Konsulat Malaysia Kunjungi Kampar
Bupati Kampar, H Jefry Noer, menerima kunjungan Konsul Malaysia di Desa
Kubang Jaya, bersama Perusahaan MTDC,(adv/humas) Senin (2/2/2016).
Konsul Malaysia Encik Hardi Hamdin: Kampar Bertuah Miliki Pemimpin Berwawasan Maju
Rabu 03 Februari 2016, 14:55 WIB
Bupati Kampar, H Jefry Noer, menerima kunjungan Konsul Malaysia di Desa
Kubang Jaya, bersama Perusahaan MTDC,(adv/humas) Senin (2/2/2016).
SIAK HULU . Riaumadani. com - Kabupaten Kampar bertuah memiliki pemimpin berwawasan maju ke depan, seperti Jefry Noer, yang memikirkan masyarakat dan berbuat banyak untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Kampar.
Hal itu diungkapkan Konsul Malaysia di Pekanbaru, Encik Hardi Hamdin, ketika berkunjung ke Kampar bersama Wakilnya, Zofry dan rombongan pengusaha Malaysia dari Perusahaan MTDC dan Anggota DPRD Kampar, Rahmat Jevary Juniardo, Iip Nurshe dan Seharmi, Senin (2/2/2016).
Kedatangan rombongan disambut Bupati Kampar, H Jefry Noer, di Kecamatan Siak Hulu. Pada kesempatan itu, Encik Hardi Hamdin, mengatakan, awalnya, dirinya heran dan berpikir sewaktu dalam perjalanan menuju Hotel Tiga Dara, kenapa dibuat hotel di tempat cukup jauh dari pusat kota, namun setelah sampai dan naik ke lantai lima hotel, baru diketahui jawabannya.

Semua terpandang dari hotel dan membuat dirinya terkagum dengan upaya Bupati, karena terlihat ada tempat tersendiri khusus untuk pendidikan dan latihan pertanian terpadu, ada pusat pelatihan menjahit bagi perempuan Kampar yang menganggur, ada juga kolam percontohan bagi petani perikanan. Begitupun bagi dunia pertanian di sediakan lahan tersendiri, termasuk untuk peternakannya.
Lebih jauh Konsulat ini menjelaskan, dirinya diminta Bupati untuk datang ke Kubang Jaya, karena ada investor dari Malaysia. "Sayapun melihat dan memantau itu semua, banyak investor dari Malaysia datang ke Kampar, sebab banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh kedua belah pihak. Selama ini hubungan Indonesia dan Malaysia hanya sebatas hubungan politik.
Dengan adanya kerjasama ini, bukan saja hubungan politik, hubungan perekonomian dan perdagangan semakin terjalin kuat. Karena itu Malaysia sangat mendukung penuh hubungan Malaysia dan Indonesia. Di samping itu, dengan Hubungan ini mampu membagi ilmu antara Indonesia dan Malaysia, yang diwakili Kabupaten Kampar," ujarnya.
Ke depan kata Encik Hardi Hamdin, akan dibuat MoU antara Pemkab Kampar dengan MTDC. Karena menurutnya, apa yang dilakukan Pemkab Kampar sangat menguntungkan kedua pihak.
Sementara Encik Rahman, perwakilan perusahaan MTDC, menjelaskan, setakat ini keberadaan pembangunan pabrik kelapa sawit di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, kerja sama MTDC dengan Kampar sudah mencapai 80 persen pembangunannya.
Perusahaan ini nantinya bergerak di bidang pengolahan minyak goreng dengan kapasitas hasil olahan minyaknya 80 metrik ton perjam dan merupakan kilang terbesar di Riau, nantinya dan saat ini sudah tahap akhir pengerjaannya," ujar Rahman.(adv/humas)
Hal itu diungkapkan Konsul Malaysia di Pekanbaru, Encik Hardi Hamdin, ketika berkunjung ke Kampar bersama Wakilnya, Zofry dan rombongan pengusaha Malaysia dari Perusahaan MTDC dan Anggota DPRD Kampar, Rahmat Jevary Juniardo, Iip Nurshe dan Seharmi, Senin (2/2/2016).
Kedatangan rombongan disambut Bupati Kampar, H Jefry Noer, di Kecamatan Siak Hulu. Pada kesempatan itu, Encik Hardi Hamdin, mengatakan, awalnya, dirinya heran dan berpikir sewaktu dalam perjalanan menuju Hotel Tiga Dara, kenapa dibuat hotel di tempat cukup jauh dari pusat kota, namun setelah sampai dan naik ke lantai lima hotel, baru diketahui jawabannya.
Semua terpandang dari hotel dan membuat dirinya terkagum dengan upaya Bupati, karena terlihat ada tempat tersendiri khusus untuk pendidikan dan latihan pertanian terpadu, ada pusat pelatihan menjahit bagi perempuan Kampar yang menganggur, ada juga kolam percontohan bagi petani perikanan. Begitupun bagi dunia pertanian di sediakan lahan tersendiri, termasuk untuk peternakannya.
Lebih jauh Konsulat ini menjelaskan, dirinya diminta Bupati untuk datang ke Kubang Jaya, karena ada investor dari Malaysia. "Sayapun melihat dan memantau itu semua, banyak investor dari Malaysia datang ke Kampar, sebab banyak peluang usaha yang bisa dikembangkan oleh kedua belah pihak. Selama ini hubungan Indonesia dan Malaysia hanya sebatas hubungan politik.
Dengan adanya kerjasama ini, bukan saja hubungan politik, hubungan perekonomian dan perdagangan semakin terjalin kuat. Karena itu Malaysia sangat mendukung penuh hubungan Malaysia dan Indonesia. Di samping itu, dengan Hubungan ini mampu membagi ilmu antara Indonesia dan Malaysia, yang diwakili Kabupaten Kampar," ujarnya.
Ke depan kata Encik Hardi Hamdin, akan dibuat MoU antara Pemkab Kampar dengan MTDC. Karena menurutnya, apa yang dilakukan Pemkab Kampar sangat menguntungkan kedua pihak.
Sementara Encik Rahman, perwakilan perusahaan MTDC, menjelaskan, setakat ini keberadaan pembangunan pabrik kelapa sawit di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, kerja sama MTDC dengan Kampar sudah mencapai 80 persen pembangunannya.
Perusahaan ini nantinya bergerak di bidang pengolahan minyak goreng dengan kapasitas hasil olahan minyaknya 80 metrik ton perjam dan merupakan kilang terbesar di Riau, nantinya dan saat ini sudah tahap akhir pengerjaannya," ujar Rahman.(adv/humas)
| Editor | : | Tis-humas |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Senin 20 Juli 2026, 06:13 WIB
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Tumbangkan Argentina di Final, Akhiri Penantian 16 Tahun
Minggu 08 Februari 2026
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Politik

Rabu 15 Juli 2026, 19:28 WIB
Kodam XIX Tuanku Tambusai Luncurkan TMMD Ke-129, Wujudkan Infrastruktur dan Ketahanan Wilayah di Pelalawan
Selasa 14 Juli 2026
Diduga Lahan 40 Hektare Berpindah Tangan Secara Misterius, Forkorindo Desak APH Bongkar Dugaan Mafia Tanah di Kampung Dosan
Senin 29 Juni 2026
Bangunan Ornamen Wisma Sri Mahkota, Stand Bazar Bengkalis Jadi Perhatian di MTQ Riau ke- 44 Tahun 2026
Minggu 28 Juni 2026
Kapal Harimau Buas Meriahkan Pawai Perahu Hias MTQ Riau, Angkat Spirit Al-Qur'an dalam Perjuangan Sultan Siak
Nasional

Rabu 15 Juli 2026, 19:14 WIB
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Rabu 15 Juli 2026
Massa Tergabung Dalam Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch Kepung Kejagung, Tuntut Bubarkan MBG Bubarkan BGN Bubarkan
Senin 13 Juli 2026
Febrie Adriansyah Resmi Berstatus Tersangka di Tiga Kasus Korupsi, Kortas Tipidkor Limpahkan Penyidikan ke Kejagung
Jumat 10 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Gelar Laporan Awal, Satgasyon 132/Bima Sakti 2026 Dinyatakan Siap Operasi
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Senin 20 Juli 2026, 20:14 WIB
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Senin 20 Juli 2026
Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 Dengan Nobar Final Piala Dunia Bersama Masyarakat
Minggu 19 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Dukung Green Policing, Riau Bhayangkara Run 2026 Satukan TNI, Polri dan Masyarakat
Jumat 17 Juli 2026
Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Disiplin dan Jiwa Pengabdian Melalui Upacara Bendera Bulanan