Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • SF Hariyanto Jadi Saksi Sidang Perkara Dugaan Korupsi Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid    ●   
  • Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung   ●   
  • Setelah Dipecat Prabowo Mantan Kepala BGN dan 2 Wakilnya Ditahan Kejagung   ●   
Siak Terpilih dari 51 Daerah Se-Indonesia sebagai Kabupaten Pangan Aman Versi BPOM
Minggu 05 April 2026, 08:55 WIB

Siak Terpilih dari 51 Daerah Se-Indonesia sebagai Kabupaten Pangan Aman Versi BPOM

PEKANBARU.RIAU MADANI. COM - Kabupaten Siak menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang menerima penghargaan Kabupaten/Kota Pangan Aman dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam program nasional tahun 2025.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak dr. Handry, MKM menyebutkan penghargaan tersebut diterima berdasarkan surat resmi BPOM yang menyebutkan dari 51 kabupaten/kota se-Indonesia penerima penghargaan, hanya Siak yang mewakili Riau.

“Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua. Penghargaan ini hasil kerja keras semua pihak. Semoga menjadi amal ibadah dan memacu kita untuk lebih baik ke depannya,” ujar Handry, Jumat (3/4/2026).

Penghargaan itu merupakan bagian dari hasil pemeringkatan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 yang ditetapkan BPOM dan ditandatangani Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Elin Herlina pada 25 Maret 2026.

Dalam surat tersebut, BPOM menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai aktif dan berkomitmen dalam menjalankan program keamanan pangan, mulai dari pengawasan hingga pelibatan pelaku usaha dan masyarakat.

Program Kabupaten/Kota Pangan Aman sendiri bertujuan memastikan ketersediaan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi melalui pengawasan di seluruh rantai pangan.

Adapun sertifikat penghargaan diberikan dalam dua kategori utama, yakni pemenuhan kriteria Kabupaten/Kota Pangan Aman dan peringkat terbaik regional. Penilaian dilakukan melalui verifikasi dokumen, dilanjutkan dengan evaluasi komprehensif berupa penilaian video dan wawancara untuk melihat aspek inovasi, kepemimpinan, serta dampak program di lapangan.

BPOM juga menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan pangan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Dokumen penghargaan tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik di bawah Badan Siber dan Sandi Negara.

Capaian ini, kata Handry, sesuai dengan harapan Bupati Siak Afni Zulkifli yang terus memotivasi seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan dan pembinaan keamanan pangan secara berkelanjutan di Kabupaten Siak. 

(Mediacenter Riau)

 




Editor : Tis
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
 
 
Copyrights © 2022 All Rights Reserved by Riaumadani.com
Scroll to top