Menuju Sidang Perdana Abdul Wahid. Tim Kuasa Hukum Siap Kupas Tuntas Tuduhan di Meja Hijau
Selasa 17 Maret 2026, 13:15 WIB
Menuju Sidang Perdana Abdul Wahid. Tim Kuasa Hukum Siap Kupas Tuntas Tuduhan di Meja Hijau
PEKANBARU. RIAU MADANI.COM - Tim kuasa hukum Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid (AW) memastikan sidang perdana perkara yang menjerat klien mereka akan digelar Kamis (26/3/2026).
Persidangan dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru dan disebut menjadi titik awal untuk mengungkap fakta yang sebenarnya di ruang sidang.
Ketua tim advokat Abdul Wahid, Kemal Shahab mengatakan jadwal tersebut telah dikonfirmasi secara resmi. Pihaknya menilai persidangan nanti akan menjadi forum penting untuk menguji berbagai tuduhan yang selama ini berkembang di ruang publik.
“Sidang perdana dijadwalkan pada 26 Maret 2026. Ini momentum yang kami tunggu untuk menghadirkan fakta yang sebenarnya di hadapan majelis hakim,” kata Kemal dalam konferensi pers, siang tadi (16/3/2026).
Menurut Kemal, selama kurang lebih 40 hari terakhir Abdul Wahid memilih tidak memberikan banyak pernyataan kepada publik. Sikap itu, kata dia, bukan berarti menerima tuduhan yang dialamatkan, melainkan bagian dari strategi hukum agar seluruh bantahan disampaikan melalui mekanisme persidangan.
Ditambahkannya, kliennya secara tegas membantah berbagai tuduhan yang selama ini beredar. Tim advokat, lanjutnya, telah menyiapkan sejumlah alat bukti yang diyakini mampu menjelaskan duduk perkara secara utuh di pengadilan.
“Kami sudah menyiapkan berbagai bukti yang akan diajukan di persidangan. Pak Wahid tidak pernah memerintahkan, memaksa, apalagi mengancam bawahannya atau pihak lain untuk kepentingan apa pun,” ucap Kemal.
Lebih lanjut, tim kuasa hukum juga menilai sebagian isu yang berkembang di ruang publik tidak memiliki dasar pembuktian yang jelas. Salah satu yang disoroti adalah tuduhan mengenai adanya “jatah preman” yang sempat dikaitkan dengan AW.
Kemal menyebutkan, isu tersebut bahkan tidak pernah muncul dalam proses pemeriksaan resmi pada tahap penyidikan. Karena itu, pihaknya mempertanyakan dasar tudingan yang beredar di luar proses hukum tersebut.
“Dalam pemeriksaan di tahap penyidikan, hal itu tidak pernah ditanyakan kepada klien kami. Artinya, tuduhan itu tidak memiliki dasar yang jelas,” katanya.
Tim advokat juga menyoroti sejumlah barang bukti yang disita penyidik dalam perkara tersebut. Mereka meminta agar seluruh barang bukti, termasuk telepon seluler yang diamankan, dapat dibuka secara transparan di persidangan.
Kemal menilai langkah itu penting agar majelis hakim maupun publik dapat melihat secara langsung isi dan relevansi barang bukti dengan perkara yang sedang disidangkan.
“Kami justru meminta agar seluruh barang bukti, termasuk handphone yang disita, dibuka secara transparan di persidangan supaya terang apa yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.
Selain itu, pihak kuasa hukum mengajak masyarakat untuk ikut mengawal jalannya proses persidangan. Menurut mereka, pengawasan publik menjadi salah satu elemen penting dalam memastikan proses hukum berjalan adil dan transparan.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut mengawal jalannya persidangan agar keadilan benar-benar dapat ditegakkan di Bumi Lancang Kuning,” kata Kemal lagi.
Dia menambahkan, tim advokat telah menelaah berbagai barang bukti yang disita dalam proses penyidikan. Dari hasil pemeriksaan awal, mereka menilai sebagian barang bukti tidak memiliki keterkaitan langsung dengan tuduhan yang dialamatkan kepada kliennya.
Meski demikian, seluruh barang bukti tersebut tetap akan dibahas secara terbuka dalam persidangan agar proses pembuktian berlangsung transparan.
Sementara itu, kondisi Abdul Wahid disebut dalam keadaan sehat saat dikunjungi tim kuasa hukum beberapa waktu terakhir. Menurut Kemal, kliennya justru menantikan persidangan untuk menyampaikan bantahan secara langsung di depan majelis hakim.
“Alhamdulillah beliau dalam kondisi sehat dan sangat menantikan persidangan. Beliau ingin semua fakta dibuka di pengadilan,” ujarnya.
Sidang perdana pada 26 Maret mendatang diperkirakan akan menjadi perhatian publik di Riau. Selain karena posisi Abdul Wahid sebagai kepala daerah nonaktif, perkara tersebut juga memicu berbagai spekulasi di ruang publik sejak proses penyelidikan hingga penetapan status hukumnya.
Melalui persidangan yang terbuka untuk umum, tim kuasa hukum berharap seluruh proses pembuktian dapat berjalan objektif sehingga fakta hukum dapat terungkap secara terang di hadapan majelis hakim. **
| Editor | : | Tis |
| Kategori | : | Pekanbaru |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Riaumadani.com, silakan kontak ke email: redaksi Riaumadani.com
Komentar Anda
Berita Terkait
Berita Pilihan
Internasional

Minggu 08 Februari 2026, 08:28 WIB
Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala Asia Futsal 2026, Kalah Adu Penalti Lawan Iran
Minggu 07 September 2025
Timnas Indonesia U-23 Wajib Kalahkan Korea Selatan Untuk lolos ke Putaran Final Piala Asia U-23 2025
Rabu 09 Juli 2025
PKB Gelar Puncak Harlah 23 Juli, Undang Prabowo hingga Ketum Partai
Rabu 11 Juni 2025
Arab Saudi Tegur Indonesia soal Data Kesehatan Jemaah, Kuota Haji 2026 Terancam Dipotong
Politik

Selasa 02 Juni 2026, 17:19 WIB
Wabup Bengkalis: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia
Senin 01 Juni 2026
Memaknai Hari Lahir Pancasila, Merawat Persatuan di Tengah Keberagaman Riau
Senin 18 Mei 2026
Marjeni, SE.MM: Badan Pekerja Pelestarian Cagar Budaya Membantu Pemerintah Kabupaten Rohul Menginventarisir Semua Kawasan Cagar Budaya se-Rokan Hulu Beserta Statusnya
Senin 09 Maret 2026
Siti Aisyah Anggota DPR RI Komisi III Sosialisasi 4 Pilar di Skip Hulu, Rengat. Ajak Ustadz. Fitter Kumpala. 
Nasional

Rabu 03 Juni 2026, 20:11 WIB
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana Mantan Kepala BGN yang Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Sehari Setelah Dipecat Prabowo Sebagai Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Rabu 03 Juni 2026
Profil Sony Sonjaya, Purnawirawan Polri Dicopot dari Wakil Kepala BGN, Ditahan Kejagung
Terpopuler
01
Minggu 07 Agustus 2016, 07:47 WIB
Ribuan Personel Keamanan Diterjunkan Kawal Kirab Api PON 2016 Selama 11 Har 02
Rabu 17 September 2014, 02:20 WIB
Pemkab Pelalawan Kembangkan Pembibitan Ikan Secara Modern 03
Sabtu 25 April 2015, 04:51 WIB
10 Pejabat Kedubes Asing Dipanggil ke Nusakambangan 04
Selasa 09 Februari 2016, 01:21 WIB
LSM Laporkan Satker SNVT.Dedi dan PPK, Rukun dan Irzami Ke KPK 05
Rabu 25 Juni 2014, 05:20 WIB
Capres-Cawapres Prabowo-Hatta Klarifikasi Harta ke KPK 

Pekanbaru

Kamis 28 Mei 2026, 06:45 WIB
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Kamis 28 Mei 2026
Kabur dari Rutan Pekanbaru, Tahanan Ini Ditangkap Warga di Dapur Kurban
Selasa 26 Mei 2026
Salat Idul Adha 1447H Akan Digelar di 349 Titik di Pekanbaru dan Dua Titik Lokasi Utama
Rabu 20 Mei 2026
Ketua PP Pekanbaru Iwan Pansa Akui Terima Rp50 Juta dari Kadis PUPR-PKPP Riau