Kerjasama Prov. Riau dan Prov. Kepri
Plt Gubernur Riau,H Arsyadjuliandi Rachman bersama Gubernur Kepri, HM Sani melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif, Kamis (25/2) di Gedung Daerah, Pekanbaru
Plt Gubri dan Gubernur Kepri Teken MoU Kerja Sama Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Jumat 26 Februari 2016, 02:12 WIB
Plt Gubernur Riau,H Arsyadjuliandi Rachman bersama Gubernur Kepri, HM Sani melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pariwisata
dan Ekonomi Kreatif, Kamis (25/2) di Gedung Daerah, Pekanbaru
PEKANBARU . Riaumadani.com - Pemerintah Provinsi Riau, terus berusaha bagaimana cara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke bumi Melayu lancang kuning
Salah satunya adalah dengan cara menjalin kerja sama dengan Provinsi Kepulauan Riau, dengan ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis (25/2/2016) di Gedung Daerah.
Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengakui, tingkat kunjungan wisatawan asing di Kepulauan Riau (Kepri) jauh berbeda dengan Riau. Untuk itu perlu mempelajari potensi wisata yang ada di Kepri, yang jauh lebih maju bila dibandingkan dengan Riau.
"Kita fokuskan kerja sama melalui Pariwisata ekonomi kreatif, perlu di rajut kerja sama dengan Kepri ini yang lebih maju pariwisatanya. Dibuktikan dengan kedatangan turis asing sebanyak 2 juta lebih. Dengan merajut ini mudah-mudahan kita dapat mafaatnya," ujar Plt Gubri.
Dijelaskan Plt, potensi-potensi yang ada di Riau inilah yang akan ditingkatkan, seperti infrastruktur, sumber daya manusia dan juga infrastruktur kelembangaan baik yang ada di Pemerintah, dinas terkait dan swasta,
Plt Gubri yang sifatnya mendukung sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif. "Jadi kita akan menindaklanjuti isi dari kerjasa tersebut melalui dinas-dinas terkait. Nah ini nanti kita bisa atur turis yang datang dari Kepri, keluarnya bisa dari Riau. Misalnya dari Dumai, Bengkalis atau dari Meranti. Ini lah yang akan kita coba mengangkatnta," jelas Plt Gubri.
Sementara itu, Gubernur Kepri, M Sani, mengatakan, langkah kerja sama antara Pemprov Riau dengan Kepri ini sebagai langkah untuk saling memperkenalkan Pariwisata kedua Provinsi terutama dalam peningkatan Pariwisata.
"Saya pikir langkah pertama adalah, manakala Provinsi Riau membicarakan potensi Pariwisata saja, maka juga promosikan pariwisata di Kepri. Begitu juga sebaliknya, ketika kami bicara pariwisata saya juga sampaikan pariwisata Riau," ujar M Sani.
Dalam mengembangkan pariwisata, kata M Sani, masing-masing daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Termasuk dalam mempersiapkan infrastruktur, aturan-aturan yang ada di daerah, agar nantinya terjalin kerjasama yang baik diantara kedua daerah.
Selain penandatanganan MoU juga dilaksanakan workshop Pariwisata dan ekonomi kreatif, yang diikuti oleh seluruh Dinas Pariwisata kabupaten/kota, mahasiswa dan undangan lainnya.**
Salah satunya adalah dengan cara menjalin kerja sama dengan Provinsi Kepulauan Riau, dengan ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis (25/2/2016) di Gedung Daerah.
Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, mengakui, tingkat kunjungan wisatawan asing di Kepulauan Riau (Kepri) jauh berbeda dengan Riau. Untuk itu perlu mempelajari potensi wisata yang ada di Kepri, yang jauh lebih maju bila dibandingkan dengan Riau.
"Kita fokuskan kerja sama melalui Pariwisata ekonomi kreatif, perlu di rajut kerja sama dengan Kepri ini yang lebih maju pariwisatanya. Dibuktikan dengan kedatangan turis asing sebanyak 2 juta lebih. Dengan merajut ini mudah-mudahan kita dapat mafaatnya," ujar Plt Gubri.
Dijelaskan Plt, potensi-potensi yang ada di Riau inilah yang akan ditingkatkan, seperti infrastruktur, sumber daya manusia dan juga infrastruktur kelembangaan baik yang ada di Pemerintah, dinas terkait dan swasta,
Plt Gubri yang sifatnya mendukung sektor Pariwisata dan ekonomi kreatif. "Jadi kita akan menindaklanjuti isi dari kerjasa tersebut melalui dinas-dinas terkait. Nah ini nanti kita bisa atur turis yang datang dari Kepri, keluarnya bisa dari Riau. Misalnya dari Dumai, Bengkalis atau dari Meranti. Ini lah yang akan kita coba mengangkatnta," jelas Plt Gubri.
Sementara itu, Gubernur Kepri, M Sani, mengatakan, langkah kerja sama antara Pemprov Riau dengan Kepri ini sebagai langkah untuk saling memperkenalkan Pariwisata kedua Provinsi terutama dalam peningkatan Pariwisata.
"Saya pikir langkah pertama adalah, manakala Provinsi Riau membicarakan potensi Pariwisata saja, maka juga promosikan pariwisata di Kepri. Begitu juga sebaliknya, ketika kami bicara pariwisata saya juga sampaikan pariwisata Riau," ujar M Sani.
Dalam mengembangkan pariwisata, kata M Sani, masing-masing daerah tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Termasuk dalam mempersiapkan infrastruktur, aturan-aturan yang ada di daerah, agar nantinya terjalin kerjasama yang baik diantara kedua daerah.
Selain penandatanganan MoU juga dilaksanakan workshop Pariwisata dan ekonomi kreatif, yang diikuti oleh seluruh Dinas Pariwisata kabupaten/kota, mahasiswa dan undangan lainnya.**
| Editor | : | TIS-humas |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham