi oleh Rektor UNS pada sidang senat terbuka, bertepatan dengan Dies Natalis ke-40, yang jatuh pada Jum'at, 11 Maret 2014 di Kampus UNS.
Dies Natalis kali ini terasa sangat istimewa, karena dihadiri langsung oleh Presiden RI Joko Widodo dan sejumlah menteri dari Kabinet Kerja, seperti Menristekdikti Prof. HM. Nasir, Menteri PU dan Pera Dr. Ir. M. Basuki Hadimeoljono, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan sejumlah mantan pejabat seperti Machfud MD, Muhammad Nuh serta sejumlah akademisi baik dari dalam maupun luar negeri.**
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Pendidikan |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau