Tersinggung, Polisi Tembak Atasannyai
Poto : int Ilustrasi
Anggota Brimob Riau Tembak Atasan
Sabtu 14 Juni 2014, 03:50 WIB
Poto : int Ilustrasi
PEKANBARU. Riaumadani. com - Insiden penembakan sesama anggota Brimob terjadi, Jum'at [13/6] sekitar pukul 02.30 WIB. Briptu TA yang diduga tersinggung menembak lutut atasannya Aipda HS di dalam kamar Ex Hotel Patra, Dumai saat sang atasan sedang tidur. Akibatnya, HS harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/6) membenarkan adanya insiden ini. "Terjadi penembakan terhadap anggota Brimob Rohil yang di-BKO-kan [bawah kendali operasi, red] di Polres Dumai atas nama Aipda HS, yang dilakukan oleh anggotanya sendiri atas nama Briptu TA," ungkap Guntur.
Penembakan oleh TA, lanjutnya dilakukan dengan menggunakan senjata api laras panjang. "Senjata itu berisi peluru karet. di dalam kamar tempat mereka menginap, tepatnya di ex Hotel Patra milik PT Pertamina Dumai," jelas Guntur.
Hingga saat ini, kata Guntur lagi, dugaan sementara bahwa penembakan tersebut disebabkan oleh adanya unsur ketersinggungan dari ucapan HS. "Kalimat yang diucapkan korban beberapa hari sebelumnya tidak dapat diterima oleh Briptu TA. Ini yang menjadi pemicu," tuturnya.
Akibat tembakan yang mengenainya, HS menderita luka pada lutut kanan berupa luka sobek tembus daging terkena peluru karet. Saat kejadian diketahui, korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk pengobatan. Pelaku langsung diamankan beserta barang bukti ke Detasemen Brimob Rohil untuk proses lebih lanjut.
Usai menjalani perawatan, HS sudah berangsur sadar setelah luka yang dideritanya diobati. "Saat ini kondisi korban sadar dan hanya merasakan luka sakit di kaki dan dalam perawatan RS Bhayangkara di Pekanbaru. Selanjutnya proses penyidikan disiplin kepolisian oleh Provost Brimobda Riau sedang berlangsung dengan pengumpulan saksi-saksi dan barang bukti lainnya untuk proses penyidikan," ujar Guntur menutupi penjelasannya. **
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/6) membenarkan adanya insiden ini. "Terjadi penembakan terhadap anggota Brimob Rohil yang di-BKO-kan [bawah kendali operasi, red] di Polres Dumai atas nama Aipda HS, yang dilakukan oleh anggotanya sendiri atas nama Briptu TA," ungkap Guntur.
Penembakan oleh TA, lanjutnya dilakukan dengan menggunakan senjata api laras panjang. "Senjata itu berisi peluru karet. di dalam kamar tempat mereka menginap, tepatnya di ex Hotel Patra milik PT Pertamina Dumai," jelas Guntur.
Hingga saat ini, kata Guntur lagi, dugaan sementara bahwa penembakan tersebut disebabkan oleh adanya unsur ketersinggungan dari ucapan HS. "Kalimat yang diucapkan korban beberapa hari sebelumnya tidak dapat diterima oleh Briptu TA. Ini yang menjadi pemicu," tuturnya.
Akibat tembakan yang mengenainya, HS menderita luka pada lutut kanan berupa luka sobek tembus daging terkena peluru karet. Saat kejadian diketahui, korban langsung dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk pengobatan. Pelaku langsung diamankan beserta barang bukti ke Detasemen Brimob Rohil untuk proses lebih lanjut.
Usai menjalani perawatan, HS sudah berangsur sadar setelah luka yang dideritanya diobati. "Saat ini kondisi korban sadar dan hanya merasakan luka sakit di kaki dan dalam perawatan RS Bhayangkara di Pekanbaru. Selanjutnya proses penyidikan disiplin kepolisian oleh Provost Brimobda Riau sedang berlangsung dengan pengumpulan saksi-saksi dan barang bukti lainnya untuk proses penyidikan," ujar Guntur menutupi penjelasannya. **
| Editor | : | Laporan : Khusri/RO |
| Kategori | : | Hukum |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham