Sawah Tanam Padi
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan
Ketua DPRD Nasruddin: Mari Beralih dari Kebun Sawit ke Sawah Tanam Padi
Jumat 11 Maret 2016, 06:56 WIB
Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan
BAGAN SIAPIAPI. Riaumadani. com - Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan mengajak masyarakat pemilik kebun sawit di Rohil agar mengalih fungsikan lahan perkebunan sawit menjadi berkebun padi. Apa lagi, produksi buah sawit saat ini tidak ekonomis lagi.
"Kita mengajak para pemilik kebun sawit mengalih fungsikan lahan mereka menjadi lahan padi. Apalagi berkebun sawit sekarang ini kan sudah tidak ekonomis, dibanding saat booming sawit dulu," kata Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, di gedung DPRD Rohil di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, kamis.(10/3/2016)
Saat sawit booming sekitar sepuluh tahun lalu, terang dia, harga beli buah sawit milik kebun sawit dihargai cukup tinggi, bisa mencapai Rp3 ribu per kilo. Namun sekarang, terangnya, harga buah sawit terus mengalami penurunan akibat banyak lahan kebun sawit. Di Bangko ini saja, harga buah sawit berkisar Rp950 per kilo.
"Sekarang ini kalau dibandingkan dengan berladang, menanam padi, jauh lebih menguntungkan dibanding berkebun sawit. Sekarang ini saja harga gabah bisa mencapai Rp4.600 - Rp5.000 per kilo. Kalau satu hektar menghasilkan 5 ton gabah, maka bisa hasilkan puluhan juta dalam waktu tidak sampai empat bulan," jelas Nasrudin.
Mengenai lahan padi berkelanjutan, Nasrudin mengatakan, lahan padi berkelanjutan di Rohil ada di berbagai kecamatan, seperti di Kecamatan Rimba Melintang, Bangko Pusako, Pekaitan dan Sinaboi.
"Hampir setiap kecamatan ada. Hanya saja sekarang sudah berubah bentuk menjadi tanaman sawit, atau tanaman keras lainnya,"jelas politisi Partai Golkar Rohil ini.
Perda Lahan Padi Berkelanjutan yang saat ini tengah digodok, tuturnya, diharapkan dapat mengembalikan lahan padi yang kini banyak menjadi lahan sawit dan tanaman lainnya. Ranperda ini, jelas dia, merencanakan kemungkinan jika ada masyarakat yang mengembalikan lahan sawitnya ke lahan padi.
"Bagaimana mengaturnya. Kita juga tidak mau merugikan masyarakat. Kalau ada ganti rugi, bagaimana dan teknisnya apa."katanya
Apa diatur dengan Perbup saja. Tentunya untuk mengembalikan lahan sawit menjadi lahan perkebunan padi berkelanjutan perlu ada komitmen bersama," tutur Nasrudin Hasan.**
"Kita mengajak para pemilik kebun sawit mengalih fungsikan lahan mereka menjadi lahan padi. Apalagi berkebun sawit sekarang ini kan sudah tidak ekonomis, dibanding saat booming sawit dulu," kata Ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan, di gedung DPRD Rohil di Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, kamis.(10/3/2016)
Saat sawit booming sekitar sepuluh tahun lalu, terang dia, harga beli buah sawit milik kebun sawit dihargai cukup tinggi, bisa mencapai Rp3 ribu per kilo. Namun sekarang, terangnya, harga buah sawit terus mengalami penurunan akibat banyak lahan kebun sawit. Di Bangko ini saja, harga buah sawit berkisar Rp950 per kilo.
"Sekarang ini kalau dibandingkan dengan berladang, menanam padi, jauh lebih menguntungkan dibanding berkebun sawit. Sekarang ini saja harga gabah bisa mencapai Rp4.600 - Rp5.000 per kilo. Kalau satu hektar menghasilkan 5 ton gabah, maka bisa hasilkan puluhan juta dalam waktu tidak sampai empat bulan," jelas Nasrudin.
Mengenai lahan padi berkelanjutan, Nasrudin mengatakan, lahan padi berkelanjutan di Rohil ada di berbagai kecamatan, seperti di Kecamatan Rimba Melintang, Bangko Pusako, Pekaitan dan Sinaboi.
"Hampir setiap kecamatan ada. Hanya saja sekarang sudah berubah bentuk menjadi tanaman sawit, atau tanaman keras lainnya,"jelas politisi Partai Golkar Rohil ini.
Perda Lahan Padi Berkelanjutan yang saat ini tengah digodok, tuturnya, diharapkan dapat mengembalikan lahan padi yang kini banyak menjadi lahan sawit dan tanaman lainnya. Ranperda ini, jelas dia, merencanakan kemungkinan jika ada masyarakat yang mengembalikan lahan sawitnya ke lahan padi.
"Bagaimana mengaturnya. Kita juga tidak mau merugikan masyarakat. Kalau ada ganti rugi, bagaimana dan teknisnya apa."katanya
Apa diatur dengan Perbup saja. Tentunya untuk mengembalikan lahan sawit menjadi lahan perkebunan padi berkelanjutan perlu ada komitmen bersama," tutur Nasrudin Hasan.**
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Rohil |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham