Program Pemerintah Pusat
Bupati Kampar Sambut Kedatangan Mendagri Cahyo Kumolo
Pemkab Kampar Siap Dukung Program Pemerintah Pusat
Sabtu 23 Januari 2016, 04:04 WIB
ADVETORIAL
PEKANBARU. Riaumadani. com - Bupati Kampar H Jefry Noer menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mendukung program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer SH menghadiri pertemuan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Cahyo Kumolo di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru, Jumat (22/1/2016).
Jefry mengatakan bahwa di Kabupaten Kampar, ada program pusat yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan sebagaimana yang sampaikan oleh Mendagri. Kunjungan tersebut bertujuan dalam rangka untuk menyamakan persepsi antara pimpinan daerah dalam menyusun dan melaksanakan program pusat dengan mengutamakan sinergitas anatar semua elemen daerah dalam memajukan Kabupaten kota masing-masing.
Bupati Kampar sangat mendukung terkait himbauan yang disampaikan oleh Mendagri yang menghimbau kepada pengembangan demokrasi dan perjalanan tata pemerintahan di daerah. "Kunjungan kerja ini akan memberikan penjelasan ke Kabupaten Kota untuk pengelolaan pemerintahan yang lebih baik lagi,"katanya lagi.

Ket.Poto Bupati Kampar Jefry Noer Bersama Peiaiawan HM.Harris dan Bupati Siak Syamsuar
Pemkab Kampar sejak awal pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sudah mulai melaksanakan dan mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pusat. Ke depan, tentunya, arahan dari Mendagri juga akan diimplementasikan dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan realisasi pembangunan di Kabupaten Kampar.
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo dalam arahan menyampaikan pesan-pesan terkait teknis pemerintahan bahwa pentingnya menjalin sinergitas antar kepala daerah dalam membangun dan memajukan Kabupaten. "Jalinlah sinergitas yang kuat dengan unsur-unsur daerah dan Forkopimda dalam pelaksanaaan tat kelola pemerintahan,"kata Mendagri.
Selain itu untuk kedepan, lanjutnya, kepala daerah harus dapat memetakan daerah-daerah rawan seperti kebakaran, banjir dan longsor. Sebab, pemetaan yang kurang baik akan menyebabkan seringnya terlambang dalam penanggulangan. "Oleh sebab itu mulai saat ini agar dapat dipetakan daerah-daerah rawan tersebut," sebutnya.
Pada kesempatan tersebut, Mendagri juga menyampaikan tentang persoalan ekonomi. Daerah diharapkan menjaga inflasi karena inflasi yang terlalu tinggi akan memberi dampak yang kurang baik bagi masyarakat. Untuk itu, kepala daerah dapat memantau dan terjun ke pasar-pasar dalam memantau dan mengendalikan harga-harga di pasar.
Di akhir sambutannya, Mendagri berpesan agar seluruh kepala daerah di Riau untuk menjaga stabilitas dan sinergitas dalam membangun dan memajukan daerah masing-masing.(Humas)
PEKANBARU. Riaumadani. com - Bupati Kampar H Jefry Noer menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar mendukung program Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla.
Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Jefry Noer SH menghadiri pertemuan dalam rangka kunjungan kerja (kunker) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Cahyo Kumolo di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru, Jumat (22/1/2016).
Jefry mengatakan bahwa di Kabupaten Kampar, ada program pusat yang telah dilaksanakan maupun yang akan dilaksanakan sebagaimana yang sampaikan oleh Mendagri. Kunjungan tersebut bertujuan dalam rangka untuk menyamakan persepsi antara pimpinan daerah dalam menyusun dan melaksanakan program pusat dengan mengutamakan sinergitas anatar semua elemen daerah dalam memajukan Kabupaten kota masing-masing.
Bupati Kampar sangat mendukung terkait himbauan yang disampaikan oleh Mendagri yang menghimbau kepada pengembangan demokrasi dan perjalanan tata pemerintahan di daerah. "Kunjungan kerja ini akan memberikan penjelasan ke Kabupaten Kota untuk pengelolaan pemerintahan yang lebih baik lagi,"katanya lagi.

Ket.Poto Bupati Kampar Jefry Noer Bersama Peiaiawan HM.Harris dan Bupati Siak Syamsuar
Pemkab Kampar sejak awal pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla sudah mulai melaksanakan dan mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pusat. Ke depan, tentunya, arahan dari Mendagri juga akan diimplementasikan dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan realisasi pembangunan di Kabupaten Kampar.
Sebelumnya, Mendagri Tjahjo Kumolo dalam arahan menyampaikan pesan-pesan terkait teknis pemerintahan bahwa pentingnya menjalin sinergitas antar kepala daerah dalam membangun dan memajukan Kabupaten. "Jalinlah sinergitas yang kuat dengan unsur-unsur daerah dan Forkopimda dalam pelaksanaaan tat kelola pemerintahan,"kata Mendagri.
Selain itu untuk kedepan, lanjutnya, kepala daerah harus dapat memetakan daerah-daerah rawan seperti kebakaran, banjir dan longsor. Sebab, pemetaan yang kurang baik akan menyebabkan seringnya terlambang dalam penanggulangan. "Oleh sebab itu mulai saat ini agar dapat dipetakan daerah-daerah rawan tersebut," sebutnya.
Pada kesempatan tersebut, Mendagri juga menyampaikan tentang persoalan ekonomi. Daerah diharapkan menjaga inflasi karena inflasi yang terlalu tinggi akan memberi dampak yang kurang baik bagi masyarakat. Untuk itu, kepala daerah dapat memantau dan terjun ke pasar-pasar dalam memantau dan mengendalikan harga-harga di pasar.
Di akhir sambutannya, Mendagri berpesan agar seluruh kepala daerah di Riau untuk menjaga stabilitas dan sinergitas dalam membangun dan memajukan daerah masing-masing.(Humas)
| Editor | : | Jalinus-humas |
| Kategori | : | Kampar |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 07 September 2025, 20:18 WIB
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Kamis 08 Mei 2025
"Jelang Kedatangan Jemaah, Petugas Siapkan Layanan di Makkah"
Politik

Selasa 13 Januari 2026, 07:13 WIB
Penduduk Riau Berjumlah 6,81 Juta Jiwa, Kota Pekanbaru Wilayah Terpadat
Selasa 13 Januari 2026
Bupati Kasmarni: OPD Harus Transparan Dalam Menggnakan Anggaran dan Komitmen Dalam Pelayanan Publik
Selasa 06 Januari 2026
Bupati Siak Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik Tahun 2026
Senin 05 Januari 2026
SF Hariyanto: Kami Minta PT. SPR Adakan RUPS LB Copot Direkturnya 
Nasional

Senin 12 Januari 2026, 14:27 WIB
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Senin 12 Januari 2026
Tari Zapin khas Desa Meskom Pecahkan Rekor MURI Tari Zapin Massal Berkebaya Laboh Kekek
Sabtu 10 Januari 2026
KPK Penetapan Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sebagai Tersangka Didasari Kecukupan Alat Bukti
Selasa 16 Desember 2025
Mafirion, "Apresiasi PN Tembilahan Kabulkan Tahanan Kota Datuk Bahar Kamil"
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Sabtu 24 Januari 2026, 07:04 WIB
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
Pemprov Riau Resmi Copot Ida Yulita dari Jabatan Direktur PT SPR Tunjuk Yan Darmadi Sebagai Pelaksana Tugas
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Boby Rahmat Sebut Direktur PT. SPR Ida Yulita Susanti Rampas Dokumen dan Usir Peserta Rapat
Sabtu 24 Januari 2026
RUPS-LB PT SPR Ricuh, Jajaran Direksi Tolak Legalitas Surat Kuasa Pemegang Saham