Senin, 10 Agustus 2026

Breaking News

  • Camat Peranap Buka Lomba Fashion Show Dalam Rangka HUT Kemerdekaan Rike-81   ●   
  • Bupati Kasmarni Apresiasi Ekspedisi Merah Putih Presisi, Perkuat Sinergi Layani Masyarakat Perbatasan   ●   
  • Pemprov Riau Beri Penghargaan Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Daerah, Pelalawan dan Dumai Jadi yang Terbaik   ●   
  • Pemprov Riau Beri Penghargaan 10 Tokoh Pejuang Daerah   ●   
  • Timnas Indonesia kembali gagal memenuhi ambisi di Piala AFF 2026.   ●   
Piala AFF 2026.
Timnas Indonesia kembali gagal memenuhi ambisi di Piala AFF 2026.
Sabtu 08 Agustus 2026, 14:10 WIB

Timnas Indonesia kembali gagal memenuhi ambisi di Piala AFF 2026.

JAKARTA. RIAU MADANI. COM Perjalanan Garuda justru terhenti ketika memasuki fase pertandingan yang menuntut konsistensi dan mentalitas lebih tinggi.

Pasukan John Herdman sebenarnya mengawali turnamen dengan hasil meyakinkan. Garuda menang telak 5-1 atas Kamboja sebelum berpesta tiga gol tanpa balas ke gawang Timor Leste.

Namun, catatan tersebut tidak berlanjut ketika Indonesia berhadapan dengan dua lawan yang memiliki pengalaman lebih baik di level Asia Tenggara.

Ketika Lawan Lebih Kuat, Garuda Kesulitan
Vietnam menjadi ujian pertama bagi Indonesia. Dalam pertandingan tersebut, Garuda justru kehilangan kendali dan harus menerima kekalahan 0-3 di kandang sendiri.

Situasi serupa kembali terjadi ketika Indonesia menghadapi Singapura pada pertandingan terakhir Grup A. Kemenangan menjadi syarat mutlak untuk mengamankan tiket semifinal, tetapi pertandingan berakhir 1-1.

Indonesia sempat berada di atas angin setelah Ragnar Oratmangoen mencetak gol pada awal babak kedua. Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan.

Kesalahan komunikasi antara Rizky Ridho dan Cahya Supriadi membuat Ilhan Fandi memperoleh kesempatan mencetak gol penyama kedudukan.

Baca Juga: Rekor Buruk Timnas Indonesia Berlanjut, Dua Edisi Beruntun Gagal ke Semifinal Piala AFF

Produktif Melawan Tim Lemah
Ketika melihat catatan produktivitas, Indonesia sebenarnya mencetak sembilan gol sepanjang fase grup. Namun, delapan di antaranya lahir ketika Garuda menghadapi Kamboja dan Timor Leste.

Sementara itu, ketika menghadapi Vietnam dan Singapura, Indonesia hanya mampu mencetak satu gol.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa produktivitas Garuda belum mampu dipertahankan ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki organisasi permainan serta pengalaman lebih baik.

Pekerjaan Rumah John Herdman
Kegagalan tersebut menjadi pekerjaan besar bagi John Herdman. Timnas Indonesia perlu menemukan cara untuk tetap efektif ketika menghadapi lawan yang mampu memberikan tekanan dalam pertandingan penting.

Vietnam yang akhirnya memimpin Grup A merupakan juara bertahan sekaligus telah mengoleksi tiga trofi. Singapura juga bukan lawan sembarangan karena sudah empat kali mengangkat gelar Piala AFF.

Piala AFF 2026 akhirnya menjadi pengingat bahwa kemenangan besar atas lawan yang berada di bawah level belum cukup. Indonesia masih harus menemukan formula agar mampu tampil konsisten ketika menghadapi pertandingan penting melawan tim-tim dengan kualitas dan pengalaman lebih tinggi.(jpnn)

 




Editor : Tis
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top