Rabu, 3 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
HUKUM
Hendak Dikirim Ke Sulsel, Sabu 919 Gram dan 1.653 Ekstasi Diamankan Petugas Bandara
Rabu 20 Mei 2026, 14:55 WIB

Hendak Dikirim Ke Sulsel, Sabu 919 Gram dan 1.653 Ekstasi Diamankan Petugas Bandara


PEKANBARU. RIAU MADANI.COM -  Petugas gabungan Bandara  sultan Syarif Kasim II yakni TNI AI dan Avsec berhasil gagalkan penyeludupan narkoba lewat jalur udara. Kali ini sebanyak 919 gram sabu dan 1.653 butir pil ekstasi berhasil diamankan.

Barang haram tersebut rencana akan dikirim ke Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui ekspedisi udara. Dimana narkoba tersebut dimasukkan dalam sebuah tengki motor yang dikemas rapi.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris mengatakan narkoba tersebut terdeteksi saat dilakukan pemeriksaan kargo. Setelah dipastikan benar berisi paket yang didalamnya merupakan narkoba sabu dan pil ekstasi.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, petugas menemukan satu paket yang mencurigakan. Kemudian dilakukan pemeriksaan bersama," terangnya.

Paket tersebut menuju kota Makkasar. Dimana penerbangan menggunakan Lion Air dengan transit di Yogyakarta baru menuju Makkasar.

Dugaan Haris, pelaku menggunakan jalur transit untuk mengelabuhi pengawasan petugas.

Kendati demikian, petugas hingga saat ini belum berhasil menangkap pelaku pengirim barang tersebut. Namun, identitas dan alamat pengirim telah dikantongi petugas.

"Kita sedang telusuri. Untuk barang bukti kita serahkan ke BNNP Riau," ujarnya.

Dengan terbongkarnya modus ini, Haris mengatakan penyelundupan narkoba dengan menggunakan jalur udara masih menjadi pilihan bagi pelaku narkoba. Untuk itu pihaknya terus melakukan koordinasi dan memperketat pengawasan.

Rincinya, sepanjang 2025, pihaknya telah berhasil gagalkan penyeludupan  22,022 kilogram sabu, 5,32 kilogram ganja, serta ratusan butir ekstasi dan obat terlarang lainnya di Bandara SSK II.

Sedangkan hingga Mei 2026, pengungkapan narkotika telah mencapai 5,327 kilogram sabu dan 2,292 kilogram ganja. Untuk pil ekstasi, jumlah temuan bahkan meningkat menjadi 1.653 hingga 1.999 butir, atau melampaui capaian tahun sebelumnya.

"Kita akan kembali perketat pengawasan, tidak terkecuali pengiriman lewat kargo. Kita juga koordinasi untuk para jasa ekspedisi untuk ikut melakukan pengawasan terhadap paket yang akan dilakukan pengiriman. Sehingga jalur ekspedisi udara tidak menjadi pilihan pelaku narkoba," paparnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Pgs) General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Yoko Harianto menegaskan pihaknya juga terus memaksimalkan pengawasannya. Baik melalui pemeriksaan manual maupun pemeriksaan X-ray.

“Terkait pencegahan, petugas Aviation Security di area kargo bekerja sesuai prosedur. Jika ada barang mencurigakan dari hasil X-ray, langsung kami koordinasikan dengan instansi terkait,” tandasnya.

(mc)

 




Editor : Tis
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top